Nasionaldetik.com,—-26 Agustus 2026
Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri (Densus 88 AT Polri) yang pada 26 Agustus 2026 genap berusia 22 tahun.
Ketua Umum PNIB, AR Waluyo Wasis Nugroho atau Gus Wal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Densus 88 AT Polri yang selama ini bekerja keras menjaga keamanan, keselamatan dan ketenteraman masyarakat dari segala bentuk potensi ancaman paham ideologi khilafah, radikalisme terorisme.
“Dirgahayu Densus 88 AT Polri. Terima kasih atas pengabdian, dedikasi dan kerja keras tanpa henti yang tiada mengenal lelah dalam menjaga Indonesia agar tetap aman dan damai dari potensi ancaman maupun serangan terorisme. Dua puluh dua (22) tahun pengabdian adalah perjalanan panjang yang patut kita apresiasi,” ujar Gus Wal.
Menurut Gus Wal, pemberantasan ideologi khilafah, radikalisme terorisme bukan sekadar persoalan keamanan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, toleransi, kebinekaan serta keamanan, keselamatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Gus Wal menyebut Densus 88 AT Polri sebagai salah satu garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman terorisme dan paham-paham ekstrem yang dapat mengancam persatuan bangsa.
“Densus 88 adalah pahlawan toleransi dan kebhinekaan. Densus 88 juga merupakan pahlawan rakyat Indonesia di zaman ini, karena keberadaannya menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan rakyat dan bangsa Indonesia dari ancaman terorisme, radikalisme dan ideologi khilafah yang bertentangan dengan Pancasila serta NKRI,” tegas Gus Wal.
Gus Wal menambahkan, menjaga Indonesia tetap aman dan damai merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat juga harus mengambil bagian dalam membangun ketahanan sosial dengan memperkuat toleransi, menghormati perbedaan, menolak kekerasan serta tidak mudah terprovokasi oleh propaganda ekstremisme, Intoleransi, Radikalisme Terorisme Anarkisme yang berkembang di ruang publik maupun ruang digital.
PNIB juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung Densus 88 AT Polri selaku aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas pemberantasan terorisme dengan tetap mengedepankan prinsip hukum, profesionalitas, perlindungan masyarakat dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
“Indonesia adalah rumah bersama. Merawat Indonesia berarti menjaga Pancasila, kebhinekaan, toleransi dan persaudaraan. Khilafah, Terorisme, radikalisme anarkisme dan segala bentuk kekerasan harus kita lawan bersama dengan hukum, pendidikan, keteladanan dan persatuan,” pungkas Gus Wal.
Tim Redaksi

























