“Skandal Pupuk Sriwijaya: Menguap Bak Ditelan Bumi, KPK RI Tumpul di Hadapan Mafia?”

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 09:47 WIB

50291 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– 09 Februari 2026 Relawan Rambo Nusantara (Rakyat Membela Prabowo) secara resmi melayangkan kritik keras terhadap mandeknya penanganan dugaan kasus korupsi distribusi pupuk Sriwijaya Palembang periode 2024. Ketua Umum Rambo Nusantara, Ali Sopyan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat kerugian negara yang diduga bernilai fantastis ini menguap begitu saja.

Kasus ini menyeret nama besar produsen pupuk (Sriwijaya Palembang) dan menjadi sorotan utama Ali Sopyan bersama Relawan Rambo Nusantara. Kritik ini ditujukan langsung kepada KPK RI yang dianggap gagal menunjukkan taringnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan skandal “pupuk menghilang” atau penyimpangan distribusi pupuk yang mengakibatkan kelangkaan masif bagi petani dan kerugian keuangan negara dalam jumlah besar.

Berpusat pada alur distribusi dari Palembang (Sumatera Selatan) yang berdampak pada ketahanan pangan nasional di berbagai daerah.

Dugaan penyimpangan terjadi sepanjang periode 2024 dan telah dilaporkan serta diendus sejak 14 Februari 2025, namun hingga saat ini penanganannya dianggap jalan di tempat.

Ada indikasi kuat adanya “permainan” di level elit atau mafia pupuk yang membuat kasus ini terpendam. Rambo Nusantara menilai hukum saat ini sedang berada dalam kondisi “Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah.”

Modus operandi diduga dilakukan dengan memutus rantai distribusi atau pengalihan stok subsidi secara ilegal, yang kemudian ditutupi oleh lambatnya proses audit dan penyidikan oleh lembaga berwenang.

Pernyataan Tegas Ali Sopyan

“Kami mengendus ada aroma busuk dalam hilangnya pupuk Sriwijaya ini. Ini bukan sekadar masalah administratif, tapi dugaan kejahatan terstruktur yang merampok hak petani kecil. Kenapa KPK diam? Apakah ada kekuatan besar yang membentengi kasus ini? Kami akan terus memburu dan menagih transparansi hingga kasus ini terang benderang!” – Ali Sopyan, Relawan Rambo Nusantara.

Meminta KPK segera memberikan progres perkembangan penyidikan kasus pupuk periode 2024 secara terbuka kepada publik.

Mendorong dilakukannya audit ulang terhadap alur distribusi pupuk Sriwijaya untuk menemukan titik kebocoran anggaran negara.

Meminta Presiden dan aparat penegak hukum untuk tidak pandang bulu dalam menindak oknum yang bermain di balik kelangkaan pupuk.

Sekretariat Relawan Rambo Nusantara
Tim Redaksi

Berita Terkait

PNIB Soroti OTT Bupati Tulungagung dan Kepala Daerah lainya : Miskinkan Koruptor Tanpa Syarat
Dugaan Korupsi laptop Rp5 Miliar di Disdikbud Pesawaran Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan
Dugaan Fiktif Anggaran Pemeliharaan MTsN 2 Pesawaran Rp 535 Juta Mencuat, Kondisi Gedung Jadi Sorotan
SKANDAL “JASA KONSULTAN FIKTIF”: Rp1 Miliar Uang Rakyat Muratara Mengalir ke Personel “Siluman”
Proyek RS Rp36 Miliar Terhenti – MAUNG Dorong KPK Periksa Tindakan KKN yang Diduga Ada
Geledah 5 Lokasi PT LM oleh Kejati Kalbar – DPP RAJAWALI: Pastikan Tidak Ada Lembaga yang Terlibat, Termasuk PT Canka
Presiden Prabowo Marah Besar…!!! Surat Tembusan Dumas Di Duga Tipikor Aparatur Desa Tasik Serai Timur, Sudah Di Kirimkan Ke KSP
Mengendus Aroma Korupsi di Perbatasan, PLN Kalbar Diduga “Main Mata” dengan Anggaran Lisdes

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:01 WIB

Kapolres Karo Tinjau Kesiapan Polsek Jajaran Jelang Akhir Pekan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:22 WIB

Unik dan Humanis, Polsek Munte Persilakan Warga Gunakan Halaman Mapolsek untuk Resepsi Pernikahan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:11 WIB

Polsek Simpang Empat Amankan Pembukaan Jambore Cabang Karo XII Tahun 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 22:05 WIB

Empat Pria Diciduk Unit 1 Satnarkoba Polres Karo, 75 Batang Ganja Ditemukan di Perladangan Karo

Sabtu, 18 April 2026 - 00:06 WIB

Bupati Karo Jadi Teladan dalam Gerakan Car Free Day, Dorong ASN dan Masyarakat Hemat Bahan Bakar

Jumat, 17 April 2026 - 23:59 WIB

Pemkab Karo Terapkan Car Free Day Menuju Kantor Bupati sebagai Upaya Penghematan Energi dan Tindak Lanjut Arahan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 - 23:40 WIB

Akselerasi Pembangunan Daerah: Pemkab Karo Paparkan Sejumlah Usulan Infrastruktur Strategi Kepada Pemerintah Pusat 

Jumat, 17 April 2026 - 15:49 WIB

Hasil Kesepakatan Bersama, Pengutipan Retribusi Air Panas Sudah Diberlakukan Kembali Sampai 31 Mei 2026

Berita Terbaru