Dugaan Pungli Sertifikasi/Tanah di Pagerwojo Perak Mengendap, Musdes Terus Diumpat dan Ditunda

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026 - 21:16 WIB

5065 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 19 September 2026 Dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan jajaran perangkat Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, kian memanas. Musyawarah Desa (Musdes) yang digadang-gadang menjadi ajang transparansi dan penyelesaian konflik justru berulang kali ditunda tanpa kejelasan, memicu kekecewaan mendalam dari BPD hingga pimpinan media.

Berdasarkan data yang dihimpun, pengukuran tanah di lapangan sebelumnya dipimpin langsung oleh Sekdes, Kasun, serta Kaur Kesra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam proses tersebut, muncul sejumlah penarikan dana yang dinilai tidak akuntabel terhadap warga/korban, di antaranya:

Gok kan: Rp2.500.000

Nur Azizah: Rp2.700.000

H. Pii: (Penarikan uang pupuk — nominal masih disembunyikan/dalam penelusuran)

H. Rofi: (Ussan — nominal masih disembunyikan/dalam penelusuran)

(Nominal masih disembunyikan/dalam penelusuran)
Kronologi Penundaan Musdes yang Mencurigakan
Rencana penyelesaian awal disepakati bersama Sekcam Perak, Abdul Wakid, untuk menggelar Musdes pada hari Senin.

Namun jadwal tersebut mendadak batal. Penjadwalan ulang pada hari Rabu kembali digeser ke hari Jumat. Ironisnya, hingga Jumat berlalu, Musdes yang ditunggu-tunggu warga tetap tidak dilaksanakan.
Salah seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pagerwojo menyuarakan kekecewaan mendalam atas ketidakjelasan komitmen Pemdes dan pihak kecamatan. “Kami sangat kecewa. Sampai hari ini tidak ada kejelasan musyawarah terkait dugaan pungli yang merugikan warga,” tegasnya.

Redaksi Angkat Suara: Ada Apa di Balik Seragam Pemerintahan?
Menanggapi carut-marut tata kelola dan tertutupnya akses informasi publik di Desa Pagerwojo, Pemimpin Redaksi, Ir. Edi Supriadi, memberikan pernyataan tegas dan menukik.

“Ini sudah sangat mengecewakan. Ada pelecehan terhadap keterbukaan informasi publik yang sengaja dibuat terselubung dan tertutup bagi masyarakat. Ada apa sebenarnya di balik seragam pemerintahan desa dan kecamatan Perak ini? Mengapa musyawarah yang menjadi hak warga terus diulur-ulur?” tegas Ir. Edi Supriadi.

Redaksi mendesak aparat penegak hukum (APH) serta Inspektorat Kabupaten Jombang untuk tidak tinggal diam dan segera turun tangan memeriksa oknum-oknum yang terlibat dalam dugaan pungli maupun pembiaran kasus ini.

Tim investigasi Redaksi

Berita Terkait

Nekat Bakar Sampah Pas Kemarau Ekstrem, Lahan Rumpun Bambu di Lojikobong Ludes Terbakar!
Respon Cepat Polresta Malang Kota Klarifikasi dan Cek CCTV, Terkait Video Viral Pria Diduga Masuk Kolong Mobil di Parkiran
Progres 8 Persen, Pembangunan Jembatan Garuda Terus Dikebut di Kecupak 2
Wujud Kepedulian di Bidang Kesehatan, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Hadiri Sosialisasi BIAS
Skandal Mafia Tanah Rp5 Miliar di Jombang: Lahan Waris Diserobot Pengembang, Pemred Nasionaldetik.com Desak APH Tangkap Oknum Terlibat
Babinsa Koramil 03/Parongil Hadiri Musdes Lae Panginuman, Dorong Pembangunan Sesuai Kebutuhan Warga
Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 0206/Dairi Gelar Sosialisasikan Bantuan Hidup Dasar Kepada Pelajar
Bajingan Harus Hentikan Kepatuhan Palsu: Ketahanan pangan tidak boleh mengorbankan hak dasar warga.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 23:39 WIB

Nekat Bakar Sampah Pas Kemarau Ekstrem, Lahan Rumpun Bambu di Lojikobong Ludes Terbakar!

Sabtu, 19 September 2026 - 22:36 WIB

Respon Cepat Polresta Malang Kota Klarifikasi dan Cek CCTV, Terkait Video Viral Pria Diduga Masuk Kolong Mobil di Parkiran

Sabtu, 19 September 2026 - 21:03 WIB

Progres 8 Persen, Pembangunan Jembatan Garuda Terus Dikebut di Kecupak 2

Sabtu, 19 September 2026 - 20:52 WIB

Wujud Kepedulian di Bidang Kesehatan, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Hadiri Sosialisasi BIAS

Sabtu, 19 September 2026 - 20:46 WIB

Skandal Mafia Tanah Rp5 Miliar di Jombang: Lahan Waris Diserobot Pengembang, Pemred Nasionaldetik.com Desak APH Tangkap Oknum Terlibat

Sabtu, 19 September 2026 - 20:43 WIB

Babinsa Koramil 03/Parongil Hadiri Musdes Lae Panginuman, Dorong Pembangunan Sesuai Kebutuhan Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 20:24 WIB

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 0206/Dairi Gelar Sosialisasikan Bantuan Hidup Dasar Kepada Pelajar

Sabtu, 19 September 2026 - 20:04 WIB

Bajingan Harus Hentikan Kepatuhan Palsu: Ketahanan pangan tidak boleh mengorbankan hak dasar warga.

Berita Terbaru