Nasionaldetik.com, – Tangis haru dan senyum lega tak mampu disembunyikan ribuan warga di Kabupaten Majalengka. Senjata berupa bor tanah milik jajaran Kodim 0617/Majalengka berhasil menembus kedalaman puluhan meter demi menghadirkan air bersih yang selama ini amat dirindukan masyarakat.
Melalui program Bakti TNI AD, fasilitas sumur bor kini resmi mengalirkan air jernih untuk 3.599 jiwa dari 1.204 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di empat desa. Moment bersejarah ini diresmikan langsung oleh Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto bersama Bupati Majalengka Eman Suherman di Blok Senen, Desa Bantarjati, Kecamatan Kertajati, Jumat (18/9/2026).
“Ini merupakan Bakti TNI AD kepada masyarakat. Kita hadir untuk memberikan akses dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya air bersih,” tegas Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto usai meresmikan fasilitas tersebut.
Tak main-main, empat lokasi yang digempur pembangunan hingga tuntas 100 persen ini meliputi Desa Bantarjati (Kecamatan Kertajati), Desa Cipaku (Kecamatan Kadipaten), Desa Wanajaya (Kecamatan Kasokandel), dan Desa Nanggewer (Kecamatan Sukahaji). Di Bantarjati saja, pengeboran hingga kedalaman 60 meter siap menghidupi 158 jiwa.
Pembangunan tak setengah-setengah. Kodim 0617/Majalengka menyulap lahan kering menjadi fasilitas lengkap—mulai dari pengeboran, penyiapan pondasi, penataan tower dan toren, hingga perpipaan, listrik, dan tempat cuci tangan warga.
Bupati Majalengka Eman Suherman memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas aksi nyata TNI di lapangan yang menyentuh langsung urusan perut dan napas warga.
“Terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0617/Majalengka, karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” puji Eman.
Kebahagiaan pun membuncah di tingkat warga. Yeni (34), warga setempat, mengaku bersyukur luar biasa karena tak perlu lagi pusing mencari air saat musim kering melanda.
“Alhamdulillah… Di musim kering ini air sangat kami butuhkan untuk kebutuhan rumah tangga. Terima kasih Pak Dandim, terima kasih Pak Bupati!” ceritanya dengan wajah berseri-seri.
Tak berhenti di masalah air bersih, duet kolaborasi Kodim 0617 dan Pemkab Majalengka langsung tancap gas ke Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh, untuk melakukan groundbreaking Jembatan Perintis Garuda. Jembatan gantung megah sepanjang 108 meter ini siap membelah keterisolasian dan menghubungkan Desa Putridalem dengan Desa Randegan Wetan.
Redaksi & Pendim_0617



























