Diduga Cemarkan Marwah Institusi, Oknum Satlantas Polres Kudus Disorot: Booking Perempuan di Hotel Diduga Kenakan Seragam Dinas hingga Pinjam Uang

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:22 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com,— 16/05/2026 Dugaan perilaku tidak pantas yang menyeret nama seorang oknum anggota Satlantas Polres Kudus berinisial MLK kini menuai sorotan tajam publik. Oknum tersebut diduga melakukan booking perempuan berinisial C-A di salah satu hotel wilayah Kudus dan disebut datang mengenakan pakaian dinas kepolisian.

Tak hanya itu, oknum anggota tersebut juga dikabarkan sempat meminjam uang kepada perempuan tersebut. Dugaan tindakan tersebut memicu kritik keras dari masyarakat karena dinilai sangat mencoreng nama baik institusi Polri dan tidak mencerminkan sikap profesional aparat penegak hukum.

“Kalau benar memakai baju dinas saat berada di hotel untuk urusan pribadi seperti itu, jelas sangat memalukan dan mencederai kehormatan institusi kepolisian. Seragam itu simbol negara, bukan untuk hal yang tidak pantas,” ujar salah satu narasumber masyarakat Kudus yang meminta identitasnya dirahasiakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Publik menilai perilaku oknum tersebut bukan lagi sekadar persoalan pribadi, melainkan sudah menyangkut etika profesi dan marwah institusi. Terlebih, oknum itu diketahui telah memiliki istri sehingga dugaan tersebut semakin menjadi perhatian masyarakat.

Di tengah upaya Polri memperbaiki citra dan membangun kepercayaan publik melalui program Presisi, kemunculan dugaan tindakan tidak terpuji oleh anggota sendiri justru dianggap menjadi tamparan keras bagi institusi penegak hukum.

“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan karena ulah segelintir oknum. Kalau terbukti, harus ada tindakan tegas dari Propam. Jangan hanya diam,” tambah narasumber lainnya.

Penggunaan atribut maupun pakaian dinas kepolisian untuk kepentingan pribadi yang dapat menurunkan kehormatan institusi dinilai sebagai tindakan yang tidak pantas dan berpotensi melanggar kode etik profesi Polri.

Hingga berita ini dipublikasikan pada Sabtu (16/05/2026), belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Kudus maupun klarifikasi langsung dari oknum MLK terkait dugaan yang beredar di masyarakat tersebut.

Masyarakat berharap Propam Polri segera melakukan pemeriksaan secara transparan dan profesional demi menjaga integritas institusi serta membuktikan komitmen Polri dalam menindak setiap dugaan pelanggaran etik anggotanya.

Berita ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan narasumber yang diterima redaksi dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya keputusan dan klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:18 WIB

KANDAL BUNGKU: Oknum Korem Garuda Putih Diduga Kuat Jadi “Tameng” Mafia Drilling Ilegal

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:55 WIB

Puluhan Guru PPPK Paruh Waktu Demo Diknas Merangin, Tuntut SK dan Gaji

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:07 WIB

BPK Periksa Proyek Dana Kelurahan Merangin, Ambil Sampel Beton di Pasar Atas.

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:08 WIB

Darurat Narkoba di Bungo, GPN Desak Kapolres Sikat Bandar yang Kebal Hukum!

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:27 WIB

Isu “Pengatur” Proyek APBD Merangin Viral di Medsos, Kadis PUPR & Diknas: Tidak Ada Intervensi

Rabu, 29 April 2026 - 13:02 WIB

SKANDAL BBM ILEGAL: Oknum TNI Korem 042/Gapu Diduga Menjadi “Tameng” Bisnis Gelap di Rupit & Pantai

Rabu, 29 April 2026 - 10:06 WIB

Sejak Pasca-Lebaran Cuma Masuk 1 Kali, PLT Kepsek SDN 54 Merangin Ditegur dan Akan Dicopot

Selasa, 28 April 2026 - 07:54 WIB

Polres Merangin dan Brimob Jambi Salurkan Bantuan dan Gelar Kerja Bakti Pascabanjir di Desa Pulau Bayur

Berita Terbaru