Dinas PUPR Banten Dinas Kesayangan Gub. Banten Yang Tak Tersentuh Hukum

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 23:08 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,—- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Prov. Banten tersimbol sebagai dinas yang saat ini digadang-gadang menjadi dinas kesayangannya Pak Gubernur Banten, Andra Soni.

Beberapa hal yang mengamini pandangan tersebut, tersimpulkan dengan adanya program unggulannya pada dinas tersebut yaitu Program Bang Andra yang mana berbagai akses jalan di berbagai wilayah penghubung antar desa dibangun melalui program ini. Namun, sayangnya objektifitas Gubernur dalam menghadapi kritik dan masukan dengan berbagai persoalan yang terjadi di dinas tersebut terkesan menggunakan kacamata kuda, bahkan terkesan sampai di kalangan aktivis, para praktisi dan pemerhati kebijakan Pembangunan di Banten, dinas ini seperti super power dan tidak bisa tersentuh oleh aparat penegak hukum, demikian pendapat Ketua Umum Gerakan KAWAN [Kesejahteraan Relawan Nusantara], Kamaludin kepada rekan-rekan media saat berada di Sekretariat DPW Gerakan KAWAN Prov. Banten,Rabu 29/04/26.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut dikatakan Kamaludin juga, hal lainnya dapat dilihat pada rotasi dan mutasi ASN pada jenjang eselon 3 dan 4 yang beberapa waktu yang lalu dilakukan oleh Pemprov Banten dan yang paling mendominasi adalah Dinas PUPR Banten hingga melakukan pergeseran hingga 30 orang ASN, jauh dibandingkan OPD-OPD lainnya.Ucapnya.

Masih kata Kamaludin,berbagai persoalan baik kritik, masukan hingga pelaporan ke Aparat Penegak Hukum sudah dilakukan oleh para penggiat anti korupsi di Banten, namun realitanya Dinas ini terkesan super power dan tidak bisa tersentuh oleh tangan-tangan penegak hukum, ungkap Kamaludin ,seraya

menambahkan, ini akan menjadi preseden buruk buat aparat penegak hukum yang merupakan institusi vertiJkal dan kebijakan itu bisa diinstruksi dari tingkat atas untuk mengevaluasi terhadap proses dan tindakan penegak hukum yang trerjadi di wilayah Provinsi Banten,imbuhnya.

Setelah sebelumnya, lanjut Kamaludin, pihak kami telah menyampaikan juga terhadap kritik hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat Banten terkait Audit Probility dengan mengambil sampling 7 kegiatan pada PUPR Banten, dan pihak kami telah menemukan indikasi manipulasi pengalaman terhadap pemenang Pembangunan Bank Banten, namun hingga kini belum terlihat adanya sanggahan atau komentar atas apa yang telah kami sampaikan sebelumnya

Pada bagian program lainnya yang terjadi di PUPR Banten, ungkap Kamaludin, tepatnya di UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Pandeglang pada pos APBD tahun 2025 ada kegiatan pemeliharaan rutin Tanjakan Bangangah yaitu pengadaan tanaman sintetis, paku dan kawat anyam dengan pagu anggaran Rp. 649.003.423,-

Menurut Kamaludin, pemeliharaan rutin Tanjakan Bangagah merupakan katagori pekejaan sipil yang semestinya berkaitan dengan keselamatan dan kelayakan jalan, namun pada kondisionalnya yang dianggarakan tanaman sintetis, paku dan kawat ayam, tentunya hal ini menimbulkan pertanyaan besar, bahwa proyek diindikasikan disamarkan dan tidak relevan.

Bahkan, ungkap Kamaludin, ada indikasi juga anggaran ini terlalu berlebihan dan diatas nilai kewajaran, tentunya berpotensi merugikan keuangan negara.
Untuk itu, lanjut Kamaludin, lembaganya beserta rekan-rekan aktivis peggiat anti korupsi akan terus melakukan Upaya-upaya kontroling terhadap apa yang dilakukan oleh pemangku kebijakan yang terjadi di PUPR Banten, agar apa yang disampaikan oleh Gubernur Bantren Andra Soni saat kampanye, bahwa Banten Adil Merata, Tidak Korupsi benar-benar bisa diwujudkan.tutupnya.

(Suprani IWO-IKabser)

Berita Terkait

Judi Tembak Ikan ‘Menjamur’ di Sumut, Bung Joe Sidjabat: Pembiaran atau Benarkah Ada ‘Stabil’?
Humanis dan Sigap, Babinsa Ngemplak Jaga Kondusivitas Pemberangkatan Jamaah Haji di Donohudan
Jasmani Prima, Prajurit Siap Mengabdi: Korem 083/Baladhika Jaya Perkuat Pembinaan Fisik Personel
Komsos Malam Hari di Desa Kembang, Babinsa Jatipurno Perkuat Kedekatan dengan Warga
TNI Hadir di Segala Kondisi Masyarakat Pedalaman
Batalyon Kavaleri 2/Turangga Ceta Terjunkan Prajurit Bantu TMMD di Sragen 
Tantang Instruksi Presiden dan Kapoldasu, Peredaran Narkoba di Labura Seolah Kebal Hukum
RAJAWALI GELORAKAN PROJUSTITIA: KEJARI MEMPAWAH HARUS BUKA TABIR SKYLIFT 2019 MEMPAWAH SECARA GAMBLANG

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 23:50 WIB

Legalitas PT. BARAPALA Yg berada Di are Plank Satgas PKH Garuda. Agar di bahas Melalui DPRD 

Selasa, 28 April 2026 - 14:07 WIB

Legalitas PT. BARAPALA Yg berada Di are Plank Satgas PKH Garuda. Agar di bahas Melalui DPRD 

Selasa, 28 April 2026 - 14:03 WIB

Satres Narkoba Polresta Deliserdang Gagalkan Peredaran 53 Kg Sabu Asal Malaysia

Selasa, 28 April 2026 - 13:41 WIB

Bupati Karo Jalin Kerja Sama Antar Daerah Komoditas Pertanian dengan Kota Palangkaraya

Senin, 27 April 2026 - 00:23 WIB

Lagi Lagi, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Soroti Kasus Korban Pencurian Jadi Tersangka di Polrestabes Medan !

Jumat, 24 April 2026 - 19:41 WIB

Pemberitaan di Media Sosial dan Online Terhadap GS, Diduga Titipan Oknum

Kamis, 23 April 2026 - 21:28 WIB

Perkuat Kerja Sama Antar Daerah, Gubernur Sumatera Utara Lepas Pengiriman Tahap 3 Cabai Merah ke Palangka Raya

Kamis, 23 April 2026 - 19:28 WIB

Ikrar Bebas Narkoba dan HP Digelorakan, Kakanwil Ditjenpas Sumut: Perubahan Dimulai dari Hal Kecil

Berita Terbaru