Tanggapi Penggembosan BEM, PNIB : Mahasiswa itu Pejuang Intelektual Harapan Bangsa, Tidak Terbeli Nominal Berapapun

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:36 WIB

50128 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, 26 Juni 2026,Nasionaldetik.com – Mahasiswa sebagai generasi intelektual muda, menjadi bagian dari anak bangsa yang akan selalu ada di setiap Pemerintahan. Keberadaannya sebagai agen perubahan sekaligus mewakili suara mayoritas masyarakat dan suara kaum tertindas, seringkali dianggap sebagai ancaman bagi kekuasaan.

Di era demokrasi pada Pemerintahan Presiden Prabowo ini, gerakan mahasiswa kembali mengambil peran dalam fungsi kritik dan kontrol Sosial dan Politik. Namun dalam beberapa aksi demo penyampaian pendapat, terjadi fenomena “penggembosan” gerakan tersebut secara masive.

“Mahasiswa itu pejuang Demokrasi yang sesungguhnya. Mereka mengemban amanat suara rakyat yang harus diakomodir. Mahasiswa bukan sebuah ancaman kedulatan bangsa, namun justru bagian dari keutuhan bangsa”. ungkap AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum ormas Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan publik atas praktik transaksional dari oknum keamanan kepada BEM Mahasiswa UBK, membuka fakta terjadinya upaya pengendalian mahasiswa secara sistemik. Gus Wal menanggapi hal tersebut sebagai upaya adu domba sesama mahasiswa, dan menunggangi gerakan mahasiswa, beber Gus Wal yang dikenal dekat dengan berbagai aktivis dan mahasiswa.

“Sesama mahasiswa diadu domba dengan menggembosi salah satu BEM agar saling berseteru. Mereka yang murni berjuang dihadapkan dengan sesama mahasiswa yang tergoda tawaran uang. Upaya memecah belah ini sebuah skema oknum penguasa yang merasa terganggu dengan gerakan mahasiswa. Masyarakat harus paham bahwa ini maunya penguasa, bukan niat mahasiswa” imbuh Gus Wal.

Temuan penyusupan kepentingan pengendalian mahasiswa menurut Gus Wal juga sebagai upaya pengalihan isu. Pemberitaan lebih banyak menyorot mahasiswa yang saling menghujat.

“Yang mesti diwaspadai lagi adalah upaya pengalihan isu. Agenda tuntutan mahasiswa kalah oleh pemberitaan sesama mahasiswa yang saling menyalahkan. Mereka lupa bahwa agenda tuntutan harus dikawal” kata Gus Wal.

Gus Wal dan PNIB sepakat kepada mahasiswa kembali fokus menyuarakan aspirasi sebagai suara akan kegelisahan dan keprihatinan mayoritas rakyat Indonesia.
Jaga persatuan bangsa dan Keselamatan rakyat serta negara lebih penting daripada merespon skenario kepentingan penguasa.

“Kalau gerakan mahasiswa dianggap sebuah ancaman bagi kekuasaan, berarti benar yang selama ini kita khawatirkan. Bahwa negara ini sedang tidak baik-baik saja. Kita ingin berpartisipasi ikut memperbaiki kerusakan yang diciptakan oleh mereka yang haus mempertahankan kekuasaan. Niat baik kita yang kecil ini jika dihalangi justru semakin membesar dan tidak akan pernah bisa dihentikan oleh kekuatan apapun. Sejarah sudah berulang kali membuktikan” pungkas Gus Wal

Penulis ( Tim PNIB)

Editor : Admin

Berita Terkait

Mobil Truk angkutan Sampah Dinas lingkungan Hidup Terbengkalai 
Dari Kabupaten Tegal, Hj. Ninik Budiarti Sampaikan Doa untuk Presiden Prabowo Subianto
Motor Sewaan Tak Kunjung Kembali, Pemilik Warkop di Ngantru Berujung Jadi Tersangka
Klien Jadi Tantangan Terberat, Banyak Baru Pilih Kuasa Hukum Saat Terjebak
PNIB : Terima Kasih Kepada Kapolri Baru, Pelaku Intoleransi Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Jadi Tersangka, Saatnya Indonesia Tanpa Intoleransi Terorisme Khilafah
MD KAHMI KABUPATEN TEGAL GERAKAN BERBAGI AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT
Berbagi di Jumat Berkah Kejari Inhil Melangkah Lebih dari Sekedar Penegak Hukum
Wabup Najib Hamas Sebut Program PLN Peduli Bukti Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku KARHUTLA, Negara Harus Hadir dan Bertindak!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Apresiasi dan Dukung Ketegasan Menteri Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional : Bentuk Keseriusan Dalam Wujudkan Imipas Prima

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Tingkatkan Keamanan Siber Daerah, Pemkab Karo Terima STR TTIS Resmi dari BSSN RI

Kamis, 17 September 2026 - 21:44 WIB

Doa Bersama dan Santunan, Polsek Kemayoran Hadir Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

Kamis, 17 September 2026 - 17:22 WIB

Pengamat Apresiasi Gerak Cepat Pangdam VI/Mulawarman Tangani Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 08:16 WIB

Kapolsek Kemayoran Perluas Sinergi Pendidikan, Program Bapak Asuh Polri Menyasar SMK Taman Siswa 1

Kamis, 17 September 2026 - 08:12 WIB

Kapolsek Kemayoran Hadir Lewat Bapak Asuh Polri, Selamatkan Generasi Muda dari Tawuran, Narkoba dan Judi Online

Berita Terbaru