Nasionaldetik.com,— Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Merangin, Jambi. Kali ini api melalap area milik PT Jebus Maju, tepatnya di kawasan Cam 5.1, pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 15.10 WIB.
Berdasarkan laporan yang diterima, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Titik kebakaran berada pada koordinat -2.023933, 101.987950.
Laporan pertama kali disampaikan oleh Risdianto, Direktur PT Jebus Maju.
Hingga berita ini diturunkan, api masih berkobar dan terus membakar kawasan hutan dan lahan di area tersebut. Kondisi medan yang sulit serta jarak tempuh yang jauh menjadi kendala utama bagi Tim Terpadu Penanggulangan Karhutla Kabupaten Merangin dalam melakukan upaya pemadaman.
Selain keterbatasan personel, akses menuju lokasi yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat juga membuat proses pemadaman tidak dapat dilakukan secara maksimal.
“Untuk saat ini, kami bersama Tim Terpadu Karhutla masih berupaya memadamkan api yang membakar wilayah kami. Namun mengingat lokasi sulit dijangkau kendaraan roda empat, kami dari PT Jebus dan tim karhutla hanya bisa memadamkan api dengan cara seadanya,” ujar Risdianto.
Terpisah, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah mengatakan, saat ini tim terpadu masih terus berjibaku memadamkan api agar tidak menjalar ke lokasi lainnya.
“Meskipun dengan peralatan seadanya, kita terus bekerja keras bersama di lapangan agar api tidak meluas,” ungkap Kapolres Merangin AKBP Kiki.
Ia mengakui kendala yang dihadapi petugas berupa lokasi kebakaran yang berada di perbukitan, serta jauhnya sumber mata air. Meski demikian, semangat petugas tetap dikedepankan untuk terus berupaya memadamkan api di lokasi tersebut.
“Kendala kita adalah medannya yang cukup sulit dijangkau, serta ketersediaan sumber air. Tapi tim kita tetap berusaha memadamkan api dengan cara yang ada, demi meminimalisir meluasnya areal yang terbakar. Kita berharap ada bantuan water bombing untuk bisa memadamkan api dari udara,” tegasnya.
Sampai saat ini tim terpadu yang berada di lokasi masih melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan yang tersedia. Petugas berupaya mencegah api agar tidak semakin meluas ke area lainnya.
Sementara itu, upaya pemadaman melalui udara masih dinantikan untuk membantu mempercepat proses penanganan kebakaran, mengingat kondisi medan yang sulit dijangkau oleh tim darat.
Tim gabungan terus melakukan pemantauan dan pemadaman di lokasi, sembari menunggu dukungan pemadaman dari udara.
Sumber: Humas Polres Merangin
Reporter: Gondo Irawan




























