Plt. Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Larung Sembonyo, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya dan Majukan Wisata Pantai Popoh

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:30 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com – Tradisi adat Labuh Laut Larung Sembonyo kembali digelar dengan penuh khidmat di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Popoh Indah, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Minggu (5/7/2026). Kegiatan budaya tahunan yang telah menjadi identitas masyarakat pesisir tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. bersama Ny. Yuyun Ahmad Baharudin.

Larung Sembonyo merupakan tradisi turun-temurun yang rutin dilaksanakan setiap bulan Suro atau Muharam sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki hasil laut sekaligus doa bersama agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan hasil tangkapan yang melimpah saat melaut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, S.E., M.Si., jajaran Forkopimcam Besuki, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala UPT Pelabuhan Popoh, Kepala Desa Besole, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati kawasan Pantai Popoh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi adat diawali dengan kirab sesaji dari Pendopo Agung Pantai Popoh menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Iring-iringan berlangsung khidmat dengan diikuti masyarakat, tokoh adat, dan para nelayan. Setelah itu dilaksanakan ujub, doa bersama, serta kenduri sebagai bentuk ungkapan syukur sebelum sesaji dilarungkan ke tengah laut menggunakan perahu yang dikawal armada nelayan.

Suasana penuh haru dan kebersamaan tampak mewarnai prosesi larung. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini tidak hanya menjadi ritual adat, tetapi juga menjadi simbol kuatnya hubungan masyarakat pesisir dengan alam serta nilai-nilai gotong royong yang terus dijaga hingga kini.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Larung Sembonyo merupakan warisan budaya yang memiliki nilai spiritual, sosial, dan sejarah yang sangat tinggi sehingga harus terus dijaga keberlangsungannya oleh seluruh elemen masyarakat.

“Tradisi ini bukan sekadar ritual budaya, tetapi juga menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia hasil laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir. Nilai kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya yang terkandung di dalamnya harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian tradisi budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya.

Menurutnya, Labuh Laut Larung Sembonyo memiliki potensi besar menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah. Dengan semakin dikenalnya tradisi ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, nelayan, dan sektor pariwisata di kawasan Pantai Popoh.

Pelaksanaan Larung Sembonyo tahun ini pun berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme masyarakat. Ribuan pengunjung memadati kawasan Pantai Popoh untuk menyaksikan prosesi adat yang menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Tulungagung tersebut.

Melalui penyelenggaraan tradisi ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap nilai-nilai luhur budaya lokal tetap lestari, memperkuat persatuan masyarakat, sekaligus menjadikan Pantai Popoh sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Reporter : Ev

Editor : Admin

Berita Terkait

Fidiel Castro Minta Dugaan Keterlibatan K3S, MKKS, dan Disdikbud Diusut Transparan
PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!
Tak Henti-hentinya Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu, Berjibaku kejar Sasaran Pisik.
Kunjungan DPD IWO-I Deli Serdang di Sambut Oleh Ketua OKK DPP IWO-I Bersama DPW IWO-I DKI Jakarta
Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Inhil Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah
PCNU KOTA JAMBI MENERIMA BANTUAN MASKER DARI BPBD KOTA JAMBI UNTUK APEL HARI SANTRI NASIONAL 2026*
53 Pelajar Kabupaten Kediri Bawa Misi Kenalkan Seni dan Budaya di Kraton Yogyakarta
Sedekah Oksigen Tanam Kebaikan, Merawat Kehidupan, Menghadirkan Kesejukan Untuk Kencong

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:54 WIB

Apel Pagi Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Kesiapan Personel Jadi Kunci Tuntaskan Sasaran Pembangunan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:46 WIB

Letda Inf Trisna Benni Atmaja Pimpin Apel, Tegaskan Kesiapan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Gempur Lima Rumah Sekaligus! Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Percepat Pembangunan RTLH di Sibongkaras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:23 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Percepat Pembangunan Lima RTLH di Sibongkaras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Kodim 0206/Dairi Bangun Lima Rumah Warga Melalui Program TMMD Reguler ke-130

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:56 WIB

Medan Terjal Tak Surutkan Semangat! Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Buka Jalan 1.000 Meter Menuju Sibongkaras

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:50 WIB

Tak Kenal Lelah di Medan Berat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Berjuang Buka Jalan 1.000 Meter

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Buldoser dan Ekskavator Dikerahkan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Buka Jalan 1.000 Meter

Berita Terbaru