Pakpak Bharat, Nasionaldetik.com
– Kepedulian TNI terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kehadiran Babinsa di tengah kegiatan keagamaan warga. Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Serda Partogian Gultom, melaksanakan monitoring sekaligus pengamanan Ibadah Minggu di Gereja GKPPD Kerajaan, Desa Sukaramai, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 10.00 WIB saat jemaat mulai mengikuti rangkaian ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Beniktus Padang Bth, S.Th. Dalam ibadah tersebut, jemaat diajak merenungkan firman Tuhan yang diambil dari Mazmur 50:7-15 dengan tema, “Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman, hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu; Akulah Allah, Allahmu.” Sekitar 150 jemaat hadir dan mengikuti ibadah dengan penuh khidmat.
Kehadiran Babinsa di lokasi bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk pembinaan teritorial yang bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dengan suasana yang aman dan tertib, para jemaat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa adanya gangguan yang berpotensi menghambat jalannya kegiatan keagamaan.
Danramil 06/Kerajaan, Kapten Inf A. Siregar, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk ibadah keagamaan, merupakan bagian dari komitmen TNI dalam memberikan pelayanan dan rasa aman kepada seluruh warga. Menurutnya, kehadiran Babinsa di lapangan juga menjadi sarana memperkuat komunikasi sosial dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
“Ibadah merupakan hak setiap warga negara yang harus dilaksanakan dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, Babinsa selalu hadir untuk membantu menciptakan situasi yang kondusif serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat. Ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap warga di wilayah binaan,” ujar Kapten Inf A. Siregar. Kegiatan pengamanan berakhir pada pukul 11.30 WIB dengan situasi aman, tertib, dan lancar, serta mendapat apresiasi dari jemaat yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat kewilayahan di tengah kegiatan ibadah mereka.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena






















