Nasionaldetik.com,— Warga Desa Lojikobong, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka mendadak gempar pada Sabtu (19/9/2026) siang. Lahan rumpun bambu seluas kurang lebih 500 meter persegi mendadak membara dan berkobar hebat hingga memicu kepanikan warga sekitar.
Kebakaran di lahan milik Haer (60) dan Era (54) ini diduga kuat dipicu oleh kombinasi cuaca ekstrem musim kemarau serta aksi nekat pembakaran sampah sembarangan.
Danramil 1711/Sumberjaya Kapten Cke Bajuri mengonfirmasi insiden tersebut. Menurutnya, kepulan asap pekat pertama kali terendus warga sekitar pukul 11.00 WIB.
“Saksi mata bernama Yatman (52) melihat asap tebal dan titik api sudah membesar di bagian bawah rumpun bambu. Saksi langsung melapor ke warga lain dan diteruskan ke Babinsa serta Bhabinkamtibmas,” ujar Kapten Cke Bajuri saat dikonfirmasi.
Mendapat laporan darurat, gabungan personel Babinsa Koramil 1711/Sumberjaya, Polsek Sumberjaya, Satpol PP, serta belasan warga setempat langsung merapat ke lokasi kejadian (TKP) pada pukul 14.00 WIB.
Aksi dramatis pun terjadi. Dengan cuaca kemarau yang menyengat dan kobaran api yang terus menjalar di antara batang bambu yang kering, tim gabungan bersama warga terpaksa berjibaku melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya.
“Petugas dan warga bahu-membahu menyiramkan air menggunakan ember dan alat seadanya agar api tidak menjalar ke pemukiman,” tambah Danramil.
Berkat aksi cepat dan kerja keras bersama, kobaran api akhirnya berhasil dikepung dan dinyatakan benar-benar padam sepenuhnya pada pukul 15.30 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa menegangkan ini. Kerugian materiil dipastikan berupa lahan rumpun bambu seluas 500 m² yang ludes dilalap si jago merah.
Aparat mengimbau keras seluruh masyarakat Majalengka untuk tidak lagi melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, mengingat kondisi cuaca kemarau ekstrem yang sangat rentan memicu kebakaran hebat.
Redaksi & Pendim 0617
























