RJI Sulawesi Selatan Perkuat Kompetensi Pengelola Jurnal Ilmiah Melalui Bimtek Tata Kelola OJS dan Strategi Indeksasi

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:25 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com, Sulawesi Selatan — Di tengah meningkatnya tuntutan mutu publikasi ilmiah nasional, Pengurus Daerah Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kontribusinya dalam meningkatkan kapasitas pengelola jurnal ilmiah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Open Journal Systems (OJS) dan Indeksasi Jurnal Ilmiah. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Juli 2026, di Aula Hotel W Three, Jalan Lagaligo, Makassar, ini menjadi ruang belajar berbagi pengalaman, sekaligus memperkuat jejaring pengelola jurnal dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan.

 

Sebanyak 123 peserta yang terdiri atas dosen, editor, dan staf pengelola jurnal ilmiah mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka berasal dari sekitar 35 perguruan tinggi negeri dan swasta, di antaranya Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Muslim Indonesia, UIN Alauddin Makassar, IAIN Parepare, Universitas Bosowa, IAIM Sinjai, Universitas Islam Makassar, Universitas Dipa Makassar, IAIN Bone, Universitas Muhammadiyah Bone, Universitas Muhammadiyah Palopo, Universitas Pejuang RI, Universitas Atma Jaya Makassar, STAI DDI Parepare, Institut Teknologi BJ Habibie, UIN Palopo, serta berbagai perguruan tinggi lainnya di Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Memeriahkan HUT RJI yang ke_10, aAtmosfer pelatihan terasa berbeda karena seluruh materi disampaikan oleh para praktisi yang telah berpengalaman mengelola jurnal bereputasi nasional maupun internasional. Mereka tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga membagikan pengalaman nyata menghadapi tantangan pengelolaan jurnal hingga berhasil mencapai indeksasi bereputasi.

 

Ketiga narasumber yang tampil adalah Dr. Ir. Akbar Iskandar, S.Pd., M.Pd., M.Kom., Ketua RJI Sulawesi Selatan; Dr. Aan Aswari, S.H., M.H., Pengurus RJI Sulawesi Selatan sekaligus pengelola jurnal yang telah terindeks Scopus; serta Rizal Bakri, S.Si., M.Si., dosen Statistika Universitas Negeri Makassar yang juga berpengalaman mengelola jurnal terakreditasi SINTA dan terindeks Scopus.

 

Dalam sambutannya, Ketua RJI Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Akbar Iskandar, menyampaikan bahwa bimtek ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan RJI dalam memperkuat ekosistem publikasi ilmiah di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan. Menurutnya, kualitas jurnal ilmiah menjadi salah satu indikator penting kemajuan riset dan reputasi perguruan tinggi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar bersama yang mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola jurnal ilmiah di Sulawesi Selatan. Semakin baik kualitas jurnal yang kita kelola, semakin besar pula kontribusi kita terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan publikasi ilmiah Indonesia,” ujar Akbar di hadapan peserta.

 

Pada sesi pertama, Rizal Bakri membawakan materi mengenai Manajemen Open Journal Systems (OJS) dan Tata Kelola Jurnal Ilmiah. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, ia menguraikan alur penerbitan jurnal mulai dari proses submission, review, copyediting, layout editing, hingga publikasi artikel. Ia juga menjelaskan berbagai peran editorial yang harus dijalankan dalam sistem OJS serta tantangan yang sering dihadapi pengelola jurnal dengan sumber daya manusia yang terbatas.

 

Tidak hanya menyampaikan konsep, Rizal yang didampingi moderator Nani Harlinda juga berbagi berbagai tips dan praktik terbaik dalam menghadapi proses akreditasi jurnal nasional (SINTA) melalui platform ARJUNA. Peserta diajak melihat langsung contoh jurnal yang telah memenuhi standar nasional, sekaligus mendiskusikan berbagai kekurangan yang masih sering ditemukan pada pengelolaan jurnal sehingga dapat diperbaiki sebelum proses asesmen.

