Karya Bakti TNI Tuntas, Jembatan Perintis Lae Sennang Kembali Jadi Nadi Ekonomi Warga Desa Mbinalun

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:16 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com

– Harapan masyarakat Desa Mbinalun akhirnya terwujud. Jembatan Perintis Lae Sennang yang membentang di atas aliran Sungai Lae Kombih, Dusun Lae Rumbia, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, kini kembali kokoh setelah rehabilitasi rampung 100 persen melalui Program Karya Bakti TNI. Kehadiran TNI bersama masyarakat bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kembali denyut perekonomian warga yang selama ini bergantung pada akses menuju lahan pertanian dan perkebunan.

Rehabilitasi jembatan sepanjang 65 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh empat personel Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi bersama lima warga. Berbagai pekerjaan telah diselesaikan, mulai dari pemasangan pagar pengaman di sisi kiri dan kanan menggunakan besi Hermes, penambahan tiang penyangga agar konstruksi lebih kokoh, pengecatan pagar dan tiang pylon dengan warna merah putih, pelumasan kabel sling menggunakan minyak gemuk untuk mencegah korosi, hingga pengecatan lantai jembatan berwarna hijau. Seluruh proses berjalan aman dengan dukungan cuaca yang cerah hingga akhirnya jembatan dinyatakan selesai dan siap digunakan masyarakat.

Kepala Desa Mbinalun, Berin Angkat, mengatakan Jembatan Lae Sennang merupakan urat nadi kehidupan ekonomi masyarakat. Sedikitnya 30 kepala keluarga setiap hari melintasi jembatan tersebut untuk menuju kebun sekaligus mengangkut hasil pertanian seperti jagung, gambir, kopi, dan durian. Menurutnya, rampungnya rehabilitasi akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran aktivitas masyarakat serta meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Hal senada disampaikan warga, Br. Sinaga, yang mengaku kini merasa lebih tenang saat melintasi jembatan. “Dulu jembatan ini goyang sekali, Pak. Sekarang setelah TNI datang merehab, sudah tidak goyang lagi. Saya sudah berani membawa anak berjalan melintasi jembatan ini,” tuturnya.

Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, S.E., M.I.P., melalui Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf. A. Siregar, menjelaskan bahwa rehabilitasi Jembatan Perintis Lae Sennang merupakan bagian dari Program Karya Bakti TNI yang dilaksanakan sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan mempercepat pemulihan infrastruktur yang menjadi penopang aktivitas masyarakat di wilayah pedesaan, sehingga mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan roda perekonomian desa dapat terus bergerak tanpa hambatan.

Rampungnya rehabilitasi Jembatan Perintis Lae Sennang menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya menyentuh kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah terpencil yang membutuhkan perhatian. Sinergi antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong telah melahirkan infrastruktur yang lebih aman, kuat, dan bermanfaat bagi generasi mendatang. Jembatan yang dahulu menjadi sumber kekhawatiran kini berubah menjadi simbol harapan baru, sekaligus menegaskan bahwa negara benar-benar hadir untuk rakyat hingga ke pelosok negeri. (Nur Kennan Tarigan)

Sumber: Prajurit Pena

Berita Terkait

Babinsa Jadi Instruktur MPLS, 201 Siswa Baru SMPN 1 Salak Digembleng Disiplin Melalui PBB
DUSUN MANGUN JAYO DARURAT NARKOBA: Warga Desak Polres Bungo Tangkap Bandar Sabu Bernama “Mbom” yang Kebal Hukum
RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA
ASDP Siap Terapkan Sterilisasi Pelabuhan, Soft Launching Dimulai 20 Juli 2026
Koramil 04/Tigalingga Monitoring Penyaluran BLT Dana Desa, Wujudkan Transparansi Program Pemerintah
Gotong Royong Hidup Kembali, Babinsa Dampingi Perbaikan Gorong-Gorong Sepanjang 100 Meter di Desa Sumbul
Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
Diduga Alergi Kritik dan Lupa Sejarah: Bendera Merah Putih Robek Dibiarkan Berkibar, Kepala Desa Pulorejo Jombang Bungkam Saat Dikonfirmasi

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASDP Siap Terapkan Sterilisasi Pelabuhan, Soft Launching Dimulai 20 Juli 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:49 WIB

Pembukaan Pra Matasa PPTQ Assahil Digelar Meriah di Lapangan Al-Qoyum

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:58 WIB

Urus Data Resmi Pemkab Meranti Kini Lebih Mudah, Plt. Kadis Kominfo Ajak Gunakan Layanan PPID

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:14 WIB

Pastikan Irigasi Berjalan Maksimal, Dandim Tulungagung Tinjau Irpom Bantuan Sterad di Desa Tamban

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:43 WIB

Dinkes Tulungagung Perkuat PMT Pangan Lokal, Garda Terdepan Perangi Stunting Dimulai dari Piring Makan Anak

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:53 WIB

KH KRT Abdul Chalim : Sebagai Dzurriyah Walisongo, Gus Gudfan Simbol Pemersatu dan Sosok yang Layak Menakhodai PBNU

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:30 WIB

Kejar Target Tanam, Babinsa Gemolong Kawal Petani Jaga Lumbung Pangan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:11 WIB

Pelaku Bobol Rumah di Kalianda Dibekuk, Polisi Ungkap Dua Kasus Curanmor

Berita Terbaru