Polairud Polres Lampung Selatan Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Tak Percaya Hoaks

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 08:59 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,LAMPUNG – Personel Satpolairud Polres Lampung Selatan bersama awak Kapal Polisi XXV-2003 Pangkalan Bakauheni melaksanakan pemantauan langsung terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (5/7/2026).

 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas beredarnya informasi hoaks mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian berkoordinasi dengan petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau dari Badan Geologi Kementerian ESDM, Suwarno, guna memperoleh informasi resmi terkait perkembangan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

 

Berdasarkan hasil pemantauan, status Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat, nelayan, wisatawan, maupun pendaki diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif sesuai rekomendasi Badan Geologi.

 

Selain melakukan pemantauan, personel Satpolairud juga mensosialisasikan informasi resmi dari Kementerian ESDM kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, khususnya terkait isu erupsi Gunung Anak Krakatau yang beredar di media sosial.

 

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, jajaran kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Pastikan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau diperoleh dari instansi resmi yang berwenang,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Minggu (5/7/2026).

 

Menurutnya, Polda Lampung melalui jajaran Satpolairud akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau dan Badan Geologi untuk memantau setiap perkembangan aktivitas vulkanik.

 

“Personel kami di lapangan terus melakukan monitoring dan koordinasi secara intensif sehingga setiap perkembangan dapat segera diketahui dan disampaikan kepada masyarakat secara cepat dan tepat,” katanya.

 

Yuni menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diminta mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Badan Geologi.

 

“Kami mengajak masyarakat, nelayan, wisatawan, maupun pendaki untuk mematuhi radius aman sejauh tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau demi keselamatan bersama,” tegasnya.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban dengan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.

 

“Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, silakan mengakses sumber resmi pemerintah atau berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Mari bersama-sama kita cegah penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan,” tutupnya.

Red.

Sumber berita : Bid Humas

Berita Terkait

SANG SAKA ROBEK DI KANTOR DESA PERNING: NASIONALISME APARATUR DIIPERTANYAKAN, KADES DAN SEKDES COMPACT “MENGILANG”
Warga Asahan pasang spanduk tolak aktivitas PMI
Ketua PC PMII Indragiri Hulu, Fadilah Irsandi, mengutuk keras aksi pengeroyokan yang dialami Sekretaris PKC PMII Riau, Supriadi.
Jadwal SPMB 2026/2027 SMPN 1 Merangin: Pengumuman 6 Juli, Daftar Ulang 7-11 Juli
Penuh Kehangatan, Keluarga Besar Nasionaldetik.com Berikan Ucapan Selamat Ulang Tahun Kepada Ketua Umum Oking Kartadilaga
Badan Narkotika Nasional RI, 2026 membongkar kasus sebuah gudang diduga menjadi produksi narkotika di kawasan pergudangan Prambanan Bizland, Cerme, kabupaten Gresik.
Kisah Vida Agustina Viral di TikTok, JWI Lampung Desak Pemkab Lamsel Berikan Bantuan
Proyek Panas Bumi Suoh–Sekincau Bersinggungan dengan TNBBS, Perlindungan Ekologi dan Status Warisan Dunia Jadi Sorotan

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:41 WIB

LSM Triga Nusantara Indonesia Siapkan Aksi Damai, Desak Holding PTPN Evaluasi Total Pejabat Terkait Temuan BPK di PTPN I Regional 7

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:27 WIB

Atas Pemberian Gelar Adat kepada Bpk. Joko Widodo

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:32 WIB

Dasco Temui Massa Aksi di DPR, PW GPA DKI Sebut Kepemimpinannya Menenangkan dan Solutif

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:07 WIB

BEM PTNU DKI : Pancasila sebagai Kompas Bangsa Menyikapi Isu LGBT dalam Perspektif Moral dan Kebangsaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:27 WIB

Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai, Kementerian ATR/BPN Amankan Rp124 Triliun Aset Pemprov DKI Jakarta Sepanjang 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:29 WIB

Hasil Pengukuran IPKD 2025 Divalidasi Akademisi dan Media, Kemendagri Pastikan Objektivitas Tata Kelola Keuangan Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:23 WIB

Pemprov DKI Jakarta Beri Penghargaan Kepada Kementerian ATR/BPN Atas Percepatan Pengamanan Aset

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:16 WIB

Patroli Malam Babinsa Matraman dan Warga Perkuat Benteng Keamanan

Berita Terbaru

NASIONAL

Warga Asahan pasang spanduk tolak aktivitas PMI

Senin, 6 Jul 2026 - 05:33 WIB