Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, masih berada pada Level III (Siaga). Berdasarkan laporan pengamatan Badan Geologi melalui Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, pada Minggu (23/8/2026) pagi hingga siang, asap kawah teramati cukup tebal dengan ketinggian mencapai 400 meter di atas puncak kawah.
Pengamatan dilakukan pada periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Secara visual, Gunung Anak Krakatau terlihat jelas hingga tertutup kabut pada tingkat 0-III.
Asap kawah teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal. Ketinggian asap berkisar antara 50 hingga 400 meter di atas puncak kawah.
Dari sisi meteorologi, kondisi cuaca di sekitar gunung api terpantau berawan. Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat laut. Suhu udara berada pada kisaran 26,9 hingga 31,1 derajat Celsius, dengan kelembapan 65-84 persen.
Sementara itu, aktivitas kegempaan menunjukkan tremor menerus (microtremor) masih terekam dengan amplitudo 3-21 milimeter dan dominan pada 10 milimeter.
Kondisi laut di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau dilaporkan tenang hingga sedang.
Dengan status aktivitas masih berada pada Level III atau Siaga, Badan Geologi melalui PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.
Laporan aktivitas tersebut disusun Muhammad Dika Nurzaman berdasarkan sumber data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Badan Geologi, PVMBG, serta Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau. (**)





























