Subulussalam, detiknasional.co — Sebanyak 56 siswa SMA Negeri 1 Simpang Kiri berhasil menembus perguruan tinggi pada 2026. Rinciannya, 53 siswa lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan tiga lainnya diterima lewat jalur prestasi Poltekkes.
Capaian ini disebut tidak datang secara instan. Pihak sekolah menilai, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja konsisten para guru, tenaga kependidikan, serta dukungan orang tua dan siswa.
“Prosesnya panjang. Bukan hanya akademik, tapi juga pembinaan karakter dan disiplin belajar sejak awal,” ujar salah satu guru, Rabu (1/4/2026).
Guru berperan penting dalam mendampingi siswa, mulai dari pemetaan minat dan potensi hingga strategi memilih program studi dan kampus tujuan. Pendampingan dilakukan sejak kelas awal hingga menjelang pendaftaran SNBP.
Selain itu, tenaga kependidikan turut memastikan kelengkapan administrasi dan data nilai siswa tersusun rapi. Hal ini krusial karena seleksi SNBP bertumpu pada rekam jejak akademik yang terinput dalam sistem.
Di sisi lain, peran Kepala SMAN 1 Simpang Kiri, Sukry, S.Pd., MM, dinilai menjadi faktor penguat. Ia mendorong budaya prestasi melalui evaluasi rutin serta komunikasi yang terbuka dengan orang tua.
“Kami fokus membangun sistem yang mendukung perkembangan siswa, bukan sekadar mengejar hasil,” kata Sukry.
Ia menegaskan, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Sekolah juga tetap memberikan pembinaan bagi siswa yang belum lulus SNBP agar bisa mengikuti jalur seleksi lainnya.
“Kesempatan masih banyak. Yang penting tetap semangat dan tidak menyerah,” ujarnya.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa hasil besar lahir dari konsistensi—baik dari siswa, guru, maupun kepemimpinan sekolah.///Salman khan*”







































