Zuli Zulkipli Soroti Masifnya Warung Kuningan di Bekasi, Pertanyakan Mengapa Warga Lokal Tak Ambil Peluang

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 14:31 WIB

50128 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Direktur LBH Arjuna Bakti Negara, Zuli Zulkipli, SH, menyoroti fenomena meningkatnya jumlah kios atau warung milik warga asal Kuningan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bekasi. Berdasarkan data yang ia himpun, terdapat sedikitnya 80 warung Kuningan yang tersebar di berbagai titik. “Jika satu warung saja memiliki aset sekitar Rp30 juta, bayangkan betapa besarnya perputaran ekonomi yang mereka kuasai. Orang Kuningan sudah begitu masif melihat potensi ekonomi Bekasi,” ujarnya kepada Wartawan Selasa (18/11/2025).

Menurut Zuli Zulkipli, S.H keberhasilan para pendatang membuka usaha secara besar-besaran seharusnya menjadi cermin bagi masyarakat lokal bahwa peluang ekonomi di Kabupaten Bekasi sangat terbuka. Namun, justru yang terlihat adalah minimnya keterlibatan warga Bekasi dalam memanfaatkan potensi sektor perdagangan kecil dan menengah. “Pertanyaan besarnya, mengapa masyarakat kita tidak melihat peluang yang sama? Padahal potensi itu berada tepat di depan mata,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zuli Zulkipli, S.H menilai fenomena ini tidak sekadar soal kemampuan individu, tetapi juga menyangkut pola pikir ekonomi masyarakat yang masih pasif. Ia mengajak warga lokal untuk tidak sekadar menjadi penonton di daerah sendiri. “Jangan hanya melihat, harus berani memulai. Jika pendatang saja bisa melihat peluang, seharusnya masyarakat asli Bekasi jauh lebih mampu,” katanya.

Lebih jauh, ia mempertanyakan peran pemerintah daerah dalam mendorong geliat ekonomi masyarakat lokal. Menurutnya, pemerintah seharusnya tidak hanya fokus pada proyek besar, tetapi juga memberikan dukungan langsung kepada warga untuk membangun usaha kecil dan menengah. “Apakah pemerintah daerah sudah memberikan modal bergulir? Atau pelatihan usaha? Ini yang perlu dievaluasi,” jelasnya.

Zuli Zulkipli, S.H juga menyinggung perlunya kebijakan turunan atau regulasi teknis yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat akar rumput. Ia menilai pemerintah daerah perlu membuat aturan yang mempermudah warga lokal mendapatkan akses modal, izin usaha, hingga fasilitas pendukung lainnya. “Jangan sampai aturan hanya bagus di atas kertas, tetapi tidak memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Di akhir, Zuli Zulkipli, S.H mendorong pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bekasi untuk berkolaborasi dalam membangun kemandirian ekonomi daerah. Menurutnya, jika tidak ada langkah konkret, maka potensi ekonomi Bekasi akan terus dinikmati pihak luar. “Kita harus bergerak. Bekasi terlalu besar jika hanya menjadi ladang ekonomi bagi daerah lain, sementara masyarakatnya sendiri tertinggal, sudah kerja di dunia industri terbesar tapi angka pengangguran belum terselesaikan,” tutupnya.

Penulis: Haris Pranatha

Berita Terkait

Ironi di Balik Gerbang Pemda Bekasi: Mahasiswa Adu Jotos dengan Petugas, Plt Bupati Lagi Asyik Makan Siang Bersama di Dalam Ruangan
KPK Didesak Segera Tetapkan Status Tersangka Terhadap Kepala Dinas Terkait Skandal “Ijon Proyek” di Kabupaten Bekasi
Dua Pelaku Mutilasi Pria dalam Freezer Kios Ayam di Bekasi Ditangkap, Polisi Buru Potongan Tubuh Korban
Kasus Dugaan Pengeroyokan di Sukawangi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, Kuasa Hukum Desak Penangkapan Pelaku
Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Ijonan
IWO Indonesia Soroti Temuan LHP BPK 2024, Ada Selisih Puluhan Miliar di Perumda Tirta Bhagasasi dan Piutang Pajak Tak Berdokumen
SKANDAL “TIKUS” PROYEK BEKASI: ANGGARAN RP512 MILIAR JADI BANCAKAN, 23 PAKET PEKERJAAN DISUNAT!
KORUPSI BERJEMAAH DI WILAYA CIBERUSAH BEKASI BELUM DI TANGKAP POLISI ADA APA DENGAN APH…..???

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:59 WIB

Aroma Perjudian Menyengat di Pasar 4 Kutalimbaru: Arena Sabung Ayam Diduga Milik ‘Edy’ Beroperasi Bebas, Kapolsek Membisu

Sabtu, 18 April 2026 - 19:15 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, TNI Dampingi Penyaluran Pupuk bagi Petani

Sabtu, 18 April 2026 - 19:01 WIB

Tangkap Debt Collector (DC) : Diteror Akan Dibunuh, Wartawan Sekaligus Ketua PERWAST Melaporkan Kepolisi

Sabtu, 18 April 2026 - 18:13 WIB

Duka Mendalam Atas Wafatnya Sekertaris Jendral PWI Pusat Zulmansyah Sekedang.

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

LSM PKPB Resmi Laporkan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Puluhan Desa ke BPK Banten dan Pusat

Jumat, 17 April 2026 - 23:27 WIB

Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Ziarah ke Makam Tokoh pembangunan Riau dan Tokoh Pengibar Bendera Pertama

Jumat, 17 April 2026 - 21:57 WIB

JMI Meminta APH Untuk segera Mengambil Langkah Hukum Terhadap Laporan Dugaan Pelanggaran di BGN

Jumat, 17 April 2026 - 19:40 WIB

PEMDES TOLISETUBONO DIDUGA LAKUKAN PEMBENARAN SEPIHAK: HAK JAWAB DIMUAT, TAPI TOLAK TUNJUKKAN BUKTI DOKUMEN SAAT DIKONFIRMASI

Berita Terbaru