Sumawe dalam Balutan “Dagelan” dan Asap Rokok di Lereng Perhutani

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 09:03 WIB

50152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis opini: Ir. Edi Supriadi dan aktivis

Nasionaldetik.com,– 18 Januari 2026 Di bawah rindangnya pepohonan lereng Perhutani, suasana asri Sumbermanjing Wetan (Sumawe) mendadak riuh oleh gelak tawa. Bukan sekadar guyonan kosong, tawa yang pecah di sebuah warung kopi legendaris bernama Warkop Dagelan itu merupakan satir tajam terhadap kondisi sosial yang sedang terjadi di wilayah Malang Selatan.

Sebuah diskusi santai namun kritis mengenai fenomena sosial di Sumawe yang disebut oleh para aktivis sebagai “Dagelan” (lelucon). Istilah ini muncul untuk menggambarkan ketidakkonsistenan atau kejanggalan situasi di lapangan yang dianggap lucu sekaligus ironis, layaknya aksi badut di lampu merah Kota Malang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci informasi, di antaranya:

Pimpinan Redaksi nasionaldetik.com.

Kabiro Malang nasionaldetik.com.

Aktivis masyarakat (inisial D ,T dll dan rekan-rekan lainnya).

Masyarakat lokal dan pemilik warung yang turut merasakan keresahan yang sama.

Diskusi berlangsung di Warkop Dagelan, sebuah tempat ikonik yang terletak di dekat kawasan hutan Perhutani, Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang. Tempat ini menjadi saksi bisu bagaimana isu-isu kerakyatan diperdebatkan di tengah udara asri Malang Selatan.

Momen ini terjadi di tengah suasana santai saat para jurnalis dan aktivis melakukan pemantauan wilayah, menikmati secangkir kopi dan rokok untuk mencairkan suasana sebelum membedah isu yang lebih serius.

Sumawe yang selama ini tampak tenang seakan “terdiam,” ternyata menyimpan banyak dinamika yang dianggap janggal oleh para pengamat. Sindiran tentang “tidak membawa sound system” menjadi simbol kritik terhadap fenomena keramaian atau kebijakan yang seringkali dianggap tidak menyentuh substansi masalah utama di masyarakat.

Diskusi mengalir dengan gaya Malangan yang blak-blakan. Kritik disampaikan melalui analogi-analogi jenaka, mulai dari perbandingan dengan badut jalanan hingga sindiran halus tentang kebisingan tanpa isi.

Tawa pecah bukan karena senang, melainkan sebagai bentuk perlawanan simbolis terhadap kondisi yang dianggap “lucu” tapi sebenarnya memprihatinkan.

“Sumawe tidak sedang diam. Ia hanya sedang menyaksikan sebuah panggung dagelan yang lakonnya seringkali membuat kita bingung: harus tertawa atau merasa iba.”

Tim investigasi

Berita Terkait

Pangdivif 2 Kostrad Buka Kejuaraan Renang 2026
SKANDAL SUMAWE: Tanah Bengkok Dijarah, BPD Jadi ‘Macan Ompong’ di 15 Desa
Divif 2 Kostrad Mengadakan Acara Syukuran HUT Ke-65
JALAN RAKYAT DIHANCURKAN DEMI CUAN TAMBANG, PEMKAB MALANG TUTUP MATA?
Malang “Kota Pelajar” atau “Kota Terbiar”? Tim Investigasi GPN Kecam Buruknya Tata Ruang dan Pembiaran Fasilitas Publik
Taruna Akmil & Prajurit Divisi 2 Lari Pagi Gembira
Respon Cepat Laporan Masyarakat, Polsek Kedungkandang Bubarkan Aksi Balap Liar di Kawasan Buring
Saksi Kasus Bendungan Lahor “Serang Balik” Penyidik: Sebut Laporan Mengada-ada dan Tuntut Jembatan Gratis

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:51 WIB

Jaga Kelestarian Wisata Religi, Warga dan Pemdes Bakauheni Bersihkan Petilasan Keramat

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:06 WIB

Ratusan Massa Datangi PN Palopo, Minta Eksekusi Cafe Sisi Lain Ditunda hingga Putusan Inkrah

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:26 WIB

Harmoni Prestasi di Hari Pendidikan Nasional, SLTP Daniel Creative School Raih Juara 3 Kompetisi Paduan Suara Kota Semarang

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:46 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Lembaga, DPD Srikandi GRIB JAYA Riau Audensi ke DP3AP2KB: Bangun Kolaborasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:22 WIB

Kegiatan Bidang Data Bappeda TA 2024 dan 2025 Terindikasi Korupsi

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:01 WIB

LPAKN RI PROJAMIN Desak APH Audit Pengelolaan BUMDes dan ADD di 11 Pekon Kecamatan Limau

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:55 WIB

Warga Desa Bajubang laut Bersyukur Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah, Dapat Beras 20 Kg Ditambah Minyak Goreng

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:44 WIB

SD IT Modern Arrasyid Slawi Terima Visitasi Izin Operasional Tahun 2026

Berita Terbaru