DAIRI, Nasionaldetik.com
– Suasana hangat penuh keakraban tampak di lokasi pembangunan gerai KDKMP Desa Sungai Raya, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Sabtu (28/3/2026). Di tengah aktivitas pembangunan, Sertu Ade Zainal Hidayat, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, memilih cara sederhana namun bermakna untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, yakni makan siang bersama para pekerja sambil berdiskusi ringan namun produktif.
Kegiatan tersebut bukan sekadar santap siang biasa, melainkan menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dalam suasana kekeluargaan, Sertu Ade Zainal Hidayat berdialog langsung dengan para tukang dan warga terkait progres percepatan pembangunan gerai KDKMP yang menjadi salah satu harapan masyarakat dalam mendukung perekonomian desa.
Kepala tukang, Rohiman Maha, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian dan keterlibatan Babinsa di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Sertu Ade tidak hanya memberi semangat, tetapi juga memotivasi para pekerja untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu. “Kami merasa diperhatikan, sehingga semangat kerja kami semakin meningkat. Harapannya pembangunan ini bisa segera selesai dan dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Sertu Ade Zainal Hidayat menegaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada pengamanan wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak di tengah masyarakat. Ia berharap melalui kebersamaan seperti ini, komunikasi tetap terjalin baik sehingga setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi secara gotong royong.
Sementara itu, Danramil 04/Tigalingga, Kapten Inf Binton Sinaga, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan anggotanya merupakan wujud nyata pendekatan humanis TNI kepada masyarakat. Menurutnya, kebersamaan dan komunikasi yang baik akan mempercepat pembangunan serta memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat. “Kami selalu mendorong Babinsa untuk hadir di tengah masyarakat, menjadi solusi, sekaligus mempererat hubungan emosional demi kemajuan wilayah,” tegasnya.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena







































