MUNTE, Karo Nasionaldetik.com
– Suasana kemeriahan dan kehangatan tradisi menyelimuti Desa Barungkersap, Kecamatan Munte. Masyarakat setempat menggelar pesta adat tahunan Kerjatahun yang dipadukan dengan pertunjukan seni budaya Gendang Guro-Guro Aron (GGA). Acara yang berlangsung meriah selama dua hari berturut-turut ini mengusung semangat pelestarian nilai-nilai luhur dan kebudayaan suku Karo.
Pesta budaya ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarwarga, tetapi juga ajang ucapan syukur atas rezeki, hasil panen, serta doa keselamatan bagi seluruh masyarakat desa.
Semarak Nuansa Adat Karo
Pemandangan memukau terlihat dari busana khas yang dikenakan oleh para pemuda dan pemudi desa.
Pemudi anggun dan mempesona mengenakan Kebaya Nasional berwarna merah meriah, lengkap dengan hiasan kepala khas Tudung serta selendang adat Uis Nipes.
Pemuda tampak gagah memikat dengan mahkota kepala khas Bulang-Bulang dan kain adat Beka Buluh yang tersemat rapi.
Kehadiran para pemuda-pemudi dengan pakaian adat lengkap ini semakin menambah semarak dan keindahan ikatan tradisi di arena perayaan.
Kolaborasi Pemuda dan Tokoh Masyarakat
Kerjasama yang solid terlihat dari kepemimpinan desa dan kerja keras panitia pelaksana demi suksesnya pesta adat ini:
Plt. Kepala Desa Barungkersap: Ramanda Tarigan
Ketua BPD: Marikam Sembiring
Panitia Pelaksana GGA: Teo Ginting, Alberto Perangin-angin, dan Brema Sembiring
Ketua Karang Taruna: Teo Ginting
Dukungan penuh juga mengalir dari para donatur desa yang berkomitmen penuh untuk terus memajukan dan melestarikan warisan budaya Karo.
Hiburan Bertabur Bintang Budaya
Acara panggung hiburan dipandu oleh pasangan Perkolong-kolong kondang, Oki Ginting dan Icha br Tarigan, yang sukses mengocok perut sekaligus menghidupkan suasana dengan pantun dan tarian khas Karo.
Irama musik yang energik dibawakan oleh Rendi Tarigan pada keyboard, mengiringi penampilan deretan artis Karo papan atas yang hadir sebagai bintang tamu, di antaranya Usman Ginting, Peopina Barus, serta sederet seniman lokal lainnya.
Momen Puncak dan Doa Bersama
Turut hadir dalam perayaan ini jajaran Forkopimcam Munte beserta para tokoh adat Karo. Dalam sambutannya, perwakilan Forkopimcam menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga Desa Barungkersap yang terus konsisten menjaga kearifan lokal.
Acara ditutup dengan momen hangat saat warga dan undangan menari bersama (Landek) mengelilingi Nande Aron, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Gotong Royong” yang melambangkan kebersamaan dan persatuan.
Ungkapan rasa syukur dan doa dipanjatkan bersama melalui peribahasa Karo:
“Meriah manuk i asuh, mbuah sinuan-sinuan ta, sehat-sehat kita kerina.”
(Ternak berkembang biak dengan baik, tanaman subur menghasilkan panen melimpah, dan kita semua senantiasa diberikan kesehatan).
Selamat dan Sukses atas Perayaan Kerjatahun & Gendang Guro-Guro Aron Desa Barungkersap! Semoga kebudayaan Karo semakin lestari, warga makin sejahtera, dan semangat gotong royong terus terjaga.
Reporter: Nur Kennan Tarigan

























