Nasionaldetik.com,– Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal hak-hak masyarakat marginal. Memasuki Masa Sidang III Tahun 2026, Yudha menjadwalkan agenda Reses Masa Sidang III Tahun 2026 yang difokuskan secara khusus untuk mendengar langsung jeritan dan aspirasi para Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).
Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi konkret legislatif terhadap kelompok rentan yang sering kali luput dari arus utama kebijakan pembangunan. Tidak sekadar menampung keluhan, reses kali ini juga langsung mengintegrasikan pelayanan birokrasi dan kesehatan gratis di lokasi acara.
Yudha Puja Turnawan, Anggota DPRD Kabupaten Garut Periode 2024–2029 dari Fraksi PDI Perjuangan, berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Garut, bersama konstituen khusus yaitu para Perempuan Kepala Keluarga.
Pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 yang dirangkaikan secara taktis dengan program pelayanan masyarakat langsung, berupa Cek Kesehatan Gratis dan Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk).
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026, dimulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.
Bertempat di Daerah Pemilihan (Dapil) 1, berlokasi spesifik di Kampung Sindanggalih, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.
Untuk memotong jalur birokrasi yang kerap menyulitkan masyarakat miskin ekstrem dan kelompok rentan (seperti janda/perempuan kepala keluarga) dalam mengakses hak dasar kesehatan dan legalitas identitas (KTP/KK), sekaligus memastikan perencanaan anggaran daerah ke depan lebih berpihak pada pemberdayaan perempuan.
Menyerap, Memperjuangkan”, Yudha membawa fungsi pengawasan dewan langsung ke lapangan. Di satu sisi, ia menyerap aspirasi politik; di sisi lain, ia menggandeng eksekutif (Dinkes & Disdukcapil) untuk menyediakan solusi instan di tempat demi efisiensi pelayanan publik.
Langkah Fraksi PDI Perjuangan Garut ini dinilai sebagai tamparan bagi pola reses konvensional yang biasanya hanya terjebak pada seremoni serap aspirasi tanpa eksekusi. Dengan menghadirkan meja layanan Adminduk dan cek kesehatan di tengah-tengah pemukiman padat Tarogong Kidul, Yudha Puja Turnawan mencoba mendobrak kekakuan birokrasi Kabupaten Garut yang selama ini dikeluhkan lambat oleh warga pinggiran. Kehadiran program ini menjadi pembuktian sejauh mana fungsi *check and balances* legislatif mampu mendesak eksekutif bergerak lebih lincah melayani rakyat.
Tim Redaksi







































