Miris 5 Petani Pejuang Agraria di Aceh ditangkap, Konsorsium Pembaruan Agraria kecam kriminalisasi tersebut

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 20:16 WIB

50108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,Jakarta, 06 April 2026, Melalui Siaran Pers nya, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mengecam langkah Polda Aceh, Polda Lampung dan Polda Sumsel yang bekerjasama dalam operasi penangkapan 5 (lima) Petani dan Pejuang Agraria Aceh di Lampung.

Per hari ini, jam empat subuh tadi, kawan Iwan Rizki dan Suwanto sudah bebas. Sementara tiga lainnya, Dwijo (Ketua), Abdullah dan Adi Darma masih ditahan di Palembang.

Belum pulih sepenuhnya dari bencana ekologis Sumatra, kini Petani Aceh kembali menjadi korban dan terus dipreteli hak-haknya secara sistemik. Kali ini Anggota KPA, Serikat Tani Aceh (SETIA) di Aceh Utara yang mengalami kriminalisasi dan intimidasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kawan-kawan SETIA menghadapi konflik agraria akibat klaim HGU PTPN di 21 desa tersebar di 4 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.

Sudah lebih dari 24 jam, Ketua Serikat Tani Aceh (SETIA) dan dua anggotanya per hari ini masih ditahan oleh Polda Aceh dan Sumsel.

Sebelumnya, pada malam hari tanggal 4 April sekitar pukul 22.00 WIB, 5 (lima) orang petani yang tergabung dalam SETIA ditangkap dalam perjalanan oleh Polda Lampung, lalu ditahan dan “dititipkan” di Polda Sumsel untuk dijemput Polda Aceh. Tiga polda bekerjasama untuk mengkriminalkan petani.

Perkembangan di lapangan hari ini, warga di Aceh Utara melakukan acara doa bersama dan berjaga-jaga di kampung, karena sejak kemarin security perusahaan plat merah milik BUMN mulai menebar teror.

Sayangnya, acara doa warga tadi pagi disambut mobilisasi pasukan BRIMOB, menunjukkan aparat menjadi beking perusahaan dan elit ketimbang bersikap netral dalam situasi konflik agraria.

Pansus DPR RI, Kapolri, Menteri ATR/Kepala BPN dan Kepala Badan Pengaturan BUMN yang telah membiarkan konflik agraria berlarut-larut selama ini harus segera bertanggung-jawab.

Sejak kemarin kami telah mendesak agar Pimpinan DPR, Pansus, Kapolda Sumsel, Kapolda Aceh, Komnas HAM, Menteri ATR dan Kepala Badan Pengaturan BUMN segera merespon dan memastikan pembebasan seluruh petani yang masih ditahan.

Kami memanggil solidaritas dan dukungan kawan-kawan untuk mendesak pembebasan tiga pejuang agraria Aceh kepada Kapolri, Kapolda Aceh dan Kapolda Sumsel. Mendesak juga agar pemerintah dan kepolisian menghentikan keterlibatan BRIMOB dan security perusahaan dalam penanganan konflik agraria.

Kami mendesak agar Pansus Penyelesaian Konflik Agraria DPR RI segera bekerja untuk memastikan Reforma Agraria segera dilaksanakan bagi keadilan dan kedaulatan agraria petani. Tidak ada lagi petani yang ditangkap karena mempertahankan tanah dan desanya.

Dua kawan kami sudah dibebaskan, segera BEBASKAN tanpa syarat Dwijo, Abdullah dan Adi Darma. Demikian siaran pers KPA yang disampaikan oleh Dewi Kartika Sekretaris Jendral KPA.

Red.

Berita Terkait

Di Tengah Terik dan Debu, Satgas TMMD Kodim Purbalingga Bangun Harapan Warga Lewat Jembatan Desa
Soal Dugaan Penyimpangan Penanganan Barang Sitaan Rokok Ilegal di Bea Cukai Dumai, Ketua KNPI Riau Tegaskan Hal ini
PNIB Desak Kapolri Copot Kapolda Lampung Terkait Polemik Pendirian Rumah Ibadah
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Judi Tembak Ikan ‘Menjamur’ di Sumut, Bung Joe Sidjabat: Pembiaran atau Benarkah Ada ‘Stabil’?
Dinas PUPR Banten Dinas Kesayangan Gub. Banten Yang Tak Tersentuh Hukum
Humanis dan Sigap, Babinsa Ngemplak Jaga Kondusivitas Pemberangkatan Jamaah Haji di Donohudan
Jasmani Prima, Prajurit Siap Mengabdi: Korem 083/Baladhika Jaya Perkuat Pembinaan Fisik Personel

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 07:50 WIB

Insiden Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur: Gerbong Wanita Ringsek Dihantam Lokomotif

Jumat, 3 April 2026 - 23:51 WIB

Ironi di Balik Gerbang Pemda Bekasi: Mahasiswa Adu Jotos dengan Petugas, Plt Bupati Lagi Asyik Makan Siang Bersama di Dalam Ruangan

Kamis, 2 April 2026 - 10:13 WIB

KPK Didesak Segera Tetapkan Status Tersangka Terhadap Kepala Dinas Terkait Skandal “Ijon Proyek” di Kabupaten Bekasi

Senin, 30 Maret 2026 - 16:11 WIB

Dua Pelaku Mutilasi Pria dalam Freezer Kios Ayam di Bekasi Ditangkap, Polisi Buru Potongan Tubuh Korban

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:44 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Sukawangi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, Kuasa Hukum Desak Penangkapan Pelaku

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:35 WIB

Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Ijonan

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:03 WIB

IWO Indonesia Soroti Temuan LHP BPK 2024, Ada Selisih Puluhan Miliar di Perumda Tirta Bhagasasi dan Piutang Pajak Tak Berdokumen

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:01 WIB

SKANDAL “TIKUS” PROYEK BEKASI: ANGGARAN RP512 MILIAR JADI BANCAKAN, 23 PAKET PEKERJAAN DISUNAT!

Berita Terbaru