Zuli Zulkipli, S.H: Soroti Digitalisasi BPJS Kesehatan yang Belum Efektif

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 16:46 WIB

50147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com— Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Arjuna Bakti Negara, Zuli Zulkipli, S.H., menyoroti masih belum efektifnya sistem digitalisasi layanan BPJS Kesehatan. Menurutnya, meski telah mengandalkan aplikasi Mobile JKN, praktik di lapangan masih jauh dari harapan peserta.

“Katanya pakai aplikasi Mobile JKN, tapi ujung-ujungnya tetap manual juga. Halo BPJS Kesehatan, kendati sudah digital, peserta masih harus scan ulang di rumah sakit,” ujar Zuli Zulkipli, S.H kepada wartawan, Rabu (12/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, digitalisasi seharusnya mempermudah peserta dalam mengakses layanan kesehatan, bukan malah menambah proses administrasi yang membingungkan. Banyak masyarakat, kata Zuli Zulkipli, S.H mengeluhkan masih harus menunjukkan berkas fisik atau melakukan verifikasi ganda di fasilitas kesehatan.

Menurut Zuli Zulkipli, S.H kondisi ini menunjukkan bahwa integrasi data antara aplikasi Mobile JKN dan sistem rumah sakit belum berjalan optimal. Hal tersebut berdampak pada efektivitas pelayanan dan menimbulkan kesan bahwa program digitalisasi BPJS Kesehatan hanya sebatas formalitas.

“Padahal tujuan utama digitalisasi adalah memangkas birokrasi, mempercepat pelayanan, dan meminimalisasi antrean. Kalau masih harus manual, lalu di mana letak kemudahan yang dijanjikan?” tegasnya.

Zuli Zulkipli, S.H berharap BPJS Kesehatan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem digital yang diterapkan. Ia menegaskan bahwa layanan publik berbasis teknologi harus berpihak pada kemudahan masyarakat, bukan sekadar pencitraan sebagai lembaga modern tanpa dampak nyata bagi peserta.

Penulis: Haris Pranatha, Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat

Berita Terkait

Ironi di Balik Gerbang Pemda Bekasi: Mahasiswa Adu Jotos dengan Petugas, Plt Bupati Lagi Asyik Makan Siang Bersama di Dalam Ruangan
KPK Didesak Segera Tetapkan Status Tersangka Terhadap Kepala Dinas Terkait Skandal “Ijon Proyek” di Kabupaten Bekasi
Dua Pelaku Mutilasi Pria dalam Freezer Kios Ayam di Bekasi Ditangkap, Polisi Buru Potongan Tubuh Korban
Kasus Dugaan Pengeroyokan di Sukawangi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, Kuasa Hukum Desak Penangkapan Pelaku
Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Ijonan
IWO Indonesia Soroti Temuan LHP BPK 2024, Ada Selisih Puluhan Miliar di Perumda Tirta Bhagasasi dan Piutang Pajak Tak Berdokumen
SKANDAL “TIKUS” PROYEK BEKASI: ANGGARAN RP512 MILIAR JADI BANCAKAN, 23 PAKET PEKERJAAN DISUNAT!
KORUPSI BERJEMAAH DI WILAYA CIBERUSAH BEKASI BELUM DI TANGKAP POLISI ADA APA DENGAN APH…..???

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:44 WIB

Hukum Tumpul ke Kiri, Tajam ke Kanan. Kasus Saling Lapor di Nias Menjadi Sorotan publik

Senin, 13 April 2026 - 16:55 WIB

Aksi Nyata PAC Pemuda Pancasila Pancur Batu, Perbaiki Jalan Berlubang Demi Keselamatan Warga

Senin, 13 April 2026 - 14:21 WIB

Fitnahan Tipu Gelap Terhadap GS ; Berita Tidak Mendasar dan Melanggar Kode Etik

Senin, 13 April 2026 - 13:56 WIB

Dinilai Tidak Objektif Dan Profesional, Para Penggugat Perkara Gugatan Kewarisan Akan Melaporkan Oknum Hakim Ke KY

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Pasca Lebaran, Penumpang KA Siantar Ekspres Naik 17 Persen

Jumat, 10 April 2026 - 11:05 WIB

Pria 47 Tahun Ditemukan Tewas di Pajak Baru Sergai, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan.

Jumat, 10 April 2026 - 11:02 WIB

Senjata Api Polres Sergai Diperiksa Propam Polda Sumut, Gudang Senpi Disorot.

Jumat, 10 April 2026 - 10:59 WIB

POLSEK PANCUR BATU, BERGERAK CEPAT,EVAKUASI TERHADAP BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA SEMBAHE.

Berita Terbaru