MPLS Jadi Momentum Edukasi, Dinkes Tulungagung Bentengi Pelajar dari HIV, Bullying hingga Ancaman Penyakit Remaja

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:52 WIB

5065 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com –  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya dimanfaatkan untuk memperkenalkan lingkungan belajar, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran hidup sehat bagi generasi muda. Hal itu dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung dengan memberikan edukasi kesehatan kepada ratusan siswa baru SMAN 1 Kedungwaru, Selasa (14/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar mendapat pembekalan mengenai HIV/AIDS, kesehatan reproduksi remaja, pencegahan stunting, kesehatan mental, hingga bahaya bullying yang dinilai menjadi persoalan serius di kalangan pelajar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardani, menegaskan bahwa edukasi kesehatan sejak awal memasuki jenjang SMA merupakan langkah preventif agar para siswa memiliki bekal pengetahuan sebelum menghadapi berbagai tantangan di masa remaja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui MPLS, kami ingin memastikan para siswa tidak hanya siap mengikuti proses belajar di sekolah, tetapi juga memahami bagaimana menjaga kesehatan fisik maupun mental. Ini bagian dari upaya membentuk generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Menurut Desi, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan satuan pendidikan yang dilaksanakan serentak selama pelaksanaan MPLS di berbagai sekolah di Kabupaten Tulungagung.
Ia menjelaskan, selain memberikan pemahaman tentang HIV dan kesehatan reproduksi, Dinkes juga menaruh perhatian besar terhadap pencegahan bullying yang berpotensi menimbulkan dampak psikologis jangka panjang bagi korban.

“Bullying menjadi perhatian karena kasusnya semakin banyak terjadi di berbagai daerah. Kami ingin siswa baru memulai perjalanan pendidikannya dengan lingkungan yang aman, nyaman, dan saling menghargai, sehingga tidak ada yang menjadi korban maupun pelaku perundungan,” jelasnya.
Tak hanya itu, para siswa juga diajak mengenali pentingnya menjaga pola makan sehat dan menerapkan gaya hidup aktif untuk mencegah berbagai penyakit tidak menular yang kini mulai mengancam usia remaja.

Kepala SMAN 1 Kedungwaru, Khabib Soleh, menyambut baik sinergi tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini yang rentan terhadap pengaruh gaya hidup kurang sehat.
“Anak-anak sekarang perlu mendapatkan pemahaman sejak dini mengenai kesehatan. Salah satunya tentang risiko diabetes yang mulai banyak menyerang usia muda akibat pola konsumsi minuman manis dan makanan instan. Edukasi seperti ini sangat penting agar mereka lebih peduli terhadap kesehatannya,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan karakter peserta didik yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus memperkuat upaya promotif dan preventif di kalangan pelajar. Edukasi yang diberikan sejak hari pertama memasuki sekolah diharapkan menjadi fondasi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu menghadapi tantangan zaman dengan pengetahuan dan perilaku hidup yang benar.

Reporter : Ev

Editor : Admin

Berita Terkait

Antisipasi Karhutla, Koramil 421-03/Pnh Bersama Satpol PP dan Warga Intensifkan Patroli
16 Tim Voli Berebut Piala Bupati Cup Wilayah I 2026 di Gedung Harta
Rekening Supriyono alias Botok Ditunda, Penegakan Hukum atau Pembatasan Aspirasi AMPB?
Diduga Curi Volume, Proyek Hotmix Rp14 Miliar Lebih Ruas Simpang Kuripan – Kota Agung Disorot LPAKN RI PROJAMIN Tanggamus
HMNI Jawa Tengah Dikukuhkan, Perkuat Organisasi dan Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan
Polda Lampung Ingatkan Orang Tua Awasi Anak, Waspadai Narkoba, Pinjol hingga Ajakan Huru-hara
Yonif 9 Marinir Brigif 4 Mar/BS Gelar Bedah Rumah Ibu Suryati di Desa Paya
Kehadiran Habib Rizieq di Malang Mendapat Penolakan Rakyat, PNIB : Jangan Bikin Gaduh Jatim dan Indonesia, Kami Akan Tolak dan Lawan Sampai Kiamat

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:55 WIB

Patroli ke Desa Binaan, Babinsa Tigalingga Turun Tangan Bantu Warga Pasang Pagar Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 21:48 WIB

Perkuat Deteksi Dini, TNI-Polri Jalin Komunikasi Bersama Mitra Karib di Parongil

Rabu, 2 September 2026 - 21:35 WIB

Pasis Dikreg Seskoad LXVIII Sosialisasikan Pencegahan Karhutla Bersama UAS

Rabu, 2 September 2026 - 21:23 WIB

Kapolres Pasuruan Mangkir RDP, Koorwil BEM PTNU Jatim Kawal Ketat dan Desak Transparansi Polda Jatim Atas Tragedi Beji

Rabu, 2 September 2026 - 21:20 WIB

*Turun ke Titik Kritis Singkawang, Dansesko TNI Pantau Aksi Pasis Dikreg LVI dan Dorong Kolaborasi Antar-Lembaga Atasi Karhutla*

Rabu, 2 September 2026 - 20:18 WIB

MENJAGA INTEGRITAS DARI GERBANG SELEKSI, WASDAL SPERSAL HADIR DI KODAERAL I ‎

Rabu, 2 September 2026 - 18:17 WIB

Sodoran Tangan yang Ditepis: Sinyal Pengafkiran Gerbong Politik Jombang

Rabu, 2 September 2026 - 18:11 WIB

Anggaran Rp1,7 Miliar Menguap di Proyek GSG Tigaraksa, DTRB Kab. Tangerang Bungkam?

Berita Terbaru