PNIB : Usut Tuntas Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras, Saatnya TNI Berbenah, Implementasikan TNI Polri Manunggal Bersama Rakyat

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:57 WIB

50110 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG,Nasionaldetik.com –  26 Maret 2026 Pengungkapan pelaku pengiriman air keras kepada aktivis KontraS memasuki babak baru. Penetapan 4 terduga pelaku versi TNI mengejutkan banyak pihak dan disinyalir ada keterlibatan institusi militer dalam peristiwa kriminal tersebut.

Ketua umum Ormas Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) AR Waluyo Wasis Nugroho atau yang akrab disapa Gus Wal memberikan tanggapan dengan penuh keprihatinan.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oknum TNI yang diamankan telah merusak marwah TNI sebagai penjaga kedaulatan bangsa. Saatnya institusi militer berbenah menyikapi situasi masyarakat sipil yang sedang berupaya menyampaikan saran dan kritik melalui peran aktivis. TNI yang superior dengan segala kemampuannya tidak seharusnya mengkhawatirkan aktifitas Andrie Yunus ataupun aktivis lainya. Dia dan para aktivis lainya tidak seharusnya berusaha dilenyapkan, namun diakomodir sebagai sumbangan kepedulian seorang warga negara yang cinta negerinya” papar Gus Wal dalam sebuah kesempatan wawancara dengan awak media.

Terlepas dari apapun motif yang sedang diselidiki, TNI dituntut transparan dan profesional dalam mengungkap dalang dan aktor intelektual. Gus Wal mendukung langkah TNI mereformasi internal tanpa harus menghilangkan peran TNI sebagai penjaga kedaulatan NKRI.

“PNIB masih berharap penuh pengungkapan tidak sebatas pelaku di lapangan. Prajurit TNI bertindak berdasarkan perintah dan komando. Mengusut dalang utama menjadi pertaruhan TNI untuk mengembalikan citra yang tercoreng di masyarakat. Prajurit baik dan prajurit buruk adalah sebuah dinamika institusi. Penegakan hukum tanpa intervensi politik akan menjadi pertaruhan besar, dan kami PNIB tetap bersama Prajurit cinta NKRI” sambung Gus Wal.

Campur tangan militer dalam konflik dengan aktivis menurut Gus Wal tidak perlu terjadi jika semua pihak memahami tugas dan fungsinya.

“TNI itu garda terdepan penjaga negara yang harus ada dalam situasi apapun. Mencampuri urusan sipil lebih beraroma politis yang seharusnya bisa dihindari. PNIB bersama elemen masyarakat lain akan mengawal penuh pengungkapan kasus tersebut. Keutuhan bangsa adalah segalanya, jangan sampai TNI terpecah hanya karena membela kepentingan politik tertentu. Kita bukan bangsa dengan tradisi pengecut, persoalan besar lain sudah pernah kita lalui. Jangan sampai energi kita habis terkuras hanya untuk menghujat oknum-oknum dengan mengkesampingkan jasa TNI. Tantangan bangsa masih banyak jangan terpaku pada satu kasus. Usut tuntas adalah jawaban dari semuanya. Dan TNI akan tetap baik-baik saja, bersama aktivis dan bersama rakyat, dari Kejadian ini saatnya untuk benar benar mengimplementasikan TNI dan Polri Manunggal Bersama Rakyat” kata Gus Wal

Penulis : Tim POIN

Editor ; Admin

Berita Terkait

Jelang Temu Karya Karang Taruna Provinsi Lampung Suasana Mulai Menghangat, Sejumlah Nama Kandidat Ketua Bermunculan
TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK
MAFIA MIGAS DI LAMONGAN DIDUGA “SABOTASE” SOLAR SUBSIDI: WARGA DAN MEDIA KEPUNG TEMPAT PENITIPAN BARANG BUKTI TRUK TANGKI PT. GAS
Bertahun-tahun Rusak Parah, Jalan Pekan Arba Tembilahan Kerap Sumbang Kecelakaan bagi Pengendara
JOKOWI & PRABOWO DI BALIK PENGHANCURAN HUTAN PAPUA: Mega-Proyek Tebu Merauke Hanyalah ‘Karpet Merah’ untuk Oligarki dan Korporasi Raksasa!
Jalan Sehat Bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Kalapas Pimpin Pembinaan Jasmani Petugas
DUGAAN RED FLAG KEUANGAN BANK LAMPUNG : LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA SIAP GELAR AKSI DEMONSTRASI 4 JUNI 2026
Jaga Kelestarian Wisata Religi, Warga dan Pemdes Bakauheni Bersihkan Petilasan Keramat

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:36 WIB

TIB Minta Publik Tidak Terburu-buru Menyimpulkan Isu yang Belum Terbukti

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:16 WIB

TANGKAP PARA MAFIA BBM SOLAR : Tangki BBM Pertamina Diduga “Kencing” di Jalan APH Ambil Sikap Tegas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:22 WIB

ANGGARAR PERJALANAN DINAS GEROMBOLAN PEJABAT BANGSAT Rp 66.272.879.931

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:58 WIB

PEMDA BAJINGAN MAFIA SERAGAM : MUARA ENIM SARAT DENGAN PEJABAT KORUPTOR BERMUKA TEMBOK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:46 WIB

HIASS ; Soroti Status Rawa Enang dan Pasar Rawut, Desak Pemprov Banten Tegaskan Kepastian Aset Daerah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:40 WIB

PLN UID Banten Gaungkan Budaya K3 Lewat “Jawara Safety Quote”, Kolaborasi Bersama IWO Indonesia Perkuat Kesadaran Keselamatan Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:30 WIB

Hukum Jadi Alat Tekan: Polsek Kota Jombang Diduga Kriminalisasi Kasus Perdata Utang-Piutang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:11 WIB

PLN UID Sumut Imbau Masyarakat Tetap Tenang Saat Gangguan Listrik Terjadi

Berita Terbaru