Pakpak Bharat, Nasionaldetik.com
– Warung milik Usman Simangunsong di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Jumat (24/7/2026), menjadi lebih dari sekadar tempat berbelanja. Di lokasi yang kerap menjadi titik berkumpul warga itu, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Serda Partogian Gultom, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama kaum ibu sebagai upaya memperkuat silaturahmi sekaligus membangun budaya menerima informasi yang benar dan bertanggung jawab.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Serda Partogian Gultom berdialog dengan warga mengenai kondisi keamanan lingkungan, potensi kenakalan remaja, tindak pencurian, hingga berbagai persoalan sosial yang berkembang di desa. Menurutnya, kaum ibu memiliki peran strategis karena menjadi bagian penting yang mengetahui dinamika kehidupan masyarakat sehari-hari, sehingga informasi yang mereka sampaikan dapat menjadi bahan deteksi dini bagi Babinsa.
Selain menyerap aspirasi, Babinsa juga memanfaatkan warung sebagai “hoax-free zone” atau ruang komunikasi yang menghadirkan informasi akurat di tengah masyarakat. Melalui dialog langsung, ia mengajak warga untuk lebih bijak menyaring setiap informasi yang diterima, tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas kebenarannya, serta mengedepankan konfirmasi kepada pihak yang berwenang. Babinsa juga menyampaikan berbagai program pemerintah desa dan kegiatan kewilayahan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak terpengaruh isu-isu yang dapat mengganggu persatuan.
Salah seorang warga, Murni Manik, mengapresiasi pendekatan yang dilakukan Babinsa. Menurutnya, komunikasi yang dibangun secara langsung di warung membuat warga lebih nyaman menyampaikan aspirasi maupun permasalahan yang dihadapi. “Kami merasa senang karena Babinsa hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan kami, sekaligus memberikan penjelasan terhadap informasi yang beredar. Dengan begitu, kami tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu benar,” ujarnya.
Secara terpisah, Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar mengatakan bahwa kegiatan Komunikasi Sosial merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang terus dilaksanakan Babinsa untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, warung merupakan ruang interaksi masyarakat yang efektif untuk menyerap aspirasi, membangun kepercayaan, meluruskan informasi yang keliru, serta mendeteksi dini potensi permasalahan di wilayah. “Melalui komunikasi yang humanis dan terbuka, Babinsa diharapkan mampu menjadi jembatan informasi yang terpercaya sehingga tercipta masyarakat yang cerdas, aman, rukun, dan tetap menjaga persatuan,” tegasnya.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena

























