Plt. Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Larung Sembonyo, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya dan Majukan Wisata Pantai Popoh

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:30 WIB

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com – Tradisi adat Labuh Laut Larung Sembonyo kembali digelar dengan penuh khidmat di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Popoh Indah, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Minggu (5/7/2026). Kegiatan budaya tahunan yang telah menjadi identitas masyarakat pesisir tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. bersama Ny. Yuyun Ahmad Baharudin.

Larung Sembonyo merupakan tradisi turun-temurun yang rutin dilaksanakan setiap bulan Suro atau Muharam sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki hasil laut sekaligus doa bersama agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan hasil tangkapan yang melimpah saat melaut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, S.E., M.Si., jajaran Forkopimcam Besuki, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala UPT Pelabuhan Popoh, Kepala Desa Besole, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati kawasan Pantai Popoh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi adat diawali dengan kirab sesaji dari Pendopo Agung Pantai Popoh menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Iring-iringan berlangsung khidmat dengan diikuti masyarakat, tokoh adat, dan para nelayan. Setelah itu dilaksanakan ujub, doa bersama, serta kenduri sebagai bentuk ungkapan syukur sebelum sesaji dilarungkan ke tengah laut menggunakan perahu yang dikawal armada nelayan.

Suasana penuh haru dan kebersamaan tampak mewarnai prosesi larung. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini tidak hanya menjadi ritual adat, tetapi juga menjadi simbol kuatnya hubungan masyarakat pesisir dengan alam serta nilai-nilai gotong royong yang terus dijaga hingga kini.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Larung Sembonyo merupakan warisan budaya yang memiliki nilai spiritual, sosial, dan sejarah yang sangat tinggi sehingga harus terus dijaga keberlangsungannya oleh seluruh elemen masyarakat.

“Tradisi ini bukan sekadar ritual budaya, tetapi juga menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia hasil laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir. Nilai kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya yang terkandung di dalamnya harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian tradisi budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya.

Menurutnya, Labuh Laut Larung Sembonyo memiliki potensi besar menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah. Dengan semakin dikenalnya tradisi ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, nelayan, dan sektor pariwisata di kawasan Pantai Popoh.

Pelaksanaan Larung Sembonyo tahun ini pun berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme masyarakat. Ribuan pengunjung memadati kawasan Pantai Popoh untuk menyaksikan prosesi adat yang menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Tulungagung tersebut.

Melalui penyelenggaraan tradisi ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap nilai-nilai luhur budaya lokal tetap lestari, memperkuat persatuan masyarakat, sekaligus menjadikan Pantai Popoh sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Reporter : Ev

Editor : Admin

Berita Terkait

Pemkot Lubuklinggau Bantu Petani 25.000 Bibit Karet
Babinsa Turun Tangan, 15.000 Liter Air Bersih Digelontorkan untuk Warga Poleng yang Dilanda Kekeringan
Tingkatkan Kondusivitas Daerah, Plt. Bupati Ahmad Baharudin Ajak Warga Jaga Ketentraman Lewat Sinergi Jogo Tulungagung
LPAKN RI PROJAMIN Tanggamus Desak PPK ,BMBK PUPR Lampung ,Ukur Ulang Ketebalan Aspal Ruas Kuripan – Simpang Kota Agung
Plt Bupati Tulungagung Dorong LPTQ Perkuat Pembinaan Al-Qur’an di Tengah Masyarakat
Apel 3 Pilar Plt. Bupati Ahmad Baharudin Ajak Seluruh Unsur Bersinergi Jaga Keamanan & Persatuan Tulungagung
Bersih Desa Pojok Hidupkan Tradisi, Wayang Kulit Jadi Cermin Kehidupan
Antisipasi Karhutla, Koramil 421-03/Pnh Bersama Satpol PP dan Warga Intensifkan Patroli

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:38 WIB

Anjangsana ke Rumah Kadus, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Serap Informasi Warga dari Teras Rumah

Jumat, 4 September 2026 - 22:22 WIB

Bantuan PKH Terputus, Babinsa Turun Tangan Bantu Warga Cari Kejelasan

Jumat, 4 September 2026 - 22:07 WIB

Pasis Dikreg Seskoad LXVIII Laksanakan KKL Binsat di Yonif 132 Bima Sakti, Penanganan dan Mitigasi Karhutla di Kabupaten Kampar

Jumat, 4 September 2026 - 21:59 WIB

BARISAN UTARA, BENTENG STRATEGIS NUSANTARA: KOMISI I DPR RI DORONG KODAERAL I PERKUAT LOGISTIK DAN PATROLI LAUT

Jumat, 4 September 2026 - 21:46 WIB

*TNI AD Tuntaskan Investigasi Jembatan Garuda Pangandaran, Temukan Faktor Teknis dan Overload*

Jumat, 4 September 2026 - 21:30 WIB

TNI AD Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Bolatan Paluta, Progres 85%

Jumat, 4 September 2026 - 21:15 WIB

Pengabdian Kepada Rakyat,Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Berikan Penyuluhan Pencegahan Karhutla Kepada Poktan

Jumat, 4 September 2026 - 21:09 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla di Wilayah Indragiri Hilir

Berita Terbaru