KPK Gelar Operasi Senyap di Bekasi, Amankan 10 Orang dan Segel Ruang Kerja Bupati

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 05:17 WIB

50178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionakdetik.com, — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi senyap di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam kegiatan penyelidikan tertutup tersebut, tim lembaga antirasuah mengamankan sedikitnya 10 orang.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa proses penyelidikan masih terus berlangsung di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup di lapangan. Masih berprogres. Sampai dengan saat ini, tim sudah mengamankan sekitar sepuluh orang,” kata Budi, Kamis (18/12/2025) malam.

Namun demikian, Budi belum mengungkapkan secara rinci perkara yang melatarbelakangi operasi senyap tersebut. Ia menegaskan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang telah diamankan.

Di sisi lain, berdasarkan informasi yang dilansir Antara, tiga orang penyidik KPK terlihat menyegel dua akses pintu ruang kerja Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, pada Kamis sekitar pukul 19.00 WIB.

“Tiga orang pakai masker semua, masuk menunjukkan identitas KPK,” ujar seorang petugas sekuriti Gedung Bupati Bekasi.

Ketiga penyidik tersebut langsung menuju lantai dua menuju ruang kerja bupati dan keluar sekitar 30 menit kemudian. Saat meninggalkan lokasi, dua pintu ruang kerja bupati telah dalam kondisi tersegel.

Petugas keamanan mengaku tidak mengetahui ke mana perginya para penyidik KPK tersebut. Mereka diduga meninggalkan gedung melalui akses samping yang terhubung dengan gedung lain.

Sebelumnya, KPK juga menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Banten pada Rabu (17/12/2025). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sembilan orang.

Budi Prasetyo menjelaskan, pihak-pihak yang diamankan dalam OTT di Banten terdiri dari aparat penegak hukum, dua penasihat hukum, serta enam pihak swasta. Selain itu, KPK turut menyita barang bukti berupa uang tunai.

“Selain mengamankan sembilan orang tersebut, tim juga mengamankan barang bukti berupa sejumlah uang tunai sekitar Rp900 juta,” ungkapnya.

Serupa dengan operasi di Bekasi, KPK belum membeberkan secara lengkap konstruksi perkara OTT di Banten. Saat ini, seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif dan hasilnya akan segera diumumkan kepada publik.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung terkait OTT di Banten.

“Dan memang sudah ada koordinasi dengan Kejaksaan Agung, nanti kita tindak lanjuti hasilnya,” pungkas Fitroh.

Reporter Haris Pranatha (HP)

Berita Terkait

Ironi di Balik Gerbang Pemda Bekasi: Mahasiswa Adu Jotos dengan Petugas, Plt Bupati Lagi Asyik Makan Siang Bersama di Dalam Ruangan
KPK Didesak Segera Tetapkan Status Tersangka Terhadap Kepala Dinas Terkait Skandal “Ijon Proyek” di Kabupaten Bekasi
Dua Pelaku Mutilasi Pria dalam Freezer Kios Ayam di Bekasi Ditangkap, Polisi Buru Potongan Tubuh Korban
Kasus Dugaan Pengeroyokan di Sukawangi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, Kuasa Hukum Desak Penangkapan Pelaku
Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Ijonan
IWO Indonesia Soroti Temuan LHP BPK 2024, Ada Selisih Puluhan Miliar di Perumda Tirta Bhagasasi dan Piutang Pajak Tak Berdokumen
SKANDAL “TIKUS” PROYEK BEKASI: ANGGARAN RP512 MILIAR JADI BANCAKAN, 23 PAKET PEKERJAAN DISUNAT!
KORUPSI BERJEMAAH DI WILAYA CIBERUSAH BEKASI BELUM DI TANGKAP POLISI ADA APA DENGAN APH…..???

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:15 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, TNI Dampingi Penyaluran Pupuk bagi Petani

Sabtu, 18 April 2026 - 19:01 WIB

Tangkap Debt Collector (DC) : Diteror Akan Dibunuh, Wartawan Sekaligus Ketua PERWAST Melaporkan Kepolisi

Sabtu, 18 April 2026 - 18:13 WIB

Duka Mendalam Atas Wafatnya Sekertaris Jendral PWI Pusat Zulmansyah Sekedang.

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

LSM PKPB Resmi Laporkan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Puluhan Desa ke BPK Banten dan Pusat

Jumat, 17 April 2026 - 23:27 WIB

Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Ziarah ke Makam Tokoh pembangunan Riau dan Tokoh Pengibar Bendera Pertama

Jumat, 17 April 2026 - 21:57 WIB

JMI Meminta APH Untuk segera Mengambil Langkah Hukum Terhadap Laporan Dugaan Pelanggaran di BGN

Jumat, 17 April 2026 - 19:40 WIB

PEMDES TOLISETUBONO DIDUGA LAKUKAN PEMBENARAN SEPIHAK: HAK JAWAB DIMUAT, TAPI TOLAK TUNJUKKAN BUKTI DOKUMEN SAAT DIKONFIRMASI

Jumat, 17 April 2026 - 15:34 WIB

Polsek Kulim Gelar Panen Raya Jagung Pipil di Tenayan Raya, “Dukung Ketahanan Pangan”.

Berita Terbaru