Nasionaldetik.com,— 30 Desember 2025 Pembangunan Taman Pemuda di Kabupaten Merangin, yang pelaksanaannya ditangani oleh CV Hamparan Rezeki dengan anggaran Rp 99.717.000 dari APBD-P tahun 2025, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Anggaran yang dinilai fantastis ini dipertanyakan karena skala pekerjaan yang terlihat di lapangan dianggap tidak sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.
Kritik awal muncul di media sosial. Sebuah unggahan di grup Facebook “Kabar Merangin” oleh akun Roo Ney menyuarakan keraguan, “Proyek begini Rp 100 juta kemahalan ini, Pak Wabup! Ada lanjutan apa putus kontrak?” tulisnya, mempertanyakan keabsahan dan kelanjutan proyek tersebut.
Kekecewaan serupa juga diungkapkan oleh warga dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). “Masyarakat lain juga berpendapat sama, proyek seperti ini kok sampai Rp 100 juta,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Rama Sanjaya dari LSM Sapurata menambahkan bahwa pekerjaan tersebut terkesan belum selesai. “Sudah beberapa kali saya lihat ada pekerja di sini, kontraknya kapan berakhir?” tanyanya.
Upaya konfirmasi dari Rama ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Merangin untuk menemui Kabid Cipta Karya terkait proyek ini belum membuahkan hasil. “Sudah beberapa kali saya coba temui, tapi tidak pernah berhasil. Nomor telepon pun tidak diangkat,” keluhnya.
Rama menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik, terutama untuk fasilitas umum. Isu ini semakin menguatkan tuntutan agar pemerintah daerah, melalui Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, segera memberikan klarifikasi mengenai rincian anggaran serta kualitas pekerjaan proyek tersebut.
Reporter: Gondo Irawan







































