LBHAM: USUT TUNTAS DUGAAN KERACUNAN MBG DI SMPN 1 KABUH DAN STOP OPERASIONAL SPPG

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 18:00 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Puluhan siswa SMPN 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (3/9/2026). Sejumlah siswa bahkan harus dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis; empat orang guru juga dilaporkan mengalami gejala serupa.

Ketua LBHAM (Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia) Gus Faiz mendesak agar dugaan keracunan ini diusut tuntas secara transparan dan menyeluruh. Jika hasil pemeriksaan membuktikan makanan dari SPPG menjadi penyebabnya, maka operasional SPPG tersebut harus dihentikan, kami dalam waktu dekat akan menyampaikan Surat kepada BGN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LBHAM juga menuntut agar seluruh korban mendapatkan penanganan kesehatan dan pemulihan yang layak serta ganti rugi sesuai ketentuan hukum apabila terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran.

Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UU PK) Pasal 19 UU Nomor 8 Tahun 1999, vendor atau pelaku usaha penyedia makanan bertanggung jawab mutlak (product liability) untuk memberikan ganti rugi atas kerusakan, pencemaran, atau kerugian korban akibat makanan yang dikonsumsi, selain itu dalam Pasal 1365 KUH Perdata tentang Perbuatan Melawan Hukum (PMH), korban atau pihak yang dirugikan dapat menuntut ganti rugi apabila terbukti ada unsur kelalaian atau kesalahan dari pihak pengelola atau dapur penyedia makanan (SPPG).

Keselamatan siswa bukan bahan percobaan. MBG harus bergizi, aman, dan bertanggung jawab. LBHAM Mengawal Hak, dan Menuntut Keadilan.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Brigjen TNI Mukhamad Albar Lepas 368 Bintara Muda, Pesan Tegas Mengawal Kehormatan Prajurit
Soroti Keracunan Masal di Jombang, Ir. Edi Supriadi Tuntut Pembubaran Program MBG dan SPPG
Dugaan Keracunan Massal MBG di Sidoarjo: Pemred Nasionaldetik.com Desak Program Segera Dihentikan Total!
PNIB: Ratusan Santri Kembali Keracunan MBG, Jangan Sampai Keselamatan Anak Bangsa Dikorbankan Demi Ambisi Makan Bergizi Gratis
Warga Desa Tenggor Geruduk Polres Gresik, Protes Salah Tangkap dan Dugaan Penganiayaan Oknum Polisi
MANA SUARA KH. MIFTAKHUL AKHYAR SAAT RATUSAN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG?
Selain H. Chaidir, Ada 2 Rekanan Lain di Pasar Bawah. Masih Diburu Konfirmasi.
MARAKNYA PETI DI BUNGO: AKSI TAMBANG EMAS ILEGAL DI BERINGIN DIWARNAI INTIMIDASI DAN ANCAMAN PEMBUNUHAN WARTAWAN

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:31 WIB

Brigjen TNI Mukhamad Albar Lepas 368 Bintara Muda, Pesan Tegas Mengawal Kehormatan Prajurit

Kamis, 3 September 2026 - 18:00 WIB

LBHAM: USUT TUNTAS DUGAAN KERACUNAN MBG DI SMPN 1 KABUH DAN STOP OPERASIONAL SPPG

Kamis, 3 September 2026 - 15:56 WIB

Dugaan Keracunan Massal MBG di Sidoarjo: Pemred Nasionaldetik.com Desak Program Segera Dihentikan Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:57 WIB

PNIB: Ratusan Santri Kembali Keracunan MBG, Jangan Sampai Keselamatan Anak Bangsa Dikorbankan Demi Ambisi Makan Bergizi Gratis

Kamis, 3 September 2026 - 10:48 WIB

Warga Desa Tenggor Geruduk Polres Gresik, Protes Salah Tangkap dan Dugaan Penganiayaan Oknum Polisi

Kamis, 3 September 2026 - 10:24 WIB

MANA SUARA KH. MIFTAKHUL AKHYAR SAAT RATUSAN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG?

Kamis, 3 September 2026 - 10:13 WIB

Selain H. Chaidir, Ada 2 Rekanan Lain di Pasar Bawah. Masih Diburu Konfirmasi.

Kamis, 3 September 2026 - 10:06 WIB

MARAKNYA PETI DI BUNGO: AKSI TAMBANG EMAS ILEGAL DI BERINGIN DIWARNAI INTIMIDASI DAN ANCAMAN PEMBUNUHAN WARTAWAN

Berita Terbaru