DAIRI, Nasionaldetik.com
– Wujud kepedulian terhadap kesehatan generasi muda terus ditunjukkan melalui sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan. Babinsa Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi, Serka Supriyadi, mendampingi petugas kesehatan dari UPT Puskesmas Sopobutar melaksanakan pemberian obat cacing kepada 100 siswa SDN 030367 Simungun, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, pada Senin (3/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk mencegah penyakit kecacingan pada anak usia sekolah.
Bindes UPT Puskesmas Sopobutar, Arni Silalahi, A.Md.Keb, menjelaskan bahwa program pemberian obat cacing merupakan agenda nasional yang wajib dilaksanakan dua kali dalam setahun. Program tersebut bertujuan membebaskan sekaligus menurunkan angka penyakit kecacingan pada anak prasekolah dan usia sekolah melalui pemberian obat cacing secara terintegrasi. “Hari ini kami melaksanakan pemberian obat cacing kepada siswa SDN 030367 Simungun sebagai upaya menjaga kesehatan anak agar terhindar dari penyakit cacingan yang dapat mengganggu tumbuh kembang mereka,” ujarnya.
Kepala SDN 030367 Simungun, Lentina Siregar, S.Pd, menyampaikan bahwa seluruh siswa, mulai dari kelas I hingga kelas VI dengan total 100 orang, mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat karena membantu menjaga kesehatan peserta didik sehingga mereka dapat belajar dengan lebih optimal. Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara Puskesmas Sopobutar, Babinsa Koramil 03/Parongil, serta para guru yang turut mendampingi jalannya kegiatan.
Selain pemberian obat cacing, para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Petugas kesehatan mengingatkan siswa agar rajin mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan yang bersih dan bergizi, serta selalu menggunakan alas kaki saat beraktivitas di luar rumah. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran anak-anak untuk mencegah penyebaran penyakit kecacingan sejak dini.
Sementara itu, Serka Supriyadi menegaskan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, sekolah, dan orang tua menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para siswa, sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kesehatan anak-anak di Kabupaten Dairi.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena


