 

Memasuki sesi berikutnya, Akbar Iskandar mengulas secara mendalam mengenai Strategi Indeksasi Directory of Open Access Journals (DOAJ). Ia menjelaskan berbagai persyaratan administrasi dan teknis yang harus dipenuhi, mulai dari kualitas metadata, kebijakan editorial, etika publikasi, keterbukaan akses, hingga tahapan evaluasi yang dilakukan oleh tim DOAJ. Materi tersebut mendapat perhatian besar dari peserta karena DOAJ kini menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan visibilitas jurnal ilmiah di tingkat internasional.

 

Pada hari kedua, sesi penutup diisi oleh Dr. Aan Aswari, S.H.,MH. yang didampingi moderator Ahmad Zulfikar, membahas Strategi Pengembangan Jurnal Menuju Indeksasi Scopus. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah jurnal untuk masuk ke Scopus tidak hanya ditentukan oleh kualitas artikel, tetapi juga konsistensi penerbitan, tata kelola editorial, internasionalisasi dewan editor, serta kualitas abstrak dan naskah ilmiah. Berbekal pengalamannya mengelola jurnal bereputasi internasional, Aan membagikan berbagai strategi praktis yang dapat diterapkan oleh pengelola jurnal di perguruan tinggi.

 

Menutup seluruh rangkaian kegiatan, jajaran Pengurus Daerah RJI Sulawesi Selatan, di antaranya Dr. Nani Harlinda, Dr. Jenisa Pascawati, M.Si., Dr. Amrullah, M.Pd., Nasri A. Muhammad Abduh, Ansari Saleh Ahmar, Ph.D., Syahrul Sarea, M.Pd. dan lainnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas antusiasme dan semangat belajar selama dua hari pelaksanaan bimtek. Mereka berharap forum ini tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata, tetapi menjadi awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas jurnal ilmiah Indonesia. Melalui semangat berbagi yang menjadi ruh Relawan Jurnal Indonesia, RJI Sulawesi Selatan optimistis mampu melahirkan lebih banyak jurnal yang terakreditasi unggul, terindeks internasional, dan berkontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

 

@Humas_RJI Sulsel

Berita Terkait

Kemeriahan Lomba HUT RI ke-81 di Jaecoo GCP Sunter
LPJ BUMDes Baru Dibahas di Musdes, Disinyalir Bukti Lemahnya Koordinasi BPD & Kades Tanjangrono?
DANDIM 0210/TU LETKOL ARM KIKY HARDIAN, S. SOS : JADI PASUKAN PENGIBAR BENDERA MERAH PUTIH DIMANAPUN. ” KALIAN TERPILIH DAN TERBAIK SERTA MENJADI DUTA UNTUK MENGHARUMKAN NAMA DESA, KECAMATAN, KOTA, KABUPATEN, PROVINSI BAHKAN SAMPAI TINGKAT NASIONAL.
Ucapan Selamat HUT ke-81 Republik Indonesia dari Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin
81 Bendera Merah Putih Dibagikan, Koramil Jatiwangi Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI
Dandim 0201/Medan Ikuti Vidcon Launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih Bersama Presiden RI
Meriahkan HUT RI ke-81, Kodim 0201/Medan Gelar Lomba 17 Agustus
Dari Lapangan Makodam XIX Tuanku Tambusai, Semangat Kemerdekaan Menggema di HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:59 WIB

LPJ BUMDes Baru Dibahas di Musdes, Disinyalir Bukti Lemahnya Koordinasi BPD & Kades Tanjangrono?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Koramil 421-03/Penengahan Dukung Persiapan Upacara HUT ke-81 RI di Lampung Selatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Prajuti Yonif TP 449/SH Larut Dalam Kecerian Lomba 17-an Bersama Warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Tokoh Muda NU Jatim Dorong Muktamar Lahirkan Kepemimpinan Kolaboratif PBNU: Mari Awasi Praktik Risywah dan Kartel Politik Jam’iyyah!

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Refleksi Hari Pramuka ke-65: Meneguhkan Pendidikan Karakter di SDN Talok 02

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Sebut Oknum TNI Backing Galian C, Wadandenintel Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siapkan Langkah Hukum

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Pemkab dan Bapenda Ajak Warga Tulungagung Manfaatkan Program Pembebasan Pajak 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Kapolsek Penengahan Berganti, Kapolres Tekankan Penguatan Sinergi dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru

NASIONAL

Kemeriahan Lomba HUT RI ke-81 di Jaecoo GCP Sunter

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:50 WIB