Karya Bakti TNI Tuntas, Jembatan Perintis Lae Sennang Kembali Jadi Nadi Ekonomi Warga Desa Mbinalun

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:16 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com

– Harapan masyarakat Desa Mbinalun akhirnya terwujud. Jembatan Perintis Lae Sennang yang membentang di atas aliran Sungai Lae Kombih, Dusun Lae Rumbia, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, kini kembali kokoh setelah rehabilitasi rampung 100 persen melalui Program Karya Bakti TNI. Kehadiran TNI bersama masyarakat bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kembali denyut perekonomian warga yang selama ini bergantung pada akses menuju lahan pertanian dan perkebunan.

Rehabilitasi jembatan sepanjang 65 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh empat personel Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi bersama lima warga. Berbagai pekerjaan telah diselesaikan, mulai dari pemasangan pagar pengaman di sisi kiri dan kanan menggunakan besi Hermes, penambahan tiang penyangga agar konstruksi lebih kokoh, pengecatan pagar dan tiang pylon dengan warna merah putih, pelumasan kabel sling menggunakan minyak gemuk untuk mencegah korosi, hingga pengecatan lantai jembatan berwarna hijau. Seluruh proses berjalan aman dengan dukungan cuaca yang cerah hingga akhirnya jembatan dinyatakan selesai dan siap digunakan masyarakat.

Kepala Desa Mbinalun, Berin Angkat, mengatakan Jembatan Lae Sennang merupakan urat nadi kehidupan ekonomi masyarakat. Sedikitnya 30 kepala keluarga setiap hari melintasi jembatan tersebut untuk menuju kebun sekaligus mengangkut hasil pertanian seperti jagung, gambir, kopi, dan durian. Menurutnya, rampungnya rehabilitasi akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran aktivitas masyarakat serta meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Hal senada disampaikan warga, Br. Sinaga, yang mengaku kini merasa lebih tenang saat melintasi jembatan. “Dulu jembatan ini goyang sekali, Pak. Sekarang setelah TNI datang merehab, sudah tidak goyang lagi. Saya sudah berani membawa anak berjalan melintasi jembatan ini,” tuturnya.

Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, S.E., M.I.P., melalui Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf. A. Siregar, menjelaskan bahwa rehabilitasi Jembatan Perintis Lae Sennang merupakan bagian dari Program Karya Bakti TNI yang dilaksanakan sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan mempercepat pemulihan infrastruktur yang menjadi penopang aktivitas masyarakat di wilayah pedesaan, sehingga mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan roda perekonomian desa dapat terus bergerak tanpa hambatan.

Rampungnya rehabilitasi Jembatan Perintis Lae Sennang menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya menyentuh kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah terpencil yang membutuhkan perhatian. Sinergi antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong telah melahirkan infrastruktur yang lebih aman, kuat, dan bermanfaat bagi generasi mendatang. Jembatan yang dahulu menjadi sumber kekhawatiran kini berubah menjadi simbol harapan baru, sekaligus menegaskan bahwa negara benar-benar hadir untuk rakyat hingga ke pelosok negeri. (Nur Kennan Tarigan)

Sumber: Prajurit Pena

Berita Terkait

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA
ASDP Siap Terapkan Sterilisasi Pelabuhan, Soft Launching Dimulai 20 Juli 2026
Koramil 04/Tigalingga Monitoring Penyaluran BLT Dana Desa, Wujudkan Transparansi Program Pemerintah
Gotong Royong Hidup Kembali, Babinsa Dampingi Perbaikan Gorong-Gorong Sepanjang 100 Meter di Desa Sumbul
Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
Diduga Alergi Kritik dan Lupa Sejarah: Bendera Merah Putih Robek Dibiarkan Berkibar, Kepala Desa Pulorejo Jombang Bungkam Saat Dikonfirmasi
Dr.Didi Sungkono.S.H.,M.H., Oknum Pengacara di Laporkan ke Polda Jawa Timur,Diduga Tipu Gelap Masyarakat senilai 520 Juta
PROYEK IRIGASI PERPOMPAAN RP 155 JUTA DI JOMBANG DIDUGA ASAL-ASALAN, LSM PKP PEDANG KEADILAN PERJUANGAN KECAM LIKUIDASI MUTU BANGUNAN!

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASDP Siap Terapkan Sterilisasi Pelabuhan, Soft Launching Dimulai 20 Juli 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:16 WIB

Karya Bakti TNI Tuntas, Jembatan Perintis Lae Sennang Kembali Jadi Nadi Ekonomi Warga Desa Mbinalun

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:43 WIB

Gotong Royong Hidup Kembali, Babinsa Dampingi Perbaikan Gorong-Gorong Sepanjang 100 Meter di Desa Sumbul

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:08 WIB

Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:58 WIB

Diduga Alergi Kritik dan Lupa Sejarah: Bendera Merah Putih Robek Dibiarkan Berkibar, Kepala Desa Pulorejo Jombang Bungkam Saat Dikonfirmasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:42 WIB

Dr.Didi Sungkono.S.H.,M.H., Oknum Pengacara di Laporkan ke Polda Jawa Timur,Diduga Tipu Gelap Masyarakat senilai 520 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:36 WIB

PROYEK IRIGASI PERPOMPAAN RP 155 JUTA DI JOMBANG DIDUGA ASAL-ASALAN, LSM PKP PEDANG KEADILAN PERJUANGAN KECAM LIKUIDASI MUTU BANGUNAN!

Berita Terbaru

DELI SERDANG

Tabrakan Beruntun di Sibolangit, 4 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Jumat, 17 Jul 2026 - 16:59 WIB