Nasionaldetik.com,—- 22 Juli 2026 MERANGIN Tim Satuan Tugas Penindakan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kabupaten Merangin menggelar operasi penertiban aktivitas pertambangan rakyat di kawasan UNESCO Global Geopark (UGGp) Merangin, Senin (20/7/2026).
Apel persiapan dimulai pukul 07.40 WIB di halaman rumah dinas Bupati Merangin. Apel dipimpin oleh Kabag Ops Polres Merangin AKP Edi Bernawan, S.H., S.Sos., mewakili Kapolres Merangin.
Turut hadir dalam apel tersebut Kasat Intelkam Polres Merangin AKP I. B. Made Oka Wijaya, S.H., Kapolsek Bangko IPTU Andri Sukam, S.Pd., Kapolsek Sungai Manau IPTU Hari Septriya, S.H., Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Kabupaten Merangin Sugiono, S.Si., Camat Renah Pembarap, para perwira dan bintara Polres Merangin yang tersprint, personel TNI Kodim 0420/Sarko, Satpol PP Kabupaten Merangin, serta Tim Terpadu Kabupaten Merangin. Total sekitar 250 personel gabungan dikerahkan.
Dalam arahannya, Kabag Ops menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan penegakan hukum di wilayah Kabupaten Merangin, khususnya di kawasan UNESCO Global Geopark.
“Ini bentuk komitmen kita bersama untuk melakukan penertiban dan penetralan terhadap segala bentuk aktivitas pertambangan rakyat di kawasan UNESCO Global Geopark Kabupaten Merangin sesuai rencana yang telah ditetapkan,” ujar AKP Edi Bernawan.
Ia menambahkan, operasi ini melibatkan tim gabungan sebagai bentuk kesiapan menjelang pelaksanaan revalidasi UNESCO Global Geopark yang dijadwalkan pada 3 Agustus 2026. Karena itu, kawasan Geopark harus dalam kondisi tertib, aman, dan steril dari aktivitas pertambangan.
“Tujuan kegiatan ini adalah mensterilkan kawasan UNESCO Global Geopark Merangin dari aktivitas pertambangan yang berpotensi mengganggu proses penilaian, serta menjaga kelestarian kawasan Geopark. Apabila ditemukan aktivitas PETI, agar dilakukan penindakan sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Kabag Ops juga mengingatkan seluruh personel agar tetap mengikuti arahan Perwira Pengendali masing-masing dan tidak bergerak sendiri-sendiri. Hal ini untuk memudahkan pengendalian personel dan memastikan apel konsolidasi setelah kegiatan berjalan lancar.
Usai apel, tim dibagi menjadi 3 kelompok dan bergerak ke lokasi yang telah ditentukan, yakni:
Kawasan Teluk Wang Sakti, Desa Biuku Tanjung
Kawasan Mengkaring, Desa Merkeh
Kawasan Geopark, Desa Air Batu
Di ketiga lokasi tersebut, tim menemukan bekas aktivitas PETI berupa beberapa unit box atau dulang. Seluruh box tersebut kemudian dirusak dengan cara disinsaw agar tidak dapat digunakan kembali.
“Tindakan ini dilakukan untuk mencegah penggunaan kembali dan sebagai bentuk penegakan hukum yang tegas terhadap praktik PETI,” jelas Kabag Ops.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 16.00 WIB ditutup dengan apel konsolidasi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Merangin menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak, mulai dari Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin, Kodim 0420/Sarko, hingga instansi teknis yang terlibat aktif dalam operasi tersebut.
(Sumber: Humas Polres Merangin)
Reporter: Gondo Irawan

























