ASDP Resmi Terapkan Sterilisasi di Enam Pelabuhan, Bakauheni Perketat Pengendalian Akses

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:17 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi mengimplementasikan penuh program Sterilisasi Pelabuhan secara serentak di enam pelabuhan utama pada Rabu (5/8/2026).

Enam pelabuhan tersebut yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, dan Lembar. Implementasi ini menjadi babak baru transformasi layanan penyeberangan nasional menuju tata kelola pelabuhan yang lebih aman, tertib, modern, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jasa.

Penerapan penuh sterilisasi merupakan kelanjutan dari tahapan soft launching yang telah dimulai sejak 20 Juli 2026. Selama masa transisi, ASDP bersama regulator dan pemangku kepentingan melakukan penyempurnaan mekanisme operasional, sosialisasi kepada pengguna jasa dan pelaku usaha, serta memperkuat koordinasi lintas instansi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan sterilisasi bukan sekadar penataan kawasan pelabuhan, tetapi merupakan transformasi budaya operasional dengan menempatkan keselamatan sebagai nilai utama dalam pelayanan.

“Hari ini menjadi tonggak penting transformasi layanan penyeberangan nasional. Sterilisasi pelabuhan bukan sekadar penataan kawasan, melainkan perubahan budaya operasional yang memastikan setiap aktivitas di kawasan pelabuhan berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai standar,” ujar Heru.

Menurutnya, pelabuhan yang aman akan menciptakan perjalanan yang lebih nyaman, meningkatkan keandalan operasional, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan penyeberangan.

Bakauheni Perkuat Pengendalian Akses
Khusus di Pelabuhan Bakauheni, penerapan sterilisasi diperkuat melalui penataan jalur lalu lintas kendaraan, pembangunan kantong parkir roda dua, penyempurnaan rambu dan media informasi, serta optimalisasi sistem pengendalian akses.

Pengaturan tersebut ditujukan agar aktivitas kendaraan, pengguna jasa maupun pihak yang berkepentingan di dalam kawasan pelabuhan dapat berlangsung lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan keselamatan serta keamanan.

Pada hari pertama implementasi, pengendalian kawasan pelabuhan disebut berjalan sesuai rencana melalui pengaturan akses yang lebih tertib, pemanfaatan teknologi digital, penataan aktivitas di area pelabuhan, serta penguatan pengawasan bersama regulator dan pemangku kepentingan.

Sementara di Pelabuhan Merak, sterilisasi dilakukan melalui penertiban aktivitas di area operasional, pendataan ulang pihak yang beraktivitas, penataan pedagang menggunakan identitas resmi, serta penguatan fasilitas pengawasan.

Penerapan One Gate System (OGS) juga diperkuat untuk mengendalikan akses. Sedangkan Automatic Gate System disebut mampu memangkas waktu pelayanan truk yang sebelumnya sekitar 10–15 menit menjadi hanya 1–2 menit.

Pengawasan Kawasan Steril Diperketat

Pada lintasan Ketapang–Gilimanuk, implementasi difokuskan pada peningkatan kepatuhan operasional melalui sosialisasi kepada seluruh stakeholder, pengawasan penggunaan alat pelindung diri (APD), patroli gabungan secara rutin, serta pengaturan akses berbasis zonasi.

Dengan sistem tersebut, area operasional hanya dapat dimasuki petugas sesuai tugas dan kewenangannya.

Sedangkan di Pelabuhan Kayangan dan Lembar, pengendalian akses diperkuat menggunakan teknologi Face Recognition, penggunaan APD bagi pihak yang beraktivitas, serta pengawasan langsung terhadap kawasan steril.

Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indrayanto, mengatakan penerapan sterilisasi menjadi momentum penting setelah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 91 Tahun 2021 diterbitkan.

“Setelah kurang lebih lima tahun sejak PM Nomor 91 Tahun 2021 diterbitkan, implementasi ini akhirnya dapat dilaksanakan. Kami mengapresiasi PT ASDP yang terus berinovasi dan melakukan perubahan yang sangat signifikan,” kata Eko.

Ia berharap penerapan sterilisasi mampu semakin menjamin keselamatan, keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan keberhasilan implementasi penuh merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari proses sosialisasi hingga pelaksanaan di lapangan.

“Sterilisasi merupakan langkah bersama dalam membangun budaya operasional yang lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada keselamatan. Ke depan, pelaksanaan ini akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh pengguna jasa serta seluruh ekosistem pelabuhan,” ujarnya.

Pengamat transportasi Universitas Katolik Soegijapranata, Djoko Setijowarno, turut menilai sterilisasi merupakan langkah strategis dalam modernisasi transportasi penyeberangan nasional.

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat memperkuat keselamatan, keamanan dan kualitas pelayanan, sekaligus meningkatkan kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat.

Melalui penerapan serentak di enam pelabuhan utama, ASDP berharap sterilisasi menjadi standar baru pengelolaan pelabuhan penyeberangan nasional yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada keselamatan, serta mendukung konektivitas nasional yang andal dan berkelanjutan. (*/Ism)

Berita Terkait

Status GAK Turun ke Level II, BPBD Lamsel: Radius 2 Kilometer Masih Terlarang
Pengawas Proyek Diduga Pasang Gaya Jagoan,Pegiat Sosial Balik Melapor Ke Polres Tanggamus
Pemkab dan Disbudpar Tulungagung Dorong Museum Jadi Ruang Edukasi dan Pelestarian Budaya
Pemkab Tulungagung Perkuat Pelestarian Budaya Lewat Pameran Temporer Museum Daerah
Kiai Anwar Iskandar Membersamai Kiai Imjaz Bekali 680 Pesantren Rintisan se-Jateng
KKN STAI Yogyakarta Hadirkan Beragam Program Pemberdayaan dan Pendidikan di Padukuhan Gandu
PNIB : Usut Tuntas Abu Janda yang Memprovokasi Umat Islam dengan Membenarkan Pembubaran Ibadah Minggu Pagi
Konfercab PA GMNI Se-Eks Karesidenan Pekalongan: Momentum Konsolidasi Ideologi, Demokrasi Organisasi dan Penguatan Gerakan Marhaenis

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:16 WIB

GSN Polres Karo Gerebek Rumah di Kabanjahe, Lima Pria Diamankan Bersama Sabu dan Ganja

Selasa, 22 September 2026 - 19:55 WIB

Kapolsek Tigabinanga Terima Kunjungan Kepala PLN, Perkuat Sinergitas dan Komunikasi

Selasa, 22 September 2026 - 19:47 WIB

Pastikan MBG Layak Konsumsi, Polsek Tiganderket Cek Makanan di SPPG Jandi Meriah

Selasa, 22 September 2026 - 10:46 WIB

Sinergi APH di Tanah Karo: Rutan Kabanjahe Bersama Polres, Kodim, dan BNN Gelar Razia Gabungan

Senin, 21 September 2026 - 21:05 WIB

Puluhan Anggota Koperasi Mega Gotong Royong Geruduk Kantor DPRD Karo, Diduga Lusia Sukatendel Gelapkan Uang Anggota

Senin, 21 September 2026 - 20:40 WIB

Apel Pagi Kejari Karo: Kasi Pidum Tekankan Kedisiplinan, Kinerja, dan Integritas Demi Pelayanan Hukum Optimal

Senin, 21 September 2026 - 20:26 WIB

Polres Karo Ajak Masyarakat Aktif Cegah Kejahatan Lewat Call Center 110

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Enam Remaja Diamankan Bawa Sajam dan Molotov, Diduga Hendak Tawuran di Surbakti

Berita Terbaru