Zuli Zulkipli, S.H: Soroti Digitalisasi BPJS Kesehatan yang Belum Efektif

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 16:46 WIB

50129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com— Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Arjuna Bakti Negara, Zuli Zulkipli, S.H., menyoroti masih belum efektifnya sistem digitalisasi layanan BPJS Kesehatan. Menurutnya, meski telah mengandalkan aplikasi Mobile JKN, praktik di lapangan masih jauh dari harapan peserta.

“Katanya pakai aplikasi Mobile JKN, tapi ujung-ujungnya tetap manual juga. Halo BPJS Kesehatan, kendati sudah digital, peserta masih harus scan ulang di rumah sakit,” ujar Zuli Zulkipli, S.H kepada wartawan, Rabu (12/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, digitalisasi seharusnya mempermudah peserta dalam mengakses layanan kesehatan, bukan malah menambah proses administrasi yang membingungkan. Banyak masyarakat, kata Zuli Zulkipli, S.H mengeluhkan masih harus menunjukkan berkas fisik atau melakukan verifikasi ganda di fasilitas kesehatan.

Menurut Zuli Zulkipli, S.H kondisi ini menunjukkan bahwa integrasi data antara aplikasi Mobile JKN dan sistem rumah sakit belum berjalan optimal. Hal tersebut berdampak pada efektivitas pelayanan dan menimbulkan kesan bahwa program digitalisasi BPJS Kesehatan hanya sebatas formalitas.

“Padahal tujuan utama digitalisasi adalah memangkas birokrasi, mempercepat pelayanan, dan meminimalisasi antrean. Kalau masih harus manual, lalu di mana letak kemudahan yang dijanjikan?” tegasnya.

Zuli Zulkipli, S.H berharap BPJS Kesehatan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem digital yang diterapkan. Ia menegaskan bahwa layanan publik berbasis teknologi harus berpihak pada kemudahan masyarakat, bukan sekadar pencitraan sebagai lembaga modern tanpa dampak nyata bagi peserta.

Penulis: Haris Pranatha, Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat

Berita Terkait

Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Operasional Sumur Bor Satelit dan Edarkan ke Masyarakat Disorot
IWO Indonesia Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Manipulasi Anggaran Media di Diskominfo Santik Bekasi
DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Hadapi Tembok Tebal Saat Konfirmasi Nama Pejabat dalam Dakwaan Korupsi Ijon Proyek
Relokasi Pasar Tumpah Cikarang Hanya Memindahkan Kemacetan, Plt Bupati Bekasi Belum Temukan Solusi Jitu
IWO Indonesia Minta KPK Segera Tersangkakan Pihak Terlibat Suap Bupati Bekasi
BEKASI DARURAT AKUNTABILITAS: SKANDAL BELANJA MODAL RP25 MILIAR, KPK JANGAN JADI “MACAN OMPONG”!
Bungkamnya Plt Bupati Audit BUMD Cuma Fiktif, IWOI Kabupaten Bekasi Layangkan Somasi.
AUDIT BUMD Cuma Akal-Akalan, Inspektorat & Plt Bupati Bungkam, Surat IWO Indonesia Tak Pernah Direspon

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:36 WIB

Firma Hukum Rifan Hanum Resmi Somasi Pria Inisial MRM Terkait Penipuan Terhadap Puluhan Wanita

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:31 WIB

IRONIS KISAH INI: Ketika Cinta, Pekerjaan, dan Masa Lalu Beririsan — Kisah Retaknya Bahtera Rumah Tangga IN

Rabu, 26 November 2025 - 00:02 WIB

Tambang Galian C Srigading Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto,Diduga Pakai Bahan Bakar Solar BBM Bersubsidi

Berita Terbaru