BEM PTNU Se-Nusantara Serukan Persatuan Nasional sebagai Fondasi Penguatan Ekonomi Rakyat

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 17:46 WIB

50190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,—- 15 Juni 2026 Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan stabilitas nasional sebagai prasyarat utama terwujudnya pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berpihak kepada rakyat. Seruan tersebut disampaikan dalam kegiatan Dialog dan Konsolidasi BEM PTNU Se-Nusantara bertajuk “Merawat Persatuan, Mengawal Konstitusi: Telaah Implementasi Pasal 33 UUD 1945 di Tengah Dinamika Bangsa” yang digelar di Jakarta pada Minggu (15/6).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 40-an mahasiswa perwakilan dari sejumlah kampus PTNU di Jakarta. Forum ini menjadi ruang konsolidasi mahasiswa NU untuk membahas berbagai tantangan kebangsaan sekaligus memperkuat komitmen terhadap implementasi amanat Pasal 33 UUD 1945.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, menyampaikan bahwa dinamika politik, sosial, dan ekonomi yang berkembang belakangan ini harus disikapi dengan kepala dingin dan semangat persatuan. Menurutnya, bangsa yang terpecah akan sulit membangun kekuatan ekonomi yang kokoh.

“Persatuan bukan hanya kebutuhan sosial dan politik, tetapi juga kebutuhan ekonomi. Investasi, pembangunan, pertumbuhan UMKM, hingga kesejahteraan masyarakat membutuhkan stabilitas dan kebersamaan. Karena itu, menjaga persatuan bangsa merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi nasional,” ujarnya.

Dalam pernyataan sikap yang dihasilkan forum konsolidasi tersebut, BEM PTNU Se-Nusantara mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus menguatkan implementasi Pasal 33 UUD 1945 sebagai landasan pembangunan ekonomi nasional yang berkeadilan. Mahasiswa NU menilai bahwa kemajuan ekonomi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas, terutama kelompok rentan, petani, nelayan, buruh, pelaku UMKM, dan generasi muda.

Selain itu, BEM PTNU juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi, UMKM, ekonomi pesantren, serta berbagai sektor produktif lainnya.

Menurut mereka, kemandirian ekonomi bangsa hanya dapat terwujud apabila rakyat menjadi pelaku utama pembangunan dan mendapatkan ruang yang adil dalam sistem ekonomi nasional.

Di tengah beragam perbedaan pandangan yang muncul di ruang publik, BEM PTNU Se-Nusantara mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan dialog, musyawarah, dan semangat persaudaraan.

Mahasiswa NU menilai bahwa energi bangsa seharusnya difokuskan pada upaya memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan terjebak dalam polarisasi yang dapat menghambat pembangunan.

“Kami meyakini bahwa persatuan bangsa tidak akan kokoh tanpa keadilan sosial. Sebaliknya, pembangunan ekonomi juga tidak akan berjalan optimal tanpa persatuan nasional. Keduanya adalah fondasi yang saling menguatkan untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera,” lanjut Rifqi.

Melalui forum tersebut, BEM PTNU Se-Nusantara juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan peran sebagai mitra kritis dan konstruktif pemerintah melalui kajian ilmiah, pengawasan objektif, serta penyampaian gagasan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Mahasiswa NU turut mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam, investasi strategis, dan aset negara agar seluruh kebijakan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menutup pernyataannya, BEM PTNU Se-Nusantara mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengawal implementasi Pasal 33 UUD 1945 sebagai fondasi utama pembangunan nasional.

“Negara harus hadir, negara harus adil, dan negara harus berpihak kepada rakyat. Merawat Persatuan, Mengawal Konstitusi, Memastikan Negara Berpihak pada Rakyat,” demikian pernyataan sikap BEM PTNU Se-Nusantara yang dibacakan dalam forum konsolidasi tersebut.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Karhutla Sumsel Makin Meluas Founder MSI : Kalau Gagal Kendalikan Api,Copot Kapolda Sumsel.
Semarak HUT RI ke-81, Jaecoo GCP Sunter Gelar Foto Bersama dan Beragam Perlombaan
Aktivis Nasional Apresiasi Kombes Reza Chairul, Dinilai Layak Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia Bersama Kapolsek Kemayoran, Menguatkan Kebersamaan Menjaga Keamanan Lingkungan
​Ucapkan “Gerombolan Sirkus” ke Wartawan di DPR, Prof Sutan Nasomal: Bisa Dipidana atas Pencemaran Nama Baik
Resmob Polres Metro Jakarta Pusat Datangi Lokasi yang Diduga Menjadi Tempat Perjudian Sabung Ayam
Bangun Soliditas Melalui Olahraga, Kementerian ATR/BPN Berpartisipasi Dalam Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Babinsa Koramil 02/TP Patroli Kolaborasi bersama Masyarakat di Tigapanah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Dukung Kesejahteraan Masyarakat, Kejaksaan Negeri Karo Hadiri Rapat Integrasi GTRA Tahun 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Waka Polres Karo Hadiri Pelantikan Perkumpulan Terang Kebenaran Firman (PTKF) Kabupaten Karo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Operasi Sadar Pajak, Satlantas Polres Karo Tindak 34 Pelanggaran dan Layani Pembayaran Pajak di Tempat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Polsek Juhar Sosialisasikan Pencegahan Stunting, Narkoba dan Kenakalan Remaja di Desa Sukababo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Polres Karo Ajak Masyarakat Hentikan Kekerasan Terhadap Anak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Patroli Kolaborasi Kodim 0205/TK: Babinsa Menyapa Warga dan Amankan Objek Vital di Barusjahe

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Polres Karo Respons Cepat Pemberitaan Dugaan Lokasi Perjudian, Personel Turun Langsung ke Lapangan

Berita Terbaru