Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Kesadaran akan pentingnya keselamatan di lingkungan sekolah terus ditanamkan sejak usia dini. Kepala Sekolah ( Kepsek) SD Negeri 3 Way Urang, Kecamatan Kalianda, menggelar sosialisasi dan edukasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan sebagai upaya membangun budaya sadar keselamatan sekaligus membekali warga sekolah dengan kemampuan dasar menghadapi situasi darurat akibat kebakaran.
Dalam sesi penyampaian materi, petugas Damkarmat menjelaskan berbagai penyebab kebakaran yang kerap terjadi di lingkungan rumah maupun sekolah. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai cara mengenali potensi bahaya, pentingnya menjaga instalasi listrik, serta bahaya bermain api.
Tak hanya menerima teori, peserta diajak mempraktikkan langsung langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi kebakaran. Petugas memperagakan prosedur evakuasi yang benar, teknik menyelamatkan diri dari ruangan yang dipenuhi asap, hingga memperkenalkan fungsi dan cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Suasana semakin semarak saat simulasi pemadaman api digelar di halaman sekolah. Didampingi petugas, sejumlah siswa berkesempatan mencoba menggunakan APAR untuk memadamkan api sesuai prosedur. Antusiasme peserta terlihat dari sorak semangat dan tepuk tangan yang mengiringi jalannya simulasi.
Kepala Sekolah ( Kepsek) SD Negeri 3 Way Urang, Mahliana, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kehadiran tim Damkarmat Lampung Selatan yang telah memberikan edukasi secara langsung kepada warga sekolah.
Menurutnya, pembelajaran mengenai mitigasi bencana penting diberikan sejak dini agar peserta didik tidak panik ketika menghadapi situasi darurat dan mengetahui langkah penyelamatan yang tepat.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena anak-anak tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman praktik secara langsung. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di sekolah maupun di rumah,” ujar Mahliana.
Selain memberikan edukasi kepada siswa, petugas Damkarmat juga mengingatkan para guru untuk rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan jalur evakuasi selalu mudah diakses, serta mengenalkan prosedur tanggap darurat kepada seluruh warga sekolah.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran semakin meningkat. Edukasi sejak usia sekolah dinilai menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi yang tanggap bencana, disiplin, serta mampu meminimalkan risiko saat menghadapi kondisi darurat.
Kegiatan berlangsung tertib, interaktif, dan mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta. Para siswa pun berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan materi kebencanaan lainnya sebagai bekal menghadapi berbagai situasi darurat di masa mendatang.


























