Tito Ahmad: Kesejahteraan Driver Harus Menjadi Perhatian dalam Penataan Transportasi Online

Nasional detik.com

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 16:20 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA || – Presidium Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (FRONTAL) Jawa Timur, Tito Ahmad, mendorong adanya penataan ekosistem transportasi online yang lebih berkeadilan dengan memperhatikan kesejahteraan para pengemudi.

Menurutnya, persoalan besaran potongan komisi aplikator menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah dan perusahaan aplikator.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tito menyampaikan bahwa, driver online menghadapi berbagai beban operasional di tengah penerapan potongan komisi yang dinilai cukup tinggi. FRONTAL Jawa Timur mendorong agar potongan komisi aplikator dapat dikurangi hingga maksimal 10 persen sehingga pendapatan yang diterima mitra pengemudi dapat lebih proporsional dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

“Kami berharap pemerintah dan perusahaan aplikator dapat memperhatikan kondisi para pengemudi. Penataan transportasi online perlu dilakukan secara adil agar keberadaan driver sebagai mitra dapat terlindungi dan kesejahteraannya meningkat,” ujar Tito melalui keterangannya, Rabu (2/9).

Selain persoalan potongan komisi, Tito mendorong adanya komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah, perusahaan aplikator, dan komunitas pengemudi dalam menyelesaikan berbagai persoalan transportasi online. Menurutnya, penyampaian aspirasi perlu dilakukan secara konstruktif dengan mengedepankan dialog serta tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.

Tito juga mengajak seluruh driver dan komunitas transportasi online di Jawa Timur, untuk menjaga situasi tetap kondusif dalam menyampaikan aspirasi. FRONTAL Jawa Timur, kata dia, siap mendorong penyampaian aspirasi secara tertib, damai dan bertanggung jawab sehingga kepentingan pengemudi dapat diperjuangkan tanpa menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Kami ingin persoalan yang dihadapi driver dapat diselesaikan melalui komunikasi dan dialog. Pemerintah, aplikator dan pengemudi harus bersama-sama membangun ekosistem transportasi online yang sehat, transparan, berkeadilan dan berkelanjutan,” tutup Tito. (Red).

Berita Terkait

Forkopimcam Cabangbungin Lakukan Silaturahmi ke Seluruh Bakal Calon Kepala Desa di Wilayah Desa Jayalaksana
Bimtek Sepekan di Bogor, DPRD Prabumulih Disorot: Katanya Efisiensi, Kok Diduga Habiskan Miliaran?
Pererat Sinergitas dan Silaturahmi, Danrem 031/WB Bersama Staf Gelar Fun Tenis dengan Jajaran PTPN IV Pekanbaru
Babinsa Koramil 09/Giritontro Bersama Bhabinkamtibmas dan Linmas Gelar Patroli Malam
Empat Hari “Berpuasa” Air, Warga Bogor Bojong Akhirnya Bernapas Lega Berkat Bantuan Kodim Boyolali
Tiga Pilar Kelurahan Joyotakan Kunjungi Griyah Canting Solo Dukung Pelestarian Budaya dan Pengembangan Ekonomi Kreatif
Dugaan Keracunan Makanan di Puskesmas: Kondisi Pasien Mulai Membaik, Sisa 3 Orang Rawat Inap
Sekolah Dibongkar Demi KopDes, Anak TK di Sidoarjo Terpaksa Belajar di Balai Desa

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Forkopimcam Cabangbungin Lakukan Silaturahmi ke Seluruh Bakal Calon Kepala Desa di Wilayah Desa Jayalaksana

Jumat, 4 September 2026 - 16:38 WIB

Bimtek Sepekan di Bogor, DPRD Prabumulih Disorot: Katanya Efisiensi, Kok Diduga Habiskan Miliaran?

Jumat, 4 September 2026 - 16:20 WIB

Tito Ahmad: Kesejahteraan Driver Harus Menjadi Perhatian dalam Penataan Transportasi Online

Jumat, 4 September 2026 - 13:55 WIB

Pererat Sinergitas dan Silaturahmi, Danrem 031/WB Bersama Staf Gelar Fun Tenis dengan Jajaran PTPN IV Pekanbaru

Jumat, 4 September 2026 - 13:16 WIB

Babinsa Koramil 09/Giritontro Bersama Bhabinkamtibmas dan Linmas Gelar Patroli Malam

Jumat, 4 September 2026 - 13:05 WIB

Tiga Pilar Kelurahan Joyotakan Kunjungi Griyah Canting Solo Dukung Pelestarian Budaya dan Pengembangan Ekonomi Kreatif

Jumat, 4 September 2026 - 10:41 WIB

Dugaan Keracunan Makanan di Puskesmas: Kondisi Pasien Mulai Membaik, Sisa 3 Orang Rawat Inap

Jumat, 4 September 2026 - 10:09 WIB

Sekolah Dibongkar Demi KopDes, Anak TK di Sidoarjo Terpaksa Belajar di Balai Desa

Berita Terbaru