Marsya Kayla Dwi Asih, Siswi SDN Talok 02, Tampil di Festival Tunas Bahasa Ibu 2026

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 10:38 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WARUREJA, Kabupaten Tegal — 8 September 2026 — Semangat melestarikan bahasa dan budaya daerah turut ditunjukkan oleh Marsya Kayla Dwi Asih, siswi SDN Talok 02, yang ikut bersaing dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2026 jenjang Sekolah Dasar Kabupaten Tegal.
Marsya Kayla Dwi Asih mengikuti cabang lomba berpidato atau sesorah, sebuah kategori yang menuntut kemampuan berbahasa, penguasaan materi, artikulasi, ekspresi, keberanian tampil, serta kemampuan menyampaikan pesan kepada para pendengar.

Keikutsertaan Marsya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SDN Talok 02. Di tengah persaingan dengan peserta dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Tegal, Marsya tampil membawa nama sekolah sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam menjaga keberlangsungan bahasa dan budaya daerah.
Mengasah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa
Lomba sesorah tidak hanya menguji kemampuan seorang peserta dalam menghafalkan teks pidato. Lebih jauh, peserta dituntut mampu memahami isi pesan yang disampaikan dan membawakannya secara komunikatif.
Bagi Marsya, keikutsertaan dalam FTBI 2026 menjadi pengalaman penting untuk mengasah mental, keberanian, kemampuan berbicara di depan umum, serta kecintaan terhadap bahasa daerah.
Panggung festival menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman berbeda dari kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Marsya mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus belajar menghadapi atmosfer kompetisi secara langsung.
Membawa Semangat SDN Talok 02
Keikutsertaan Marsya Kayla Dwi Asih juga menjadi bagian dari komitmen SDN Talok 02 dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi mereka, termasuk dalam bidang bahasa, sastra, seni, dan kebudayaan.
Dukungan dari guru dan keluarga menjadi energi tersendiri bagi Marsya dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Persiapan yang dilakukan bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga sebagai proses membangun karakter siswa agar lebih percaya diri, disiplin, dan berani tampil.
Melestarikan Bahasa Ibu melalui Generasi Muda
Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 mengandung pesan penting bahwa pelestarian bahasa daerah harus melibatkan generasi muda secara langsung.
Melalui lomba pidato/sesorah, bahasa daerah tidak hanya dipelajari, tetapi juga dipraktikkan sebagai sarana komunikasi, ekspresi, dan penyampaian nilai-nilai budaya.
Keikutsertaan Marsya Kayla Dwi Asih dari SDN Talok 02 menjadi contoh nyata bahwa upaya menjaga bahasa ibu dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Keberaniannya berdiri di atas panggung dan menyampaikan sesorah merupakan bagian dari proses regenerasi budaya yang patut diapresiasi.
Bagi SDN Talok 02, kemenangan bukan hanya tentang meraih juara. Keberanian Marsya membawa nama sekolah, berkompetisi, dan tampil dengan penuh percaya diri merupakan sebuah prestasi tersendiri.
Dari panggung FTBI 2026, Marsya Kayla Dwi Asih membawa pesan sederhana namun bermakna: bahasa ibu harus terus hidup, dikenalkan, dicintai, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Semangat Pak Suroto di Usia Senja, Ikut Berjuang Mewujudkan Rumah Impian 
**Penuh Syukur dan Mandiri, Pak Suroto Manfaatkan Sisa Bongkaran 0209/Labuhanbatu Hadir Membawa Harapan** 
**TMMD KE-130 KODIM 0209/LABUHANBATU MULAI PEMBONGKARAN RUMAH EDI HARAHAP, HADIRKAN HARAPAN BARU BAGI KELUARGA** 
Rumah Bambu Ludes & Tabungan Rp2,5 Juta Ikut Hangus, Kisah Pilu Kakek 78 Tahun di Sumberjaya Bikin Haru
Ganti Nomor Ponsel karena Takut Dilacak APH,Warga Ngaku Jual Emas ke WN China TZ Alias A Hingga Seret Nama Oknum Kades Inggis Sanggau
*Polisi Peduli Pendidikan, Polda Metro Jaya Edukasi Siswa Cegah Perundungan*
*Minggu Kasih, Kapolsek Koja di Gereja Pantekosta : Ajak Warga Cegah Tawuran dan Jaga Keamanan Lingkungan*
ANGGARAN PERJALANAN DINAS DPRD LEBAK DISOROT: TEMUAN BPK BONGKAR POTENSI CELAH REGULASI DAN ABU-ABU ANGGARAN MILYARAN RUPIAH

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Dandim 0206/Dairi Hadiri HUT ke-28 HIMPAK, Momentum Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya Pakpak

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Dandim 0206/Dairi Hadiri Apel Operasi Patuh Toba 2026, Sinergi TNI-Polri Perkuat Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Sinergi TNI-Polri, Kodim 0206/Dairi Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026 di Pakpak Bharat

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Babinsa Koramil 03/Parongil Bangun Komunikasi dengan Pemasok Sembako

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Infrastruktur Desa Jadi Prioritas, TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Lanjutkan Pembukaan Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Atasi Sulitnya Medan Terjal, TMMD ke-130 Hadirkan Jalan Baru bagi Warga Sibongkaras

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:25 WIB

TNI dan Warga Bergerak Bersama, Jalan Menuju Sibongkaras Kian Terbuka

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Bersama Membangun Desa, TNI Siapkan Pondasi Plat Beton untuk Jalan Sibongkaras

Berita Terbaru