KUTACANE | Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, menekankan pentingnya penguatan kedisiplinan dan soliditas kerja di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Tenggara. Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Kantor Dinkes, Kecamatan Babussalam, Senin (30/3/2026).
Dalam arahannya, Fakhry menyoroti bahwa pelayanan kesehatan merupakan garda terdepan dalam pengabdian kepada masyarakat, sehingga membutuhkan komitmen tinggi dari setiap aparatur sipil negara (ASN).
Bupati Fakhry mengingatkan seluruh jajaran, mulai dari pejabat eselon hingga Kepala Puskesmas (Kapus), untuk tetap bekerja dalam satu visi yang selaras dengan program pemerintah daerah.
Ia juga memberikan catatan khusus mengenai pengelolaan keuangan di instansi tersebut agar dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Anggaran yang ada harus diawasi dengan baik dan dilaksanakan secara bersama-sama. Mari kita jaga kekompakan untuk kemajuan Aceh Tenggara,” tegas Fakhry dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin.
Selain memberikan arahan terkait disiplin, Bupati turut memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Dinas Kesehatan Aceh Tenggara dalam meraih penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dari Kementerian Kesehatan.
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan daerah dalam mendorong percepatan lingkungan sehat, termasuk keberhasilan mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang air besar sembarangan (Stop BABS).
“Selamat kepada Dinas Kesehatan atas pengakuan ini. Ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran dalam meningkatkan derajat kesehatan lingkungan di Aceh Tenggara,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, Rosita Astuti, menyampaikan bahwa kehadiran Bupati menjadi motivasi tambahan bagi jajarannya untuk terus berbenah.
“Ini momen luar biasa bagi kami. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat,” kata Rosita.
Acara tersebut diakhiri dengan penyerahan laporan kinerja Dinkes tahun 2025 serta serah terima sertifikat STBM Award secara simbolis.
Turut hadir dalam apel tersebut Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), Sekretaris Daerah, jajaran pejabat Eselon II dan III, serta Camat Babussalam.
( SF )







































