ASDP Resmi Terapkan Sterilisasi di Enam Pelabuhan, Bakauheni Perketat Pengendalian Akses

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:17 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi mengimplementasikan penuh program Sterilisasi Pelabuhan secara serentak di enam pelabuhan utama pada Rabu (5/8/2026).

Enam pelabuhan tersebut yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, dan Lembar. Implementasi ini menjadi babak baru transformasi layanan penyeberangan nasional menuju tata kelola pelabuhan yang lebih aman, tertib, modern, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jasa.

Penerapan penuh sterilisasi merupakan kelanjutan dari tahapan soft launching yang telah dimulai sejak 20 Juli 2026. Selama masa transisi, ASDP bersama regulator dan pemangku kepentingan melakukan penyempurnaan mekanisme operasional, sosialisasi kepada pengguna jasa dan pelaku usaha, serta memperkuat koordinasi lintas instansi.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan sterilisasi bukan sekadar penataan kawasan pelabuhan, tetapi merupakan transformasi budaya operasional dengan menempatkan keselamatan sebagai nilai utama dalam pelayanan.

“Hari ini menjadi tonggak penting transformasi layanan penyeberangan nasional. Sterilisasi pelabuhan bukan sekadar penataan kawasan, melainkan perubahan budaya operasional yang memastikan setiap aktivitas di kawasan pelabuhan berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai standar,” ujar Heru.

Menurutnya, pelabuhan yang aman akan menciptakan perjalanan yang lebih nyaman, meningkatkan keandalan operasional, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan penyeberangan.

Bakauheni Perkuat Pengendalian Akses
Khusus di Pelabuhan Bakauheni, penerapan sterilisasi diperkuat melalui penataan jalur lalu lintas kendaraan, pembangunan kantong parkir roda dua, penyempurnaan rambu dan media informasi, serta optimalisasi sistem pengendalian akses.

Pengaturan tersebut ditujukan agar aktivitas kendaraan, pengguna jasa maupun pihak yang berkepentingan di dalam kawasan pelabuhan dapat berlangsung lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan keselamatan serta keamanan.

Pada hari pertama implementasi, pengendalian kawasan pelabuhan disebut berjalan sesuai rencana melalui pengaturan akses yang lebih tertib, pemanfaatan teknologi digital, penataan aktivitas di area pelabuhan, serta penguatan pengawasan bersama regulator dan pemangku kepentingan.

Sementara di Pelabuhan Merak, sterilisasi dilakukan melalui penertiban aktivitas di area operasional, pendataan ulang pihak yang beraktivitas, penataan pedagang menggunakan identitas resmi, serta penguatan fasilitas pengawasan.

Penerapan One Gate System (OGS) juga diperkuat untuk mengendalikan akses. Sedangkan Automatic Gate System disebut mampu memangkas waktu pelayanan truk yang sebelumnya sekitar 10–15 menit menjadi hanya 1–2 menit.

Pengawasan Kawasan Steril Diperketat

Pada lintasan Ketapang–Gilimanuk, implementasi difokuskan pada peningkatan kepatuhan operasional melalui sosialisasi kepada seluruh stakeholder, pengawasan penggunaan alat pelindung diri (APD), patroli gabungan secara rutin, serta pengaturan akses berbasis zonasi.

Dengan sistem tersebut, area operasional hanya dapat dimasuki petugas sesuai tugas dan kewenangannya.

Sedangkan di Pelabuhan Kayangan dan Lembar, pengendalian akses diperkuat menggunakan teknologi Face Recognition, penggunaan APD bagi pihak yang beraktivitas, serta pengawasan langsung terhadap kawasan steril.

Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indrayanto, mengatakan penerapan sterilisasi menjadi momentum penting setelah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 91 Tahun 2021 diterbitkan.

“Setelah kurang lebih lima tahun sejak PM Nomor 91 Tahun 2021 diterbitkan, implementasi ini akhirnya dapat dilaksanakan. Kami mengapresiasi PT ASDP yang terus berinovasi dan melakukan perubahan yang sangat signifikan,” kata Eko.

Ia berharap penerapan sterilisasi mampu semakin menjamin keselamatan, keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan keberhasilan implementasi penuh merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari proses sosialisasi hingga pelaksanaan di lapangan.

“Sterilisasi merupakan langkah bersama dalam membangun budaya operasional yang lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada keselamatan. Ke depan, pelaksanaan ini akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh pengguna jasa serta seluruh ekosistem pelabuhan,” ujarnya.

Pengamat transportasi Universitas Katolik Soegijapranata, Djoko Setijowarno, turut menilai sterilisasi merupakan langkah strategis dalam modernisasi transportasi penyeberangan nasional.

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat memperkuat keselamatan, keamanan dan kualitas pelayanan, sekaligus meningkatkan kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat.

Melalui penerapan serentak di enam pelabuhan utama, ASDP berharap sterilisasi menjadi standar baru pengelolaan pelabuhan penyeberangan nasional yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada keselamatan, serta mendukung konektivitas nasional yang andal dan berkelanjutan. (*/Ism)

Berita Terkait

Massa FOKAL Gelar Aksi di Kejati Lampung, Laporkan Dugaan Korupsi Pengelolaan Aset Daerah
AKBP M. Wahyudin Latif Perkuat Sinergi dengan Ulama dan Pemkab Kediri, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
ASDP Bakauheni Resmikan Pengendalian Akses Terintegrasi, Perkuat Keamanan dan Keselamatan Pelabuhan
Wahrul Fauzi Silalahi Daftar Bakal Calon Ketua Karang Taruna Lampung 2026–2031
Pasar Tradisional Surabaya, Tutup Agenda dengan Gala Premier Film “ISTIMEWA”
Majelis Hakim Kabulkan Eksepsi Tergugat, Gugatan Dinyatakan Tidak Dapat Diterima (N.O.)
Musim Durian Tiba, Babinsa Koramil 07/Salak Ajak Warga Nikmati Buah Tanpa Tinggalkan Sampah
Dugaan Peralihan Aset Daerah ke Korporasi, FOKAL Lampung Gelar Aksi Damai Serukan Audit Total dan Pembentukan Pansus

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:17 WIB

ASDP Resmi Terapkan Sterilisasi di Enam Pelabuhan, Bakauheni Perketat Pengendalian Akses

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Massa FOKAL Gelar Aksi di Kejati Lampung, Laporkan Dugaan Korupsi Pengelolaan Aset Daerah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:10 WIB

AKBP M. Wahyudin Latif Perkuat Sinergi dengan Ulama dan Pemkab Kediri, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:00 WIB

ASDP Bakauheni Resmikan Pengendalian Akses Terintegrasi, Perkuat Keamanan dan Keselamatan Pelabuhan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Pasar Tradisional Surabaya, Tutup Agenda dengan Gala Premier Film “ISTIMEWA”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Majelis Hakim Kabulkan Eksepsi Tergugat, Gugatan Dinyatakan Tidak Dapat Diterima (N.O.)

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Musim Durian Tiba, Babinsa Koramil 07/Salak Ajak Warga Nikmati Buah Tanpa Tinggalkan Sampah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Dugaan Peralihan Aset Daerah ke Korporasi, FOKAL Lampung Gelar Aksi Damai Serukan Audit Total dan Pembentukan Pansus

Berita Terbaru