Kabanjahe, Karo – Nasionaldetik.com
Ratusan warga Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka gelar aksi damai di halaman kantor Bupati, Jalan Jamin Ginting Kabanjahe, pagi tadi 20 Agustus 2026 pukul 10:00 wib, dengan menggunakan perangkat alat pengeras suara (sound sistem) dan poster bertuliskan tuntutan mereka .
Dalam orasinya, warga masyarakat mendesak supaya Pemkab Karo, agar segera merealisasikan jalan alternatif atau pun jalan baru yang sudah direncanakan oleh Gubernur Sumut Bapak Boby Nasution antar lain dari Desa Jaranguda Kecamatan Merdeka menuju Desa Semangat Gunung, Atau jalan baru dari Desa Doulu Kecamatan Berastagi, menuju Desa Mereka Semangat Gunung.
Bukan Itu Saja, warga juga membantah (mengklarifikasi) bahas yang sudah berkembang yang mengatakan mereka termasuk kumpulan Pungli untuk daerah tujuan wisata permandian air panas raja Berneh, Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo.
Aksi damai yang mereka lakukan dihalaman kantor Bupati Karo pagi tadi diterima langsung oleh asisten pemerintahan Edy Surbakti, beserta beberapa perangkat OPD lainnya, beliau mengucapkan terimakasih kepada warga yang melakukan aksi secara tertib dan terkendali, kemudian mengajak Perwakilan dari aksi untuk naik ke lantai dua kantor Bupati Karo, untuk melakukan dialog dengan OPD diruang Aula Matang Sitepu .
Dalam ruangan Aula Matang Sitepu, perwakilan aksi pun duduk bersama dengan Sekda Kabupaten Karo Gelora Kurnia Ginting, Kasatpol PP Jhon Karnanta Sembiring, beserta beberapa OPD lainnya serta Kabag OPS AKP Junista Tarigan, perwakilan dari Kapolres Karo dan juga anggota DPRD Miltra Sembiringz dari Fraksi PKS , dari dapil 5, meliputi Kecamatan Berastagi, Simpang Empat dan Kecamatan Merdeka.
Dialog di ruang Aula Matang Sitepu lantai dua Kantor Bupati Karo Berlangsung alot dan terkendali, dua dari tiga tuntutan warga prihal jalan alternatif dan jalan baru menurut perkataan dari Kepala Dinas Bapeda Karo , Abel Tarwai Tarigan. S.Sos.,MA, M.A, M.T, mengatakan “mengenai jalan alternatif, saat Bupati Karo bertemu dengan Gubernur Sumut beberapa hari setelah ada aksi di Doulu Kecamatan Berastagi, sudah membahas tentang jalan tersebut dan untuk pendanaannya berasal dari Kas Daerah Sumut, dan jalan baru masalah ijinnya sudah diusulkan oleh Pemkab Karo kepada Kementerian Kehutan melalui UPTD Tahura Bukit Barisan, kemungkinan besar pada bulan September nanti ijinnya sudah keluar”. ujar Bapeda Karo .
Perihal pungli, Kasatpol PP , beserta Kabag OPS polres Karo mengatakan, mereka selalu monitoring, dan berada di beberapa titik jalan permandian air panas tersebut, dan apa bila menemukan adanya pungli serta dilengkapi dengan aduan dari masyarakat, pihak Satpol PP dan Polres Karo akan memberi tindakan sesuai dengan proses hukum.
Beberapa warga juga menyinggung tentang adanya dugaan sabotase pemadaman listrik di saat saat tertentu kepada perwakilan dari PLN yang hadir di ruang Aula Matang Sitepu lantai dua Kantor Bupati Karo, pihak PLN mengatakan dalam beberapa Minggu terahir, mereka mengatakan “ada gangguan termasuk penebangan cabang pohon yang sudah mengganggu aliran listrik dan pekerjaan lainnya, jika ada yang melakukan dugaan sabotase akan di laporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH)”, begitu ucap perwakilan PLN cabang Berastagi .
Setelah melakukan dialog, perwakilan aksi demo pun turun dari lantai dua kantor Bupati Karo kemudian memberitahukan kepada warga lainnya yang menunggu keputusan hasil dialog mereka, begitu perwakilan aksi menyampaikan hasil kepada warga lainnya, warga masyarakat langsung membubarkan diri kembali ke Desa Semangat Gunung Kecamatan Mereka .
Ardiansyah Ginting.


























