Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Tanjung Kemala Matangkan Persiapan Aksi Damai ke BPN Pesawaran

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:56 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,Pesawaran, Lampung ,16 Juni 2026 — Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Tanjung Kemala menggelar kegiatan pemantapan dan konsolidasi menjelang aksi damai yang akan dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para tokoh adat, tokoh masyarakat, sesepuh, pemuda, serta perwakilan peserta aksi.

Kegiatan pemantapan ini bertujuan untuk menyatukan pemahaman, memperkuat komitmen bersama, serta memastikan seluruh rangkaian aksi berlangsung secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, panitia menegaskan bahwa aksi damai yang akan dilaksanakan merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat adat guna memperoleh kejelasan, keadilan, dan kepastian hukum atas hak-hak masyarakat adat yang selama ini diperjuangkan.

Koordinator aksi, Safrudin Tanjung, mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, persatuan, dan mengedepankan sikap santun selama kegiatan berlangsung.

«”Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kekompakan. Aksi ini merupakan aksi damai yang dilakukan secara konstitusional untuk menyampaikan aspirasi masyarakat adat Tanjung Kemala. Kami berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mendengarkan serta memberikan solusi yang adil atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Safrudin Tanjung.»

Berdasarkan rencana yang telah disusun, aksi damai yang akan digelar pada Rabu, 17 Juni 2026 diperkirakan diikuti oleh kurang lebih 2.000 peserta. Massa akan berkumpul di samping SPBU Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, sebelum bergerak menuju Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Aksi tersebut juga mendapat dukungan dan pendampingan dari berbagai organisasi masyarakat, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta organisasi pers yang ada di Kabupaten Pesawaran dan Provinsi Lampung. Di antaranya Forum Masyarakat Peswaran Bersatu (FMPB), LSM Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP), LIPAN, Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pesawaran (FKW-KF), KOWAPI, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I), Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Forum Pers Independent Indonesia (FPII), LSM MAUNG, Laskar Lampung, Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kabupaten Pesawaran, serta sejumlah organisasi lainnya.

Panitia berharap seluruh peserta dapat mematuhi arahan yang telah disampaikan dalam kegiatan pemantapan sehingga aksi berjalan aman, tertib, kondusif, serta tetap menghormati peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Aksi damai ini diharapkan menjadi sarana penyampaian aspirasi masyarakat adat secara demokratis serta mampu mendorong terwujudnya penyelesaian yang adil dan memberikan kepastian hukum bagi Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Tanjung Kemala.

Berita Terkait

Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Perkuat Kamtibmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pantau Pos Ronda di Pasuruan
BEM PTNU JAWA TIMUR SERUKAN RESPONS PEMERINTAH YANG LEBIH CEPAT DAN BERPIHAK PADA RAKYAT
Ikut PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Rumah Pengobatan Sepirtual Healing Bersama Abah Abidin.
Dandim Tulungagung Pimpin Fun Run 15 Km, Perkuat Kebugaran Prajurit dan Tebar Kepedulian Sosial
Korem 143/Halu Oleo Gelar Nobar Piala Dunia Bersama, Pererat Kebersamaan dan Semangat Persatuan
Pergencar Komsos TNI, Satgas Yonif 521/DY Pererat Keharmonisan dan Edukasi Pelayanan Kesehatan Gratis Bersama Masyarakat Distrik Napua

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:57 WIB

Sengkarut Lahan Eks HGU di Labura: Oknum Kades Diduga Kejar Tayang Terbitkan Puluhan SKT Ilegal pada Hari Libur

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:38 WIB

Masyarakat Laporkan Adanya Jual-Beli Tanah di Lahan Eks HGU PT.Suria Sakti Pemerintah Deda Diduga Terlibat.

Berita Terbaru