Labura-Nasionaldetik.com
-Nok adalah nama yang terkenal sebagai Bandar Narkoba di Damuli Kebun walaupun dia terus kenak grebek tapi tetap bisa jalankan aksinya sebagai Bandar Narkoba Markopolo (labura 06/04/2026 ).
Kebingungan masyarakat setempat kembali dikecohkan mengapa Nok tetap bisa buka sementara sudah bolak balik digrebek polisi paling 2 hari libur besoknya buka lagi kok bisa begitu kata warga.
Ketidak perdulian APH diduga telah menyetujui anak bangsa terkena dengan Narkoba dan menciptakan kericuhan dikalangan Masyarakat jika tidak segera ditangani krisis kepercayaan Masyarakat pada Polri akan terus menjadi dilema bagi masyarakat.
Narkoba bukan musuh sendiri melainkan musuh negara tapi peredaran narkoba saat ini didamuli bukanlah sebuah rahasia umum melainkan seluruh masyarakat sudah mengetahui,namun ironisnya penegak hukum memilih bungkam tidak melakukan penangkapan kepada Nok.
Hal ini diucapkan warga setempat ua mengatakan bahwa sudah bertahun-tahun Nok ini menjual Narkoba sudah bolak-balik di grebek kalau diberitakan pasti digrebek.habis itu buka lagi.diberitakan lagi besoknya buka lagi begitu saja hingga kini. Akhirnya saya selaku masyarakat jenuh ntah siapa lagi yang harus di percaya dan jujur saya tidak percaya lagi dengan Polsek Kualuh Hulu karena tidak masuk akal dia gak tahu ada kok Babinkamtibnas ada Kepala Desa ada Kepala Dusun kejadian Didusun. Saya menantang kapolsek kualuh Hulu berani tidak menangkap Nok agar anak kami bisa selamat dari Narkoba: pungkas warga yang enggan namanya disebutkan.
Masyarakat kini menunggu kapolsek Kualuh Hulu melakukan aksi yang sebenarnya bukan setingan drama menangkap para pemain saja melainkan menangkap sutradara dibalik kejahatan yang merusak generasi muda bangsa.
M.gustiranda/tim






































