Respon Cepat Polresta Malang Kota Klarifikasi dan Cek CCTV, Terkait Video Viral Pria Diduga Masuk Kolong Mobil di Parkiran

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026 - 22:36 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG KOTA, Nasionaldetik.com

— Polresta Malang Kota bergerak menindaklanjuti informasi yang viral di media sosial terkait seorang pria yang diduga berada di kolong mobil saat terparkir di area Mall Olympic Garden (MOG), Kota Malang.

Petugas Unit Reskrim Polsek Klojen bersama unsur kepolisian lainnya mendatangi lokasi untuk melakukan klarifikasi dan memastikan fakta kejadian di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasihumas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin menjelaskan, tindak lanjut dilakukan pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di area Pertokoan MOG, Jalan Kawi Nomor 24, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

“Petugas mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti informasi yang beredar serta memastikan fakta kejadian melalui pengecekan di lapangan,” ujar Lukman.

Informasi yang ditindaklanjuti tersebut berkaitan dengan postingan media sosial dari Malang Raya Info yang menyebut adanya seorang pria diduga masuk ke kolong mobil di area parkir sebuah mal di Kota Malang pada Jumat (18/9/2026) sore.

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun petugas, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di area parkir basement P.E1 MOG.

Seorang petugas keamanan mendapat informasi dari seorang pengunjung mengenai adanya aktivitas mencurigakan di sekitar mobil Toyota Fortuner warna hitam bernomor polisi B-121-CHI.

Petugas keamanan kemudian mendatangi lokasi dan mendapati dua orang berada di sekitar kendaraan tersebut. Salah satu berada di bawah mobil sambil menggunakan cahaya dari telepon seluler, sedangkan seorang lainnya berada di samping kendaraan.

Ketika ditanya mengenai aktivitas mereka, keduanya menyampaikan sedang mengambil uang pecahan Rp1.000 yang berada di bawah mobil. Setelah diberikan peringatan terkait kemungkinan adanya kehilangan barang atau kerusakan kendaraan, keduanya kemudian meninggalkan lokasi.

Sekitar pukul 16.30 WIB, pemilik Fortuner tersebut datang dan membawa kendaraannya keluar dari area pertokoan MOG. Dalam penanganan awal, petugas kepolisian kemudian melakukan pengecekan terhadap informasi yang beredar dengan berkoordinasi bersama pihak keamanan MOG.

Lukman mengatakan, kedatangan petugas bukan hanya untuk merespons informasi viral, tetapi juga untuk memperoleh gambaran kejadian berdasarkan keterangan di lokasi serta bukti pendukung yang tersedia.

“Petugas melakukan klarifikasi, mengumpulkan bahan keterangan dan mengecek rekaman CCTV untuk memastikan rangkaian kejadian,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mendatangi lokasi, mengumpulkan bahan keterangan, mengecek rekaman CCTV, serta melaporkan hasil pengecekan kepada pimpinan.

Polresta Malang Kota selanjutnya berkoordinasi dengan tim operasional untuk menelusuri identitas perekam maupun pengunggah video serta mengidentifikasi pihak yang terlihat dalam rekaman atau informasi tersebut.

Langkah tersebut dilakukan agar informasi yang berkembang di media sosial dapat diklarifikasi berdasarkan fakta lapangan dan tidak menimbulkan kesimpulan yang belum terverifikasi.

Polisi juga tetap melakukan koordinasi dengan pihak MOG dalam proses pengumpulan informasi terkait kejadian.

Lukman menegaskan, respons tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memastikan setiap informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan dapat segera ditindaklanjuti.

“Respons cepat ini untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta memberikan kepastian berdasarkan hasil pengecekan di lapangan,” ujar Lukman.

Polresta Malang Kota mengimbau masyarakat yang mengetahui atau mengalami kejadian serupa agar segera menyampaikan informasi kepada kepolisian.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan Polisi 110, sehingga petugas dapat melakukan tindak lanjut sesuai informasi dan fakta yang diterima.

(Nur Kennan Tarigan)

Berita Terkait

Nekat Bakar Sampah Pas Kemarau Ekstrem, Lahan Rumpun Bambu di Lojikobong Ludes Terbakar!
Dugaan Pungli Sertifikasi/Tanah di Pagerwojo Perak Mengendap, Musdes Terus Diumpat dan Ditunda
Progres 8 Persen, Pembangunan Jembatan Garuda Terus Dikebut di Kecupak 2
Wujud Kepedulian di Bidang Kesehatan, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Hadiri Sosialisasi BIAS
Skandal Mafia Tanah Rp5 Miliar di Jombang: Lahan Waris Diserobot Pengembang, Pemred Nasionaldetik.com Desak APH Tangkap Oknum Terlibat
Babinsa Koramil 03/Parongil Hadiri Musdes Lae Panginuman, Dorong Pembangunan Sesuai Kebutuhan Warga
Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 0206/Dairi Gelar Sosialisasikan Bantuan Hidup Dasar Kepada Pelajar
Bajingan Harus Hentikan Kepatuhan Palsu: Ketahanan pangan tidak boleh mengorbankan hak dasar warga.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 23:39 WIB

Nekat Bakar Sampah Pas Kemarau Ekstrem, Lahan Rumpun Bambu di Lojikobong Ludes Terbakar!

Sabtu, 19 September 2026 - 22:36 WIB

Respon Cepat Polresta Malang Kota Klarifikasi dan Cek CCTV, Terkait Video Viral Pria Diduga Masuk Kolong Mobil di Parkiran

Sabtu, 19 September 2026 - 21:03 WIB

Progres 8 Persen, Pembangunan Jembatan Garuda Terus Dikebut di Kecupak 2

Sabtu, 19 September 2026 - 20:52 WIB

Wujud Kepedulian di Bidang Kesehatan, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Hadiri Sosialisasi BIAS

Sabtu, 19 September 2026 - 20:46 WIB

Skandal Mafia Tanah Rp5 Miliar di Jombang: Lahan Waris Diserobot Pengembang, Pemred Nasionaldetik.com Desak APH Tangkap Oknum Terlibat

Sabtu, 19 September 2026 - 20:43 WIB

Babinsa Koramil 03/Parongil Hadiri Musdes Lae Panginuman, Dorong Pembangunan Sesuai Kebutuhan Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 20:24 WIB

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 0206/Dairi Gelar Sosialisasikan Bantuan Hidup Dasar Kepada Pelajar

Sabtu, 19 September 2026 - 20:04 WIB

Bajingan Harus Hentikan Kepatuhan Palsu: Ketahanan pangan tidak boleh mengorbankan hak dasar warga.

Berita Terbaru