PNIB : November Bulan Meneladani Patriotisme Perjuangan para Pahlawan dan Bulan Toleransi Nasional menguatkan Moderasi Beragama

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 20:21 WIB

50319 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Yogyakarta Minggu, 2 November 2025  Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) melalui Ketua Umumnya AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) menyampaikan bahwa bulan November harus dijadikan momentum untuk meneladani semanagat cinta tanah air dan patriotisme para pahlawan yang telah berjasa besar bagi rakyat dan bangsa Indonesia sekaligus menjadi bulan toleransi internasional yang ditetapkan sebagai hari Toleransi nasional yang harus segera ditetapkan oleh negara dalam hal ini oleh pemerintah.

Semangat kepahlawanan, kata Gus Wal, tidak hanya diwujudkan dalam mengenang jasa para pejuang, tetapi juga dengan memperkuat rasa persaudaraan, kebangsaan, toleransi yang menjadi identitas dan jatidiri bangsa Indonesia dalam upaya menjaga harmoni Indonesia aman makmur damai dalam bingkai pancasila dan bhinneka tunggal Ika dari berbagai ancaman, seperti narkoba, intoleransi, khilafah, hingga terorisme, ujar Gus Wal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai wujud nyata dari semangat itu, Gus Wal menyatakan PNIB akan menggelar Kirab Merah Putih dan Parade Budaya Nusantara di sejumlah kota besar di Indonesia, seperti di Yogyakarta yang rencananya digelar pada 16 November, kemudian dilakukan di Surabaya sedianya pada tanggal 30 November, hingga puncaknya akan diselenggarakan di Jakarta pada awal atau pertengahan bulan Desember nanti, terang Gus Wal.

“Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dengan tema besar, “Aktualisasi Dunia Satu Keluarga, Saatnya Indonesia Setara, Indonesia Tanpa Koma, Indonesia Aman Makmur Damai, tanpa Intoleransi, Narkoba, Khilafah, dan Terorisme.” Ucap Gus Wal

Menurut Gus Wal, bulan November merupakan momentum emas untuk mengingat kembali semangat patriotisme cinta tanah air dari para pahlawan yang telah berjuang tanpa pamrih mengorbankan segalanya demi kemerdekaan Indonesia, sekaligus menumbuhkan kembali kesadaran kolektif akan pentingnya toleransi, persatuan Indonesia, dan moderasi beragama, tutur Gus Wal.

“Pahlawan mengajarkan arti perjuangan, pengorbanan, dan cinta tanah air yang tulus. Hari ini, bentuk perjuangan kita berbeda tapi semangat menjaga bangsa dari perpecahan, melawan intoleransi, dan membentengi generasi muda dari racun narkoba dan paham khilafah terorisme yang ingin menggantikan ideologi Pancasila harus tetap sama,” tegas Gus Wal.

Gus Wal menambahkan, Kirab Merah Putih dan Parade Budaya Nusantara bukan hanya seremoni, melainkan gerakan sosial dan moral untuk meneguhkan bahwa Indonesia adalah rumah bersama bagi seluruh rakyat, tanpa memandang agama, suku, atau golongan.“Melalui kirab merah putih dan parade budaya Nusantara, PNIB ingin menegaskan bahwa keberagaman bukan ancaman, tapi kekuatan. Inilah cara kita mengaktualisasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

PNIB mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menggelorakan semangat toleransi, memperkuat cinta tanah air, dan menolak segala bentuk paham yang merongrong persatuan nasional.

“Bulan November harus menjadi bulan refleksi nasional, bulan di mana bangsa ini meneguhkan kembali jati dirinya sebagai bangsa yang beradab, beriman, bertuhan, berpancasila dan ber-Bhineka Tunggal Ika, perkuat (NASAB) Nasionalisme Kebangsaan, Toleransi dan moderasi beragama, serta merawat tradisi budaya Nusantara” pungkas Gus Wal

Tim Redaksi

Berita Terkait

Kejanggalan “Data”, Angka Kerjasama Media Diskominfo Merangin Beda Antara 2025 dan 2026, Ada Apa?
​Ketua Umum Prima,Hermanius Burunaung ‘Kecam’ Penulis Berita Pesanan,Jurnalisme Tanpa Verifikasi Adalah Pelacuran Profesi!
Menguji Akuntabilitas Hibah PKBM Kebumen: Alamat Fiktif dan Celah Maladministrasi Belasan Miliar
Banding, Mantan Sekda & Pj Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri, Hukuman Malah Diperberat
Kadisdik Merangin Panggil Kepala Sekolah SD Negeri 54 Terkait Dugaan Minim Absensi
Plt Bupati Tulungagung Buka Pelatihan Peningkatan Mutu Pelayanan di RSUD dr. Iskak
Borok IPAL Dapur Gizi Sruweng: Limbah Meluber, Drainase Tersumbat Puing dan Sampah
Dugaan Pembiaran Pemerintah Kabupaten Semarang: Wisata Celosia Tanpa Izin Dibiar Beroperasi

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:00 WIB

Sidang ke 2 Praperadilan Wartawan Mojokerto Pembacaan Replik dan Duplik

Rabu, 22 April 2026 - 13:56 WIB

Polwan Polda Lampung Wujudkan Semangat Kartini melalui Pengabdian dan Prestasi

Rabu, 22 April 2026 - 13:36 WIB

Inilah Penampakan Jalan Yang Akan Digarap Pada Program TMMD Reg 128 Kodim 0725/Sragen

Selasa, 21 April 2026 - 23:33 WIB

Pungutan Perpisahan Sekolah Bisa Jadi Pungli: Ketua Bidang Pendidikan PWMOI Pekanbaru Desi Novita: Stop Bebani Orang Tua!

Selasa, 21 April 2026 - 17:04 WIB

Ayo Jaga Lampung, Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan

Selasa, 21 April 2026 - 13:49 WIB

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda

Minggu, 19 April 2026 - 05:32 WIB

Hadirkan Panggung Musik Nasional, Plt Bupati Tulungagung Perkuat Ekonomi Kreatif dan Martabat Seniman Lokal

Sabtu, 18 April 2026 - 17:40 WIB

Semangat Tak Terbendung! Konstruksi Besi Jembatan Gantung Garuda di Cerme Kian Menguat

Berita Terbaru