BERASTAGI, Karo Nasionaldetik.com
– Pemerintah Kabupaten Karo terus memantau kondisi para siswa SMK Negeri 1 Merdeka, Kecamatan Merdeka, yang menjalani perawatan setelah mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., diwakili Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP., menjenguk para siswa yang dirawat di Rumah Sakit Amanda, Berastagi, Jumat (18/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Komando Tarigan memberikan penghiburan sekaligus menanyakan kondisi terkini para pelajar. Ia juga meminta agar kondisi seluruh pasien terus dipantau dan mendapat perhatian secara menyeluruh selama menjalani perawatan.
Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Karo dr. Immanuel Sinuhaji dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Karo Hesti Maria Br Tarigan.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga Jumat (18/9/2026), sebanyak 29 siswa SMK Negeri 1 Merdeka masih menjalani perawatan di RS Amanda. Sementara itu, dua pasien telah dirujuk ke rumah sakit di Medan, masing-masing ke RSUP H. Adam Malik dan RS Haji Medan. Data terakhir dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV menyebutkan total korban terdampak mencapai 60 siswa, dengan rincian 44 orang menjalani rawat inap dan 16 orang rawat jalan.
Peristiwa ini bermula pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Sekitar 10 menit setelah menyantap makanan MBG, para siswa mulai mengeluhkan gejala seperti kebas pada mulut, gatal-gatal pada tangan dan kaki, sesak napas, mual, muntah, serta sakit tenggorokan.
Pihak SPPG sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menyatakan siap bertanggung jawab penuh terhadap biaya serta proses penyembuhan para pasien hingga tuntas. Saat ini, Pemkab Karo memastikan penanganan medis berjalan maksimal, sementara evaluasi total terhadap dapur SPPG sedang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Badan Gizi Nasional.
(Nur Kennan Tarigan)

























