Nasionaldetik.com,— 18 Januari 2026 Musim penghujan saat ini banyak wilayah di Jawa Tengah yang mengalami kebanjiran, khususnya di kabupaten Kendal yang berada di Pantura atau dataran rendah terkena dampaknya.
Air banjir melanda di 23 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis 15/1/26.
Sungai waridin, sungai blorok, sungai aji dan masih banyak lagi, air banjir meluap ke pemukiman warga sekitar. Wilayah terdampak terparah terjadi di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kaliwungu dan juga di Kecamatan Brangsong. Di kawasan tersebut, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar satu meter dan sempat melumpuhkan aktivitas warga.
Banjir Luapan Sungai Waridin disebut sebagai penyebab utama banjir di Desa Kumpulrejo dan Kebonadem yang mengakibatkan genangan meluas ke permukiman warga, 17/1/26.
Hasil peninjauan lapangan menunjukkan portal jembatan Sungai Waridin di Desa Kumpulrejo mengalami kerusakan serius akibat tekanan arus sungai.
“Portal jembatan jebol, tidak kuat menahan luapan sungai,” ungkap Dyah.
Pemerintah Kabupaten Kendal meminta pemerintah desa segera melaporkan kejadian banjir secara resmi kepada BPBD agar proses administrasi kebencanaan dapat dipercepat.
Pelaporan tersebut diperlukan untuk penerbitan surat keputusan kebencanaan sekaligus pencairan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).
Terkait perbaikan jembatan rusak, Pemkab Kendal berupaya melakukan pergeseran anggaran bantuan dari pemerintah provinsi agar penanganan bisa segera dilakukan.
“Perbaikan jembatan diupayakan melalui pergeseran anggaran bantuan provinsi. Jadi, perbaikan tidak menunggu anggaran perubahan daerah,” tegas Dyah.
Reporter Eko







































