Karanganyar, nasionaldetik.com
Koperasi Desa Merah Putih Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Senin (16/3/2026) di Aula Lantai 2 Kantor Desa Karangbangun. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi anggota koperasi untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus merumuskan arah program kerja ke depan dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa.

RAT tersebut dihadiri oleh mayoritas anggota koperasi sehingga forum dinyatakan memenuhi kuorum sesuai ketentuan perkoperasian. Selain anggota koperasi, kegiatan juga dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Suratman, Ketua Pengawas koperasi yang juga Kepala Desa Karangbangun Karno, serta unsur masyarakat dan tokoh desa.Jalannya rapat dipimpin oleh Sularto, yang dipilih oleh anggota untuk memimpin jalannya sidang RAT secara demokratis.
Dorongan Semangat dari Danramil
Dalam sambutannya, Danramil Matesih Suratman memberikan apresiasi atas terselenggaranya RAT yang dinilai sebagai bukti bahwa koperasi berjalan sesuai prinsip organisasi yang sehat dan transparan.

Ia menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, koperasi diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif.
“Koperasi adalah kekuatan ekonomi rakyat yang berbasis kebersamaan. Saya berharap pengurus dan anggota terus menjaga semangat gotong royong, mengelola koperasi secara profesional, serta menjadikannya sebagai sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan koperasi juga sejalan dengan semangat pembangunan nasional yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat desa.
Peran Pengawas dalam Menjaga Transparansi
Ketua Pengawas koperasi yang juga Kepala Desa Karangbangun Karno menekankan pentingnya pelaksanaan RAT sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota.
Ia menyampaikan bahwa laporan pertanggungjawaban yang disampaikan dalam RAT merupakan bagian dari proses evaluasi bersama untuk memastikan koperasi berjalan sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi anggota.
“Kami selaku pengawas memberikan apresiasi kepada pengurus yang telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara terbuka kepada anggota.
RAT ini menjadi forum penting untuk menilai kinerja pengurus sekaligus menyusun langkah strategis ke depan agar koperasi terus berkembang,” ungkap Karno.
Ia juga berharap koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karangbangun.
Ketua Pengurus Paparkan Laporan dan Rencana Kerja
Pada kesempatan tersebut, Ketua Pengurus koperasi Yonatan Liliek Prihartanto memaparkan laporan pertanggungjawaban pengurus Tahun Buku 2025, termasuk perkembangan usaha koperasi, kondisi keuangan, serta berbagai program yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir.
Selain itu, pengurus juga menyampaikan rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan koperasi untuk Tahun 2026 yang telah dirancang untuk memperkuat usaha koperasi dan meningkatkan pelayanan kepada anggota.
Menurut Yonatan, keberhasilan koperasi sangat ditentukan oleh partisipasi aktif anggota serta komitmen pengurus dalam menjalankan organisasi secara profesional.
“RAT ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai pengurus kepada seluruh anggota. Kami telah menyampaikan laporan kinerja tahun 2025 serta rencana kerja dan anggaran tahun 2026 sebagai upaya memperkuat koperasi agar semakin memberikan manfaat bagi anggota,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa koperasi akan terus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bergabung sebagai anggota, sehingga manfaat ekonomi dari sistem koperasi dapat dirasakan secara lebih luas.
Sejalan dengan Program Pemerintah
Pelaksanaan RAT Koperasi Desa Merah Putih Karangbangun juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program penguatan ekonomi kerakyatan yang digagas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Program tersebut menekankan pentingnya penguatan ekonomi desa melalui koperasi, usaha mikro, serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Di tingkat daerah, kebijakan ini juga diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi, yang terus mendorong pengembangan koperasi sebagai salah satu fondasi ekonomi masyarakat.
Dengan dukungan berbagai pihak serta kesiapan organisasi yang kini telah mencapai hampir 100 persen, Koperasi Desa Merah Putih Karangbangun optimistis dapat menjalankan berbagai program kerja yang telah direncanakan.
Harapan bagi Kesejahteraan Masyarakat Desa Ke depan, koperasi diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa, mulai dari pengembangan usaha produktif, peningkatan akses permodalan, hingga pemberdayaan ekonomi warga.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, Koperasi Desa Merah Putih Karangbangun diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pengurus koperasi juga mengajak masyarakat Desa Karangbangun dan sekitarnya untuk turut bergabung sebagai anggota koperasi. Dengan semakin banyaknya anggota yang terlibat, koperasi diyakini akan semakin kuat dan mampu menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat desa.
Yona.







































