Pakpak Bharat, Nasionaldetik.com
– Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pelaksanaan ibadah Minggu di Gereja GKPPD Kerajaan, Desa Sukarame, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Minggu (2/8/2026). Bukan hanya memastikan jalannya ibadah berlangsung aman, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Sertu Bahtiar Lumbanbatu, juga bersama pengurus gereja berdiri di pintu masuk menyambut setiap jemaat dengan senyum dan sapaan hangat. Kehadiran aparat TNI tersebut menjadi simbol nyata bahwa rasa aman dapat dibangun melalui kedekatan dan kepedulian kepada masyarakat.
Pengamanan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB saat jemaat mulai memenuhi gereja untuk mengikuti ibadah bertema “Akulah Gembala yang Baik, Gembala yang memberikan nyawanya bagi domba-dombanya” yang diambil dari Yohanes 10:11-16. Ibadah dipimpin oleh Pendeta D. Padang, S.Th, dan diikuti sekitar 150 jemaat. Selama kegiatan berlangsung, Babinsa bersama pengurus gereja terus melakukan pemantauan situasi guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib, aman, dan khusyuk.
Tak hanya menjalankan tugas pengamanan, Sertu Bahtiar menunjukkan pendekatan humanis dengan menyapa dan berjabat tangan dengan jemaat yang datang maupun yang meninggalkan gereja. Sikap sederhana tersebut menciptakan suasana akrab sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran Babinsa pun mendapat sambutan positif dari para jemaat yang merasa lebih nyaman saat menjalankan ibadah.
Kegiatan pengamanan berakhir sekitar pukul 11.35 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. Sinergi antara Babinsa dan pengurus gereja menjadi bukti bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan serta menciptakan lingkungan yang damai, khususnya pada kegiatan keagamaan.
Terpisah, Danramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Kapten Inf A. Siregar, mengatakan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk komitmen TNI AD dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya untuk menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga mempererat komunikasi dan silaturahmi dengan warga. “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Babinsa selalu hadir, bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai sahabat yang siap memberikan rasa nyaman sehingga setiap kegiatan ibadah dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena


























