TANGKAP…!!!Perangkat Desa Diduga Sunat Dana Santunan Kematian.

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:40 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 12 Desember 2025 Masyarakat Desa Jadi Mulya 1, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara, melaporkan adanya dugaan pemotongan uang santunan kematian oleh perangkat desa.

Pemotongan uang santunan kematian dilakukan oleh Oknum Sekdes sebesar 300 ribu rupiah terhadap setiap masyarakat yang melakukan pencairan santunan kematian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perangkat Desa setempat telah melakukan pemotongan uang santunan kematian sebesar 300 ribu rupiah.

Pemotongan uang dilakukan dengan alasan untuk biaya pengurusan di Capil dan Dinsos,” terang Gali warga desa Jadi Mulya.1 di hadapan awk Media pada 18/11/2025

Warga Desa berinisial Y, menambahkan,”Santunan kematian adalah program Bupati Muratara untuk bantuan meringankan beban keluarga yang meninggal

Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, namun sayang niat baik Pemkab Muratara malah tercoreng oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami Masyarakat merasa tidak terima dengan adanya pemotongan uang santunan kematian program Bupati Muratara.

Kami meminta agar oknum diduga pelaku penyunatan dana tersebut bertanggung jawab atas apa yang dilakukan nya yang merugikan warga masyarakat dalam pengurusan dana santunan kematian ,”tambah Gali.

Andi Kurniawan, Sekdes Desa Jadi Mulya 1 waktu dikonfirmasi membenarkan adanya pemotongan uang santunan untuk biaya operasional.

Mohan maaf pak, bukan pemotongan biasanya uang operasional, karena kami tidak ada uang operasional.,”Jelas Sekdes jadi Mulya 1 melalui Pesan WhatsApp.

Sampai berita ini diterbitkan kan Kepala desa jadi Mulya 1 belum dapat dimintai keterangan.

Ali mudrikin, SH

Berita Terkait

Ironi di Balik Gerbang Pemda Bekasi: Mahasiswa Adu Jotos dengan Petugas, Plt Bupati Lagi Asyik Makan Siang Bersama di Dalam Ruangan
KPK Didesak Segera Tetapkan Status Tersangka Terhadap Kepala Dinas Terkait Skandal “Ijon Proyek” di Kabupaten Bekasi
Dua Pelaku Mutilasi Pria dalam Freezer Kios Ayam di Bekasi Ditangkap, Polisi Buru Potongan Tubuh Korban
Kasus Dugaan Pengeroyokan di Sukawangi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, Kuasa Hukum Desak Penangkapan Pelaku
Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Ijonan
IWO Indonesia Soroti Temuan LHP BPK 2024, Ada Selisih Puluhan Miliar di Perumda Tirta Bhagasasi dan Piutang Pajak Tak Berdokumen
SKANDAL “TIKUS” PROYEK BEKASI: ANGGARAN RP512 MILIAR JADI BANCAKAN, 23 PAKET PEKERJAAN DISUNAT!
KORUPSI BERJEMAAH DI WILAYA CIBERUSAH BEKASI BELUM DI TANGKAP POLISI ADA APA DENGAN APH…..???

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:59 WIB

Aroma Perjudian Menyengat di Pasar 4 Kutalimbaru: Arena Sabung Ayam Diduga Milik ‘Edy’ Beroperasi Bebas, Kapolsek Membisu

Sabtu, 18 April 2026 - 19:15 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, TNI Dampingi Penyaluran Pupuk bagi Petani

Sabtu, 18 April 2026 - 19:01 WIB

Tangkap Debt Collector (DC) : Diteror Akan Dibunuh, Wartawan Sekaligus Ketua PERWAST Melaporkan Kepolisi

Sabtu, 18 April 2026 - 18:13 WIB

Duka Mendalam Atas Wafatnya Sekertaris Jendral PWI Pusat Zulmansyah Sekedang.

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

LSM PKPB Resmi Laporkan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Puluhan Desa ke BPK Banten dan Pusat

Jumat, 17 April 2026 - 23:27 WIB

Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Ziarah ke Makam Tokoh pembangunan Riau dan Tokoh Pengibar Bendera Pertama

Jumat, 17 April 2026 - 21:57 WIB

JMI Meminta APH Untuk segera Mengambil Langkah Hukum Terhadap Laporan Dugaan Pelanggaran di BGN

Jumat, 17 April 2026 - 19:40 WIB

PEMDES TOLISETUBONO DIDUGA LAKUKAN PEMBENARAN SEPIHAK: HAK JAWAB DIMUAT, TAPI TOLAK TUNJUKKAN BUKTI DOKUMEN SAAT DIKONFIRMASI

Berita Terbaru