Wajah – Wajah Garong Uang Rakyat Buruk pembangunan Infrastruktur di Kebumen: Beton Proyek Jalan Rp4,9 M Rompal Diinjak Sandal, DPU, Kontraktor, dan Konsultan Wajib Diperiksa!

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 18:46 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– 22 November 2025 Skandal proyek rehabilitasi jalan vital Kalibangkang-Argosari, Kabupaten Kebumen, dengan alokasi dana rakyat sebesar Rp4.933.216.922, kini meledak menjadi kasus dugaan persengkokolan yang menuntut pertanggungjawaban kolektif dari semua pihak terkait.

Proyek jalan yang memiliki lebar dasar 4,22 meter dengan lebar rabat beton 4,6 meter ini menunjukkan kegagalan mutu yang nyata sejak awal. Meskipun proyek baru berjalan beberapa minggu dan baru mencapai sekitar 300 meter, kondisi di lapangan sudah dipenuhi dengan tambalan-tambalan baru yang masif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah video yang merekam beton mudah hancur menjadi viral, DPU Kebumen sempat merilis pernyataan yang mengklaim kerusakan itu disebabkan oleh faktor geografis dan cuaca, serta berdalih bahwa proyek masih memerlukan ‘masa perawatan’.

Namun, keterangan DPU tersebut kini gugur total. Hari ini, 22 November 2025, awak media turun ke lokasi dan mengkonfirmasi semua fakta: struktur beton di berbagai lokasi, termasuk bagian pinggir, terbukti rompal atau gompel hanya dengan diinjak menggunakan sandal. Ini adalah bukti nyata bahwa kuat tekan beton yang digunakan berada pada kualitas yang sangat buruk.

Kondisi jalan yang masih berusia hitungan hari dan belum diresmikan ini sudah penuh tambalan. Fakta di lapangan menunjukkan para pekerja sibuk melakukan penambalan darurat secara besar-besaran, sebuah upaya yang jelas dilakukan untuk menutupi kerusakan fatal setelah kasus ini terangkat ke publik.

Tindakan DPU yang mati-matian mempertahankan alibi ‘cuaca’ padahal mutu beton serapuh ini patut dicurigai. DPU seharusnya segera mengambil Sampel Inti Beton untuk Uji Lab guna membuktikan mutunya sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), bukannya mengeluarkan keterangan yang tidak berdasar. Hal ini memperkuat tuduhan bahwa DPU bersikap non-profesional demi melindungi kontraktor dari tanggung jawab. Beton yang rompal diinjak sandal adalah indikasi jelas bahwa proyek ini tidak sesuai SOP dan mengarah pada dugaan manipulasi material demi keuntungan pribadi.

Kegagalan kolektif ini adalah pengkhianatan terhadap amanat konstitusi dan masyarakat. Pembangunan infrastruktur adalah prioritas nasional, dan uang negara tidak boleh dikorbankan demi keuntungan pribadi, kelompok, maupun golongan tertentu.

Karena kegagalan mutu proyek ini terlihat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat, semua pihak yang bertanggung jawab wajib diperiksa. DPU, Kontraktor (CV. Anugerah Sejati), Pelaksana, dan Konsultan Pengawas (CV. Hara Konsultan) harus diusut tuntas. BPK, KPK, dan Kejaksaan Agung RI didesak untuk segera mengambil alih kasus ini, melakukan audit forensik, dan menindak keras pihak-pihak yang terlibat. Tuntutan rakyat jelas: hentikan manipulasi, pembongkaran total adalah harga mati.

Publisher -Redaksi Prima

Berita Terkait

Nasi Kebuli Autentik Ala ‘Umah Fitri : Rasa Mewah, Harga Ramah di Kantong Manjakan Lidah
MERASA DEWA KEADILAN : LSM Diingatkan Jalankan Kontrol Sosial Tanpa Menjadi ‘Hakim’ di Media Sosial
SKANDAL DANA PKBM KEBUMEN: Anggaran Membengkak Rp58 Miliar: Antara “Dana Gaib”, Alamat Fiktif, dan Lemahnya Pengawasan Disdikpora
​Ketua Umum Prima,Hermanius Burunaung ‘Kecam’ Penulis Berita Pesanan,Jurnalisme Tanpa Verifikasi Adalah Pelacuran Profesi!
Menguji Akuntabilitas Hibah PKBM Kebumen: Alamat Fiktif dan Celah Maladministrasi Belasan Miliar
Borok IPAL Dapur Gizi Sruweng: Limbah Meluber, Drainase Tersumbat Puing dan Sampah
Skandal Kredit Sindikasi Bank Kebumen: ‘Warisan’ Macet di Luar Daerah atau Lemahnya Pengawasan?
Selesaikan Kasus Kehilangan Paket, Pihak Ekspedisi Ganti Rugi Penuh kepada Pelanggan di Kebumen

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:56 WIB

Air Mata Pengiring Kepergian Camat Kedondong, Sosok Pemimpin yang Dekat di Hati Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:53 WIB

Gasak Motor di Halaman Masjid Saat Salat Subuh, Pelaku Curat Diringkus Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Bersama Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:18 WIB

Rutan Ambon Akhiri Program Magang HUB Batch II Dengan Apresiasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:19 WIB

Lepas Control Peredaran Rokok Ilegal di Pekanbaru, Ketua DPC GRIB Berikan Sorotan Tajam Kinerja Kepala Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:29 WIB

Apresiasi Tinggi Kinerja Sat Reskrim Polres Tanggamus, Lpakn RI Projamin Dan Forum Wartawan Limau Bersatu: Kinerja Gemilang Dalam Pemberantasan Kejahatan

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:28 WIB

Aset Disita Paksa, PT Citra Aryaguna dan Elisabeth Louise Coreta Tak Berkutik Pasca-Putusan Inkrah MA

Senin, 25 Mei 2026 - 21:11 WIB

Bakti Sosial IPeKB Provinsi Banten Tahun 2026 Salurkan Bantuan GENTING bagi Keluarga Berisiko Stunting di Kecamatan Balaraja

Senin, 25 Mei 2026 - 21:08 WIB

Satu Tahun Zakiyah–Najib, 3.118 Siswa dan 253 Guru Terima Beasiswa

Berita Terbaru