DAIRI, Nasionaldetik.com
– Membangun komunikasi yang erat dengan aparatur desa menjadi salah satu langkah strategis TNI AD dalam menjaga stabilitas wilayah. Komitmen itu diwujudkan Serda HK. Sipayung, Babinsa Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi, melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama perangkat Desa Buluduri di Kantor Desa Buluduri, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dusun I Romita Siahaan dan Operator Desa Ratna Sihombing.
Dalam suasana penuh keakraban, Serda HK. Sipayung mengajak perangkat desa untuk terus meningkatkan kewaspadaan dini terhadap berbagai potensi kerawanan sosial. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sistem keamanan lingkungan serta menjaga keharmonisan antarwarga, khususnya di wilayah Dusun I Desa Buluduri. Menurutnya, komunikasi yang baik antara Babinsa dan pemerintah desa menjadi fondasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Komsos adalah sarana efektif bagi Babinsa untuk bersilaturahmi sekaligus memonitor perkembangan situasi di wilayah binaan. Melalui kerja sama yang erat dengan perangkat desa, segala bentuk permasalahan atau potensi kerawanan sosial dapat dideteksi dan diselesaikan sejak dini secara bersama-sama,” ujar Serda HK. Sipayung.
Perangkat Desa Buluduri menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Babinsa yang secara konsisten menjalin komunikasi dengan pemerintah desa. Mereka menilai sinergi yang terbangun selama ini mampu mempercepat penyampaian informasi dari masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa. Kolaborasi tersebut diharapkan terus terjalin demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat.
Terpisah, Danramil 03/Parongil Kapten Inf Hernandez mengatakan bahwa komunikasi sosial merupakan bagian penting dari pembinaan teritorial yang harus terus dilakukan oleh setiap Babinsa. Menurutnya, kedekatan dengan perangkat desa dan masyarakat menjadi modal utama dalam mendeteksi serta mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan sejak dini. “Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang harmonis, memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, serta menjadi solusi dalam setiap persoalan yang muncul di wilayah binaannya. Dengan kebersamaan, stabilitas keamanan dan ketahanan wilayah akan tetap terjaga,” tegasnya.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena

























